04 : the beginning of karma

1.4K 106 3
                                        

°°°

Selamat Membaca

°°°

Malam sudah tiba, Seungcheol tengah memakai pakaian formal nya untuk bertemu dengan perusahaan Kim. Mereka akan membahas kerja sama dan tentu saja Seungcheol akan menolak kerja sama tersebut. Mingyu membantu Seungcheol untuk bersiap-siap dengan memasangkan dasi di kerah kemeja Seungcheol.

"Seungcheol Hyung" panggil Mingyu dan Seungcheol menatap ke arah Mingyu.

"Jika kerja sama nya menguntungkan Hyung, tidak apa di terima. Tapi, jika sekiranya tidak menguntungkan Hyung bisa di tolak. Mingyu tidak mau jika Seungcheol Hyung menolaknya karena Mingyu" ucap Mingyu dan Seungcheol menganggukkan kepalanya.

"Tenang saja sayang, saya tahu apa yang harus saya lakukan" ucap Seungcheol dan menangkap wajah Mingyu. Mereka berdua pun keluar dari kamar Seungcheol dan menuju ke arah ruang keluarga. Di sana sudah terdapat beberapa bodyguard dan juga sekretaris perusahaan yang ternyata adalah bodyguard nya sendiri. Tatapan Seungcheol berubah menjadi tajam dan dingin.

"Semuanya sudah siap?" tanya Seungcheol dan beberapa bodyguard dan anak buah menganggukkan kepalanya.

"Yang lain menjaga keamanan di mansion ini. Untuk para maid tolong temani Mingyu makan malam. Saya ada pertemuan di luar" ucap Seungcheol dingin dan para maid menganggukkan kepalanya.

"Sayang, jangan menunggu saya pulang. Jika sudah mengantuk, tidur saja terlebih dahulu" ucap Seungcheol dan Mingyu menganggukkan kepalanya. Seungcheol mencium sekilas kening Mingyu dan keluar dari mansion mewah nya dengan beberapa anak buah serta bodyguard nya. Bibi Lee pun mengajak Mingyu untuk menuju ke ruang makan dan di sana sudah ada beberapa maid yang menunggu nya.

"Silahkan duduk, Tuan" ucap salah satu maid tersebut dan Mingyu duduk di salah satu kursi yang kosong itu.

"Oh iya Tuan, perkenalkan nama saya Kim Jisoo. Tuan bisa memanggil saya Jisoo. Saya maid kedua setelah Bibi Lee" ucap salah satu maid yang bernama Jisoo itu.

"Kalau nama saya Bae Irene. Tuan bisa memanggil saya Irene. Saya baru 3 tahun bekerja di sini" ucap maid yang duduk di sebelah Jisoo.

"Senang berkenalan dengan kalian. Jangan memanggil dengan Tuan jika hanya kita di sini. Kalau ada Seungcheol Hyung baru panggil Tuan" jelas Mingyu dan mereka menganggukkan kepalanya.

"Ngomong-ngomong bagaimana Mingyu bisa bertemu dengan Tuan Choi?" tanya Jisoo, sedangkan Irene tengah mengambil makan malam di dapur membantu Bibi Lee.

"Mingyu di jual oleh ibu tiri Mingyu" jawab Mingyu dan membuat Jisoo tidak percaya.

"Bisa-bisanya ibu tirimu itu. Padahal kamu sangat manis dan menggemaskan. Noona heran dengan itu" ucap Jisoo dan Mingyu hanya tersenyum tipis.

°°°

Seungcheol sudah sampai di salah satu restoran. Tempat pertemuan nya dengan Ibu tiri Mingyu. Seungcheol keluar dari mobil bersama dengan bodyguard nya dan menyuruh anak buahnya untuk menjaga di depan pintu masuk ruang VIP di restoran tersebut. Seungcheol masuk ke dalam sana dengan salah satu anak buah sekaligus sekretaris perusahaan nya.

"Selamat malam Tuan Choi, sungguh kehormatan bisa bertemu langsung dengan Tuan Choi. Silahkan duduk dulu" ucap Ibu Tiri Mingyu dan Seungcheol langsung duduk di hadapan Ibu tiri Mingyu dengan sekretaris di sebelahnya.

"Kita akan makan malam terlebih dahulu, lalu mulai pembahasan mengenai kerja sama kita" ucap Ibu Tiri Mingyu dan Seungcheol hanya menganggukkan kepalanya. Para pelayan pun datang dan menghidangkan makan malam. Mereka semua pun makan malam bersama. Setelah makan malam bersama, baru lah mulai pembahasan masalah kerja sama. Mereka berdiskusi hampir 2 jam lebih.

Mafia [CheolGyu]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang