perasaan... Atau logika?
••
"Teng Tong''
Waktunya jam istirahat
"Okey ,, thank you for your attention assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"Thank you miss"
pelajaran bahasa Inggris dari bu Ranti telah berakhir, beliau memang selalu tepat waktu.
"Feb,,heii!! Ngapain bengong, mikirin siapa hayo? Bukannya istirahat malah bengong "
Tiba-tiba ferly datang mengagetkan ku.
"Apaan!!,, ?? Orang gak mikirin siapa siapa"
"Terus , ngapain dari tadi bengang bengong senyam senyum nggak jelas kaya orang gila "
Ferly yang dari tadi menyadari bahwa aku sedang melamun.
"Hah masa sih? Ih fer gak ada yang liat kan? "
"Enggak sih untungnya, Mana ada bengong tapi senyum Nah kan gak fokus? "
"Iya deh,, aku mau nanya kamu pernah gak sih ngerasain jatuh cinta?"
"Oh jadi,, kamu mikirin cowo ternyata. "
Ferly yang ternyata peka pada pertanyaan ku akan menuju ke arah mana
"Ihh nggak,!!serius cuman nanya"
"Oke oke, iyaa ,, aku pernah sekali menyukai seseorang , "
Lalu belum selesai ferly berbicara langsung aku potong
"Siapa fer?"
"Rahasia . "
"Janji gak akan cerita ke siapa siapa , emangnya anak sini juga? "
"Iyya ,, adadeh"
"Tau ah"
"ngantin yok?"
Tiba tiba Riska mengajak kami untuk ke kantin bersama. Tidak dekat namun kita selalu hangat.
Sebenarnya aku sudah lama mengenal Riska sejak SD tapi kami memang menjalani pertemanan yang biasa saja dan tak terlalu dekat.
"Yok!
"Eh bentar deh ternyata uang saku ku ketinggalan fiuhh "
Kemudian aku kembali ke kelas untuk mengambil nya
Aku yang berjalan sendirian dan tak sengaja hampir menabrak seseorang, setengah kaget,,aku berhenti lalu reflek menatap nya, ternyata dia adalah abyan!! .
Ini untuk pertama kalinya aku melihat nya dari dekat, wajah yang bersinar, mata yang begitu indah, semua itu melekat dalam dirinya, tak bisa dijelaskan dengan kata-kata, dia tetap indah dari segi mana pun.
Aku tak mengira jika ,, dia Ganteng banget sumpah .!! tapi, dia Ilfeel gak ya, kira kira dia tau gak sih kalau aku, ahh ya aa aku mengakui aku memang menyukai nya.
Bagaimana tidak, dia begitu tampan,tinggi, tegap,bidang , dia begitu sempurna.
sungguh itu memang kriteria ku banget!!. Menurut ku dia adalah versi cowok fiksi ku dalam dunia nyata.
Wajar kan?
Kalaupun aku suka sama dia. Tapi untuk sementara waktu biarkan rasa ini tumbuh dengan sendirinya. Aku tak mau membiarkan seorang pun tau jika aku jatuh cinta padanya, aku takut akan semakin banyak orang yang mengaguminya.
Tak lama mereka menyusulku ke dalam kelas yang suasananya sangat ramai menurutku. Senang? Kaget? Jantung tidak normal ? Itu sudah pasti. Tapi aku berusaha menetralkannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
love in silence
أدب المراهقينbukan untuk menjadi milikmu tapi aku selalu mencintaimu selamanya..
