Votenya jangan lupa ya!awas aja pura pura lupa pencet🥲
Komennya juga
.
.
Tandai typo nya
.
.
.
~oOo~
KEENAM
..
BISMILAH
______________________________________
"Gus, Shafiyah ...... "
"Gak usah dijawab Shafiyah."
Setelah mengatakannya, gus Alzam pergi begitu saja.
"U-umi, Shafiyah mau jujur. Selama ini Shafiyah ...... " Belum sempat gadis itu melanjutkannya, umi Lea terlebih dahulu menariknya kedalam dekapan hangat.
"Shafiyah, tahan sekarang. Umi paham sama perasaanmu sayang," umi Lea mengusap punggung Shafiyah yang bergetar.
Shafiyah menangis. Awalnya ia sempat berpikir gus Alzam menikahinya pasti ada motif. gus galak bin dingin itu pasti ada tujuan, begitulah pikiran Shafiyah.
Padahal kenyataannya, gus Alzam memiliki rasa tersembunyi padanya.
Jadi, gus Alzam mencintai dirinya dalam diam?
"Umi, Shafiyah mau ke kamar dulu ya," pamit Shafiyah.
Umi Lea mengangguk, ia belum mau menanyai apapun. Ia tahu hati gadis itu, karena ia juga adalah seorang wanita.
Shafiyah berjalan menaiki anakan tangga. Sesampainya ia dikamar, ia menutup pintu kamarnya tak lupa menguncinya.
"Shakira ....... aku butuh kamu," lirih Shafiyah. Jika sudah dilanda rasa sedih, maka pikirannya pasti tertuju pada adik kembarnya.
Adik yang hanya berbeda 5 menit darinya. Mereka kembar identik. Wajah keduanya sangatlah mirip, bahkan postur tubuh mereka juga sama, tatapan mereka, bahkan memiliki suara yang begitu mirip.
Hanya satu perbedaan yang dapat membedakan kedua kakak beradik kembar itu. Tahi lalat! Iya tahi lalat, Shafiya memiliki tahi lalat di alis sebelah kanannya, tepatnya di alisnya yang paling ujung. Sedangkan Shakira memiliki tahi lalat diatas bibirnya.
Back to cerita
"Shafiya harus keruangan gus Alzam, iya aku harus keruangan gus Alzam!Shafiyah mau minjam bentar ponselnya Shafiya." Gumamnya.
Gegas ia keluar, saat sudah berada di pintu utama, Shafiyah mengurungkan niatnya.
Jika ia keluar dari rumah kyai Rahman, maka santri santri maupun para ustadz dan ustadzah akan curiga padanya, karena sering bolak balik menuju ndalem.
Bisa bisa ia dituduh lagi, ihh Shafiyah merinding bila kejadian drama terjadi pada kehidupannya.
"Ngapain berdiri disitu? Mau kabur dari sini, hm?"
DEG!
Shafiyah berbalik.
Gus Alzam dapat melihat kedua mata Shafiyah yang sembab, ia dapat melihatnya sekilas karena gadis itu sempat menatapnya meskipun hanya sekilas, karena Shafiya cepat cepat menunduk.
KAMU SEDANG MEMBACA
DILAMAR MENDADAK [SEGERA TERBIT]
Romance"Kamu adalah wanita pertama dan terakhir didalam hidupku,Shafiyah." no plagiat
![DILAMAR MENDADAK [SEGERA TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/364743267-64-k196086.jpg)