Smart girlfriend (SoojixDoah)

1.8K 115 15
                                        

Pagi yang cerah membuat seorang gadis mengembangkan senyumannya. Ia menyapa burung burung yang terbang. Hari ini benar benar indah pikirnya.

Namaku Sung Sooji

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Namaku Sung Sooji. Aku bersekolah di salah satu sekolah yang terbilang sekolahnya orang orang elit. Aku adalah siswa tahun terakhir, yap memikirkan sebentar lagi aku akan meninggalkan sekolahan ini jadi aku memilih untuk berkeliling menikmati momen yang tidak akan bisa terulang kembali. Aku membasuh tanganku di wastafel dan tersenyum merasakan segarnya angin yang bertiup ini. Aku berpikir apa ada orang yang menyia-nyiakan cuaca yang indah ini dengan tidak keluar ruangan sama sekali. Lalu saat menatap ke depan tepatnya ke kaca perpustakaan senyumku langsung luntur, yap orang yang menyia-nyiakan keindahan hari ini langsung terlihat dibalik jendela tersebut, ia hanya fokus kepada tumpukan buku bukunya itu. Sooji menghela nafasnya karena orang itu adalah kekasihnya sendiri, Seo Doah.

Perkenalkan ini pacarku, Seo Doah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Perkenalkan ini pacarku, Seo Doah. Ia merupakan ketua kelas dan murid paling berprestasi di sekolahan ini. Kalian pasti bingung bukan bagaimana bisa aku berakhir dengannya, padahal ia hanya memiliki ketertarikan dengan buku. Aku juga bingung bagaimana bisa ia tiba tiba memintaku untuk menjadi pacarnya. Aku menggelengkan kepalaku. Lalu mengiriminya pesan untuk keluar dan menikmati hari yang indah ini. Setelah mengiriminya pesan aku memantaunya dari sini, mari kita lihat apa ia akan membalas pesanku atau tidak. Aku mengembangkan senyumku saat ia melihat ponselnya namun senyuman itu tidak bertahan lama saat aku melihat setelah ia menatap ponselnya sebentar ia meletakkannya kembali tanpa ada niat untuk membalas pesanku.

DUK! Aku memukul dinding wastafel lumayan keras membuat beberapa siswa yang lewat ketakutan. Seo Doah, dia benar benar ingin mati rupanya, pikirku. Lalu tanpa berpikir panjang aku langsung berlari menuju ke perpustakaan untuk menghabisi Doah karena ia dengan kurang ajarnya mengabaikan pesanku.

Setelah sampai aku langsung mengambil satu buku lumayan tebal, kurasa buku ini cukup untuk menghantam wajahnya yang sangat datar itu.
"YAK SEO DOAH" Ucapku lalu mengambil ancang ancang untuk menggaplok wajahnya dengan buku yang ku bawa. Namun..
"Jangan berisik Sooji-ya, ini perpustakaan" ucap Doah dengan nada datar. Sooji berasa ingin membelah bumi menjadi tiga mendengarnya.
Dug. Ia meletakkan bukunya di meja dengan kencang dan duduk disebelah pacarnya yang masih saja fokus dengan buku bukunya.

Sooji ShipperTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang