Votenya jangan lupa
Komennya juga
.
.
Tandai typo nya
.
.
.
~oOo~
DUAPULUHTIGA
..
BISMILAH
______________________________________
Paginya,Shafiyah dan gus Alzam sudah duduk dimeja makan sambil menikmati makan mereka.
Umi Lea dan abi Rahman saling lirik,kala melihat wajah Shafiyah yang nampak enak memakan mangga campur mie.
Iya,kalian tidak salah baca,mie instan kuah rasa soto ayam dicampur dengan mangga yang sudah diiris tipis memanjang.
"Em Shafiyah,apa enak mangga dicampur mie?"tanya Umi Lea,wajahnya menahan asam kala melihat mangga muda yang begitu asam.
Dengan antusias Shafiyah mengangguk
"Iya Mi!enak!"serunya.
"Dapat darimana mangganya Shafiyah?bukannya mangga didepan masjid sana belum berbuah ya?"tanya Abi Rahman,seingatnya memang mangga didepan masjid utama belum berbuah.
Shafiyah menyengir
"Ambil dibelakang rumah gus Alzam,"jawabnya.
Abi Rahman menatap putranya
"Benar begitu gus?"
"Hm."
"Wahhh si dingin kutub Utara akhirnya mau disuruh juga,"celetuk umi Lea.
Gus Alzam mendelik
"Hm."hanya deheman yang bisa ia keluarkan.
"Bagaimana rasanya pertama kali memanjat gus?"tanya Abi Rahman,ia menatap jail putranya.
"Bukan gus Alzam yang manjat Abi,tapi Fiyah,"sahut Shafiyah tanpa nada berdosa.
Abi Rahman dan Umi Lea kompak kaget
"Hah?!"pekik mereka.
"Astagfirullah Shafiyah kamu sedang hamil muda,kenapa malah manjat manjat?"Umi Lea menatap khawatir.
"Atuh gus Alzam kenapa istrinya gak diambilin?kenapa malah ambil sendiri mangganya?"Abi Rahman menatap gus Alzam.
"Kalau lagi makan jangan ada yang bercerita!"tegas gus Alzam.
Umi Lea dan abi Rahman kompak menahan tawa,mereka seakan dejavu.
*****
"Abi?habibi?zauji?"Shafiyah terus menerus memanggil nama gus Alzam.
Ia tak malu karena umi Lea dan abi Rahman pergi keluar menghadiri suatu acara.jadi,tinggalah ia dan gus Alzam.namun,ia tak tahu dimana keberadaan suaminya.
Shafiyah pergi ke halaman belakang,menatap dua pohon mangga yang berada dekat kolam ikan.
Senyum jail muncul,ia mengusap perutnya
"Kamu mau mangga lagi?"tanya Shafiyah pada dirinya sendiri,menatap perutnya sambil sesekali melirik pohon mangga.
Shafiyah menatap sekitar,memastikan bahwa tidak ada siapapun.dirasa aman Shafiyah pun mendekati pohon mangga.
Shafiyah hendak naik namun suara seseorang menghentikan aksinya.
"Mau manjat lagi hm?"
Shafiyah terdiam,ia mengenali suara itu.suara suaminya-gus Alzam Alzeinandra.
Ia berbalik secara perlahan,lalu menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Hehehe,"tanpa berdoa ia menyengir lebar.
KAMU SEDANG MEMBACA
DILAMAR MENDADAK [SEGERA TERBIT]
Romansa"Kamu adalah wanita pertama dan terakhir didalam hidupku,Shafiyah." no plagiat
![DILAMAR MENDADAK [SEGERA TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/364743267-64-k196086.jpg)