°°°
Selamat Membaca
°°°
Setelah sarapan, Seungcheol segera berangkat bekerja ke perusahaannya setelah berpamitan dengan Mingyu dan mencium kening Mingyu. Mingyu sekarang berada di ruang keluarga dengan televisi yang menyala, memutarkan lagu-lagu dari aplikasi merah yang berada di televisi tersebut. Di atas meja sudah ada banyak sekali peralatan melukis miliknya dan Mingyu kembali melanjutkan melukisnya yang kemarin. Rencananya, Mingyu ingin menunjukkan hasil 100 persen selesai lukisannya.
Mingyu sangat fokus dalam melukisnya, bahkan Jisoo dan Irene yang melihatnya tidak berani mengganggu Mingyu. Setelah beberapa saat, Irene datang dengan membawakan satu piring cookies buatannya dan segelas susu hangat untuk camilan Mingyu.
"Mingyu, Noona ada cookies dan susu hangat untuk Mingyu" ucap Irene lembut dan Mingyu langsung mengarahkan pandangannya ke Irene dan tersenyum.
"Terima kasih Noona!! Mingyu akan mencoba cookies buatan Noona!!," ujar Mingyu bersemangat dan Irene melihat lukisan milik Mingyu dan kagum dengan lukisannya.
"Lukisan mu sangat indah, Mingyu," ujar Irene dan Mingyu tersenyum.
"Hehehe, terima kasih Noona. Ini tinggal beberapa bagian yang belum Mingyu lukis. Rencananya, Mingyu ingin memberikan hasil selesainya kepada Seungcheol hyung," ucap Mingyu dan Irene menganggukkan kepalanya.
"Tuan Seungcheol pasti akan senang jika kamu memberikannya" ucap Irene dan Mingyu menganggukkan kepalanya. Irene pun langsung kembali untuk melaksanakan tugasnya dan Mingyu melanjutkan melukisnya dan sesekali memakan cookies buatan Irene yang ternyata sangatt enakk sekalii. Akhirnya, setelah hampir 2 jam, lukisan Mingyu selesai dan membuat Mingyu tersenyum.
"Akhirnya selesai juga!! Mingyu akan memberikan gambar lukisan ini untuk Seungcheol hyung!!," ujar Mingyu semangat dan sekarang Mingyu mulai membereskan beberapa peralatan melukis nya dan beralih menonton televisi dan menunggu waktu makan siang. Mata Mingyu melihat ke sekeliling ruangan keluarga dan menemukan foto Seungcheol. Tiba-tiba saja, Mingyu memiliki ide dan mengambil kanvas nya dan mulai melukis kembali. Saat jam menunjukkan pukul 12 siang, Mingyu mengambil handphonenya.
Mingyu mencari kontak bernama 'Seungcheol hyung 💓' dan mulai menelfonnya. Mingyu menunggu beberapa saat hingga telfon tersambung.
"halo sayang, ada apa?," suara Seungcheol menyapa telinga Mingyu dan membuat Mingyu tersenyum.
"hyung jangan lupa makan siang ya," ucap Mingyu dan Seungcheol terkekeh kecil.
"iya sayang, ini hyung sedang ada makan siang dengan klien," jelas Seungcheol dan membuat Mingyu kaget.
"apa Mingyu mengganggu, hyung?," tanya Mingyu.
"tidak sayang, klien hyung masih ke kamar mandi sebentar," jelas Seungcheol dan Mingyu menganggukkan kepalanya.
"baiklah kalau begitu hyung,"
"iya sayang, kamu jangan lupa makan siang juga ya?," ucap Seungcheol.
"Iyaa hyung, kalau begitu sampai jumpa nanti," ucap Mingyu.
"Iya sayang, sampai jumpa nanti," jawab Seungcheol dan Mingyu menutup panggilan telfonnya.
"Mingyu!! waktunya untuk makan siang," panggil Jisoo dan Mingyu menganggukkan kepalanya.
"Iyaa Noona," jawab Mingyu dan meletakkan alat lukis serta handphonenya. Mingyu menuju ke ruang makan dan mulai makan bersama dengan Irene dan Jisoo.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mafia [CheolGyu]
AcakChoi Seungcheol, Mafia yang kejam dan berhati dingin. Kehidupannya jika dikatakan sangat datar dan hanya ada warna hitam putih. Kegiatan rutinitas malam nya yang menuju ke Club Malam yang ternyata malam itu sedang mengadakan penjual belian manusia...
![Mafia [CheolGyu]](https://img.wattpad.com/cover/366380932-64-k174282.jpg)