8

127 4 6
                                        

Mash dan Finn duduk di meja setelah kejadian semalam yang.. Ya begitu

Mash yang menatap luar jendela sedang Finn merasa canggung dan hanya diam melihat meja

Hawa canggung pun menyebar kala keduanya kini hanya terdiam dan tidak mengatakan apa-apa

...

Sampai pada akhirnya Finn memecahkan kesunyian yang menyiksanya "etto.. Mash chan?.. "

Mash melihat ke arah Finn yang memanggilnya

Finn yang mendapatkan perhatian mash menjadi gugup, takut salah bicara apalagi tentang apa yang sudah is lakukan

"Itu.. Aku.. Maafkanku.. "

"Untuk apa?.. "

..

"Untuk.. Itu.. Yang semalam.. Aku tidak tau kenapa Aku melakukan itu padamu.. Jadi.. Aku.. " Finn merasa malu rasanya ia mau menghilang saja sekarang

"Hm.. Tak apa.. "

. . .

Itu dia mash kembali seperti biasanya seakan-akan tidak pernah terjadi hal apa-apa di antara mereka

Finn terdiam di situ, ia kira mash tidak mau bicara padanya lagi tapi apa? Ternyata dia hanya bersikap normal pada biasanya. Ya.. Dengan muka datarnya itu

Finn menghela nafas lega, ternyata mash tidak berubah setelah kejadian itu. Itu membuatnya merasa lebih tenang sekarang

Sebenarnya mash itu masih belum mengerti apa yang sudah di lakukan Finn semalam, terutama perkataan
" kasih sayang seorang teman. " mash masih mengira jika Finn melakukan itu karena hanya memberi kasih sayang seperti ayahnya

Sepertinya gadis satu ini benar-benar tidak mengerti dalam hal seperti ini bukan? Bahkan jika dia ingat lagi perasaan nya yang biasa dan yang semalam begitu beda

Mash menghentikan pikiran itu dan kembali menatap Finn kini yang menjadi dirinya yang biasa bukan yang itu, itu membuat mash merasa tenang sekarang

Mash kemudian mengeluarkan koin perak yang ia dapat dari lomba dan juga dari lance

"Ne.. Ada berapa lagi yang harus aku dapat untuk menjadi satu koin emas?"

"Totalnya itu ada lima, kau baru mendapatkan 2 jadi.. Tinggal 3 koin perak lagi"

Mash mengangguk mendengar jawaban dari Finn

"Hari ini Damai sekali.. " guman mash

"Benar juga.. "

...

"Tunggu dulu.. Kita ada tugas loh! "

"Tugas?.. "

"GAWAT AKU LUPA! KITA HARUS MENYERAHKAN TUGAS ILMU RAMUAN! "

...

"Jika tidak kita akan dikeluarkan dari sekolah! " panik Finn ia benar-benar lupa jika mereka memiliki tugas

...

Finn menatap mash yang menatap dengan datar "hm.. Kalau begitu gawat. "

'Pastinya! ' Finn menghela nafas gadis di depannya ini sangat santai dan tidak peduli

Mash mengambil kue di atas meja dan memakannya dengan santai "ma.. Lagian aku tidak terlalu mengerti tugas itu" jawab mash yang di tatap aneh oleh Finn

"Jadi.. Kalian masih belum menyelesaikannya? "

Mash dan Finn melihat ke arah suara yang tiba-tiba muncul di depan pintu

"Lance kun?.. " finn

"Mm.. Lolicon? " mash

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 02, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

eh.. aku?.. Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang