setelah membeli hewan² yang di mau akhrnya mereka pulang ke rumah.
"SAYANGG AKU LUPA BESOK KITA KE KOREA KATA MAMA" triak adel
"astaga.... kenapa baru bilang sekarang coba? yaudah ayo packing yeyyy ke korreaaaa" jawab ashel senang
"wkwkwk yaudah iya ayo" jawabnya
"dikorea lagi dingin bawa pakaian nya yang panjang²" ucap adel
"tapi kalo sweater pake rok di atas lutut gapapa? bawa kaos kaki yang panjang" tanya ashel
"boleh" jawabnya
"dede kitty ikut kann?"
"ikut"
christy:kaa acelllll
ashel:kenapa dedeee
christy:kakaaa besok di pesawat aku mau tunjukin sesuatu buat kakaa
ashel:bolehhhh, apaa itu
christy:rahasiaa hehe
ashel:yaudah kaka mau packing dulu ya, nanti telepon lagi
christy:oke ka
"heyy meong nama kamu siapa ya"
"eeee apaa yaa"
"reva"
"YANGGG ITU MAH NAMA AKU" triak adel tidak Terima
"bagus" jawab ashel
"ikannya aku kasih nama nasha ya"
"ihhhh" jawabnya
"yang lain kek cel, masa namanya reva" perintah adel
"yaudaa aku kasih nama..... milky ajaaa" jawab ashel sambil menggendong kucing persia tersebut
"nah gitu kan bagus namanya, bukan reva lagi"
"hmmm"
_________
"yeyyy liburannnn" triak christy saat menaiki pesawat
"dedek jangan triak triak sayang" ucap gracia
"hehe sorry mamaa" jawabnya
"mama kapan kapan zee ajak marsha yaa hehe" ucap zee
"halalin dulu zee jangan asal bawa anak orang gaboleh belum muhrim, kalo di ajak ke rumah gapapa ajak aja" bukan gracia yang menjawab tetapi shancio
"siap paa wkwk"
setelah beberapa jam di pesawat akhirnya mereka sampai di Korea, lalu mencari penginapan agar bisa istirahat.
"kaaa ashelll ih aku kan tadi di pesawat mau kasih sesuatu lupa hehe, ini aku kasih disini yakk" christy memberikan foto ia bersama ashel yang di cetak oleh polaroid dan ia mencetak nya pada gantungan kunci
"baguss sayangg, ka acel pake yaa" ashel menggantung kan gantungan kunci pada tas nya lalu foto mereka di taro di belakang case handphone nya
"oke kakkk makasihhh yaaa muach" ucap christy klau mencium ashel
"lucu banget siii dedek" ucapnya lalu memegang pipi christy
"christy lucu ya" ucap ashel pada adel yang sedang memainkan handphone
"gamau bikin?"
"apasih"
jmt asoy
flora:
innalillahi turut berduka ya @aran
you:
hah apa ini? kok ketinggalan
olla:
wehhh apaannnn
oniel:
WOI APA SIAPA
zee:
hah kenapa apa siapa
aran:
bokap gue sakit, tadi pagi udah gaada mohon doa nya ya
zee:
innalillahi turut berduka cita ya ran
olla:
semangat yaaa arann, gue tau lo kuat lo harus jadi anak yang membanggakan ortu lo bangga punya lo, btw flora kenapa bisa tau
flora:
kata bokap nyokap gw di kasih tau abis ke rumah duka katanya
you:
innalillahi, ran yang sabar ya maaf juga gua sama zee gabisa ikut kesana lagi di luar negri
oniel:
turut berduka ya, lo anak kuat ran
aran:
iya makasih ya semuanya, gapapa kok del zee cukup doa aja udah makasih banyak
setelah mendapat kan kabar tersebut adel keluar kamar untuk memberitahu kan pada ayahnya.
"paaa bukain pintu" ucap adel mengetok ngetok
"masuk aja ga di kunci" jawab shancio
"kenapa del?"
"iya kenapa"
"pa papanya aran meninggal" ucap adel
"hah? kamu serius yaampun kapan nak?" tanya shancio kaget
"bilangnya tadi pagi pah terus juga katanya sakit tapi gatau sakit apa" jawab adel
"innalillahi yaallah" ucap gracia dan shancio
"kasian ya mana ibunya gamau urusin dia nanti dia sama siapa dong" ucap gracia
"kamu dari mana del" tanya ashel
"dari kamar papah kok, kenapa hm" tanya adel
"gapapaaaa ayo main salju diluar" ajakan ashel pada adel
"yaudah siap siap gih bawa jaketnya sama pake sarung tangan" ucap adel
"siappp" jawabnya
"ayoooo udah belum?" tanya adel pada ashel
"udahhh ayooo" jawabnya lalu berlari menuju pintu dan keluar
mereka keluar hanya berdua karena terlihat dari kamar zee, christy, dan greshan sepi mungkin masih istirahat
"hahaha cel ini mirip kamu" tunjuk adel pada olaf buatannya
"ih kamu yaaa" ashel memukul lengan adel
"aduh"
"NIH MIRIP KAMU AHAHAHAH" ashel membuat kuda dari salju yang hampir mirip dengan aslinya
"sayangg ihhh" jawab adel namun ia juga tertawa melihat kuda buatan ashel
"wkwk liat itu lucu banget ya mereka" ucap gracia melihat adel dan ashel bermain salju karena mereka bermain salju di belakang hotel jadi gracia bisa melihat karena kaca kamar mereka ke arah belakang hotel
"adellll udah ih dinginnn" ucap ashel kedinginan karena adel terus melemparkan bola salju
"ehh iya iya sayang sini peluk" ucap adel lalu ashel bergegas memeluk adel
"duh dunia serasa milik berdua" ucap shancio
"ga sia sia aku jodohin mereka wkwk" sambungnya
"haduh" jawab gracia
"bucin anjing" ucap zee
"gue jugaa mauuuuuu huaaaa" batin zee melihat adel dan ashel
hampir 1 jam adel dan ashel bermain salju kini mereka balik ke kamarnya
"udah yu ke kamar yaaa" ucap adel menggandeng ashel
mereka bersih² lalu mandi agar tidak ada kotoran yang menempel di badannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
benci jadi cinta (DelShel)
Teen Fiction2 orang di jodohkan oleh orang tuanya yang tadinya musuh bebuyutan menjadi cinta
