"kuasai diri untuk menguasai dunia" ialah prinsip dari seorang Kim Taehyung. mahasiswa yang telah lulus dengan predikat terbaik, memilih meneruskan usaha keluarganya di bidang bisnis.
Taehyung lebih di kenal dengan pribadi yang tertutup dan baik. b...
Tzuyu benar benar datang ke agency bersama Jennie. Jennie tak membiarkan dirinya melepas cekalannya pada tangan Tzuyu,
mata Tzuyu tak berhenti menatap takjub sejak turun dari mobil bersama Jennie, hingga memasuki gedung dan sampai di ruangan Jimin.
Tzuyu duduk disebelah Jennie, lalu menatap Jimin di depannya yang tanpa Tzuyu sadari sudah mengamatinya sejak masuk tadi.
Jennie menyenggol Tzuyu dengan sikunya, menyuruhnya untuk lekas memperkenalkan diri. Tzuyu paham lalu menatap Jimin.
"Lee Tzuyu, senang bertemu denganmu" ucap Tzuyu yakin
Jimin tersenyum kemudian, benar benar seperti copy dari Jennie. melirik Jennie sekilas lalu kembali menatap Tzuyu.
"aku Park Jimin, Jennie di bawah naunganku. aku tidak ingin bertele tele lagi, Jennie pasti sudah memberi tahu dirimu. lalu, apa kau mau bernyanyi??" ucap Jimin to the point
Tzuyu sejenak terdiam, pasalnya dia ingin menjadi model saja.
"tapi, sebenarnya aku hanya ingin jadi model saja. menjadi penyanyi benar benar bukan keinginanku sekarang." jelas Tzuyu
Jimin sudah menebak jawaban ini, sedikit kecewa tapi juga tidak bisa memaksakan kehendak. sejenak terdiam lalu manggut manggut, Jimin menatap Jennie.
merasa di perhatikan, Jennie mengalihkan pandangannya dari ponsel kepada Jimin.
"apa?! aku tidak bisa membantu apapun. bukankah aku hanya berjanji akan membawanya ke hadapanmu?? sudah kan??" ucap Jennie mengerti maksud dari tatapan Jimin
Tzuyu menatap Jimin was was, apakah dirinya benar benar tidak ada kesempatan??
Jimin berdehem, mengganti posisi duduknya.
"maaf nona Tzuyu, untuk saat ini benar benar hanya ada celah untuk jadi penyanyi. jika kau berubah pikiran, bisa datang ke sini lagi" jelas Jimin
Jennie menatap Tzuyu, tangannya meraih bahu Tzuyu untuk di usapnya pelan.
"Jimin tak bohong Tzuy, bahkan memaksaku untuk jadi penyanyi juga." jelas Jennie
"tak apa kak Jen, terima kasih sudah sampai sejauh ini" ucap Tzuyu lemah
Jimin merasa sungkan, tapi memang benar benar tidak bisa mengusahakan untuk menjadi model.
"jika ada celah untuk model, kau orang pertama yang ku hubungi Tzuy" ucap Jimin yakin
Jennie menoleh ke arah Jimin, begitu juga Tzuyu.
"terima kasih kak Jimin, kalau begitu aku pergi dulu" pamit Tzuyu.
Tzuyu beranjak keluar ruangan, Jennie mengantarnya sampai pintu. lalu berbalik masuk dan duduk di depan Jimin.
"kenapa memberi harapan??" tanya Jennie
"ya, mungkin lain waktu ada kerjasama dengan brand yang membutuhkan model, kita tidak tahu kan??" ucap Jimin mengutarakan pikirannya
Jennie terdiam, benar juga omongan Jimin ini. tenang saja, dirinya yang akan menjadi saksi di sini, awas saja Jimin mengingkarinya. ayolah, Tzuyu terlalu berharga untuk dirinya.
sementara Tzuyu tidak langsung pulang, memutuskan melihat lihat di bawah. Tzuyu tersenyum takjub ketika melihat foto Jennie terpampang nyata dan besar di sana.
"wah, rupanya ada penggemarku di sini, bagaimana kau bisa masuk sampai kesini??"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.