Votenya jangan lupa
Komennya juga
.
.
Tandai typo nya
.
.
.
~oOo~
DUABELAS
..
BISMILAH
______________________________________
"Abi,"lirih Shafiyah,air matanya mulai jatuh.
Gus Alzam yang tadinya ngelag,langsung tersadar karena mendengar lirihan Shafiyah.
Gue Alzam langsung mendorong kuat tubuh Shakira,sehingga gadis itu tersungkur dilantai dengan kepala yang terbentur didinding.
Gus Alzam maju dan langsung memeluk erat tubuh istrinya.melihat Shafiyah yang menangis membuat hatinya ikut teriris.
"Jangan menangis umma,"bisik Gus Alzam.
Orang orang tidak menyadari keributan kecil itu, karena ketiga orang itu berada dilorong yang paling ujung apalagi posisi mereka bagian belakang.
Entah darimana Shakira mengetahui bahwa Shafiyah dan gus Alzam berada disini.
"Abi lepas,ayo pulang,"rengek Shafiyah,suara nya masih bergetar.
Gus Alzam mengangguk,ia melepaskan pelukannya.lalu ia menghapus jejak air mata dipipi Shafiyah.
"Jangan menangis humairah,mata indahmu tidak pantas mengeluarkan air matanya."
Shakira yang melihat itu makin panas,ingin sekali ia mencakar wajah Shafiyah.
Gegas gus Alzam menarik tangan Shafiyah,ia meninggalkan troli belanjaannya serta Shakira.Shafiyah sempat membawa misis tadi.
"Kenapa lewat sini hm?"tanya gus Alzam.
"Aku mau bayar ini dulu,"Shafiyah menunjukkan misis tadi.
Rasanya gus Alzam ingin tertawa karena melihat tingkah random Shafiyah,namun ia harus menahan tawanya atau perempuan disebelahnya ini akan badmood.
Setelah membayar misis tadi,pasangan itu langsung keluar dan berjalan menuju mobil.
Sebelum benar benar masuk,Shafiyah menatap gus Alzam dengan pandangan sedikit berbeda.
"Kenapa?"tanya gus Alzam,ia merasa tatapan Shafiyah kali ini sedikit horor.
Srek
Shafiyah merobek baju kaos yang dikenakan gus Alzam.bagian depan gus Alzam langsung terlihat jelas karena robekan itu lumayan lebar.
"Shafiyah?"kaget gus Alzam,dengan cepat ia menarik tubuh Shafiyah agar menutupi dada bidangnya serta perut kotak kotak miliknya.
"Kenapa?"Shafiyah mendongak ke atas.
"Kenapa kamu bilang?kenapa kaos saya dirobek?kamu mau tubuh saya bagian depan dilihat perempuan lain?"
Shafiyah mengerucutkan bibirnya
"Biarin aja!"ketusnya.
"Kamu rela?"
KAMU SEDANG MEMBACA
DILAMAR MENDADAK [SEGERA TERBIT]
Romansa"Kamu adalah wanita pertama dan terakhir didalam hidupku,Shafiyah." no plagiat
![DILAMAR MENDADAK [SEGERA TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/364743267-64-k196086.jpg)