Lalu..ketika ayahku menggendongku menuju keluar,..dia tertimbun reruntuhan batu. Dan juga ibuku.
Akupun menangis sambil bergegas menuju keluar. Sesampainya disana aku melihat tetangga-tetangga ku yang juga ikut membantu petugas kebakaran.
Singkat cerita
Akupun dititipkan di panti asuhan. Ketika aku sudah bertambah umur menjadi 7 tahun, aku diberi tahu oleh ibu Dewi (Ibu panti) bahwa aku akan diasuh oleh orang tua baru.
"Nak kamu akan diasuh oleh ayah dan ibumu yang baru, kamu bersedia kan? " dan tangannya yang sambil bergerak menggunakan bahasa isyarat.
Lalu akupun menjawab "iyaa" dengan bahasa isyarat.
Seketika akupun menjadi sangat senang karena ada yang merawatku lagi.Ketika aku, ayah, dan ibu tiriku beranjak pergi...aku berpamitan dengan bu Dewi.
Singkatnya
Akupun sampai dirumah itu, rumahnya terlihat besar, mewah, dan modern.
Waktu aku sudah sampai disana, terlihat pembantu dan juga anak kecil yang ternyata itu adalah anak kandung dari ibu dan ayah tiriku yang ternyata seumuranku.
Pembantu itu terlihat menyapaku, namun anak kecil itu malah melihatku seperti tidak suka.
Ternyata ekspetasiku terlalu tinggi. Seketika rasa senangku pun menghilang waktu aku duduk di kursi makan, lalu ayah tiriku itupun memberi aku sebuah tulisan dikertas yang bertuliskan
"hei, kamu itu ku asuh itu cuma gara-gara ibukku yaa yang ingin punya anak perempuan!!...jangan berharap kamu dapet kasih sayang sama kami!"
Lalu akupun mengangguk sambil meneteskan air mata. Lalu ayah tiriku itupun pergi.
Aku diperlakukan seperti bukan anaknya, memang aku bukan anak kandungnya..tapi aku diperlakukan seperti orang yang tak dianggap dikeluarganya.
Aku sedang menempuh Sekolah Dasar.
Aku diejek di sekolahku karena aku anak yang tuli.
Tapi aku tidak pernah membalasnya, aku hanya diam sambil tersenyum, aku diperlakukan seperti itu terus menerus sampai usia ku menginjak 15 tahun.Waktu terus berlanjut.
Ketika aku mulai masuk SMA , aku mengikuti kelas seni, karena aku sangat suka menggambar sejak kecil.
Waktu aku berlari kecil sambil membawa perlengkapan untuk melukis, tiba-tiba ada dua murid kelas lain yang sengaja menyandungku dengan kaki.
Sehingga aku pun terjatuh dan cat air itu mengenai baju yang bertabrakan denganku.Lalu aku segera menundukkan badan ku sedikit sebagai tanda maaf, lalu orang itu pun hanya tersenyum dan dia seperti berbicara(?) walaupun aku nggak mendengarnya. Omong-omong orang yang bertabrakan denganku tadi adalah seorang perempuan.
Bersambung
Maaf ya cuma segitu
