"Kabar saya baik, bagaimana dengan sicca eomma" Tanya yerim
"Tentu saja kabar eomma baik, mianhae eomma mau menjenguk yerim ke rumah sakit tapi eomma harus pergi dengan jung Appa ke L.A setelah eomma kembali ternyata yerim sudah kembali ke rumah dan malah mau main ke rumah eomma" ucap jessica
"Gwenchana eonni, lagian sakit yerim tak terlalu parah kok" ucap irene
"Syukurlah. Bibi minta tolong panggilkan jaehyun" Ucap jessica
Jessica menatap yerim begitupun dengan irene dan tuan jung yang menatap yerim tak biasa
"Oppa pasti lagi bermain dengan temannya hehe lagian nanti oppa pasti kembali kan jadi tak apa biarkan saja" bohong yerim
"Benar, omoo yerim sangat memperhatikan jaehyun ya" ucap jessica
Yerim hanya mengangguk
"Kalo begitu bermainlah dulu sendiri ya yerim, nanti kalo jaehyun kembali sicca eomma akan menyuruhnya menemanimu. Yerim ditemani bibi dulu ya" ucap jessica
"Nde, saya ke belakang dulu" ucap yerim
Yerim berjalan menuju taman belakang yang sedikit berubah, namun tak jauh berbeda. Yerim tersenyum taman belakang ini saksi bisu pertemuan mereka berdua.
"Nona anda mau ke kamar tuan muda?" Tanya bibi
"Tidak bi hehe, boleh antarkan saya ke rumah kaca itu?" Tanya yerim
"Anda yakin nona? Tapi tuan muda tak menyukai rumah kaca, nona tak akan bisa bermain dengan tuan muda jika kesana" ucap bibi
Yerim tersenyum miris, "tak apa bi, biarkan saja" ucap yerim
Bibi mengangguk dan membawa yerim ke rumah kaca yang cukup luas
Yerim masuk ke dalam rumah kaca dimana banyak sekali tanaman obat obatan dan beberapa bunga disana.