Heyyy bububbb aku kembaliii hehe
_______________________________________"Dalam diam, cinta bisa tumbuh tanpa terkekang oleh kata kata yang mungkin hanya mengganggu kedamaian." Ali bin abu thalib
_______________________________________
"Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh gus, alhamdulillah ketemu gus Haidar" ucap salah satu guru yang ada di pesantren gus Haidar
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, ya ada apa ustadz?" Jawab gus Haidar kepada ustadz di pesantren Al-fattih"Gus saya dapat surat dari pihak pesantren atau dari kyai akbar, jika gus dan salah satu santri di sini akan pergi ke Cairo Mesir" ucap ustadz tersebut, dengan kagetnya gus Haidar pun langsung menanyakan apa isi surat yang ustadz tersebut pegang "bolehkah saya melihat isi surat tersebut" tanya gus Haidar
"Oh tentu boleh gus, ini gus" setelah itu ustadz tersebut memberikan surat tersebut kepada gus Haidar "Syukron ya tadz" ucap gus Haidar
"Na'am gus, sama sama" Jawab ustadz tersebut, ustadz tersebut langsung pergi dan meninggal kan gus Haidar yang sedang terkaget kaget dengan berita itu
Gus Haidar pun berjalan menuju ke ndalem untuk melihat isi surat tersebut dan menanyakan nya ke abi akbar
"Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bi, mi" ucap gus Haidar yang langsung di balas oleh keduanya "Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, eh anak umi sudah datang" ucap umi ira
"Umi, Abi Haidar izin ke kamar dulu ya" pamit Haidar dan langsung pergi ke atas untuk membaca surah tersebut
Setelah Haidar duduk di kursi tempat ia belajar, dan langsung membuka surat tersebut dan langsung membacanya
Disini ga usah yaa di tunjukin baca nya kek mana yaaa
Setelah gus Haidar membaca isi surat tersebut, ia langsung bersujud syukur, dan berterima kasih kepada nya (Allah) "Alhamdulillah ya allah, akhirnya aku bisa kuliah di tempat yang aku ingin kan, ya walaupun hanya dua tahun tapi aku bersyukur sekali" ucap gus Haidar sambil meneteskan air mata "tapi siapa itu Hendra" lirih gus Haidar sambil mengerutkan keningnya dan menaruh tangannya di dagu "Dia santri lama atau santri baru ya, kok saya ga pernah melihat nya" pikir gus Haidar
Desklaimer ini latar waktu nya sore yaa menjelang maghrib
Adzan maghrib pun berkumandang gus Haidar pun melaksanakan sholat maghrib di masjid seperti biasa, setelah selesai sholat maghrib dia pulang dan menghampiri umi nya yang sedang menyiapkan makan malam untuk nya dan abi nya
"Asalamualaikum umi, umi masak apa" ucap gus Haidar "eh astagfirullah, Haidar kok kamu ngagetin umi sih" ucap umi lalu memukul tangan Haidar
"Eh maaf yaa umi, hehehe" ucap Haidar sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal "panggil abi mu kita makan " asiyappp umi" balas gus Haidar dan gus Haidar pun lari seperti anak kecil yang memanggil ayah nya. Umi pun tertawa pelan melihat anak nya yang seperti anak tk
"Abii ayo makann, kata umi makanannya sudah siap" ucap gus Haidar di samping abinya yg sedang melihat televisi "iyaa Haidar, yaudah ayo abi sudah lapar" ucap abi akbar
Setelah makan gus Haidar menuju kamar nya untuk mengabari Rahma
Whatsapp//
Haidar: asalamualaikum Rahma
Rahma: Walaikumsalam gus, ada apa ya
Haidar: bagaimana kabaRahma
Rahma: alhamdulillah gus baik baik saja
Haidar: Rahma saya minggu depan hari selasa saya akan berangkat ke Cairo setelah saya pulang dari Cairo saya akan mengkhitbah mu
Rahma: hah yang benar gus, alhamdulillah begitu semangat ya saya tunggu ke kehadiran gus untuk kerumah saya
Haidar: terimakasih Rahma
Rahma: sama sama gus asalamualaikum
Haidar : waalaikumsalam
Whatsapp//
Setelah gus Haidar mengabari Rahma, hatinya pun terasa lega karena selasa depan ia sudah berangkat bersama salah satu santri al-fattih
____________________________________________
Di saat pukul 03.15 gus Haidar pun terbangun dari tidurnya untuk melaksanakan sholat tahajjud "yaallah Terima kasih atas rezeki yang kau berikan kepada hamba, hamba bersyukur hamba bisa melanjutkan kan menuju ke Cairo Al Azhar Mesir yaallah Terima kasih, yaallah jaga perempuan yang hamba cintai yaallah selama hamba di Mesir" yaa begitulah doa gus Haidar malam itu. Setelah sholat tahajjud nya selesai ia murojjaah dari juz 25 hingga juz 30, gus Haidar adalah hafidz juz 30 mutqin sama seperti Rahma, Rahma juga adalah hafidzah juz 30 mutqin
Setelah murojjaah hingga azdan subuh berkumandang gus Haidar pun menuju masjid bersama abi dan umi, setelah selesai melaksanakan sholat subuh, setiap subuh selalu ada kajian kitab dan saat itu gus Haidar lah yang memimpin kajian tersebut
Desklaimer: ikhwan, akhwat di pisah yaa ges
Setelah matahari terbit para santri kembali dan melakukan aktifitas nya masing masing, dan gus Haidar kembali ke ndalem untuk menanyakan persoalan tentang perkuliahan nya, "asalamualaikum abu umi" ucap gus Haidar abi akbar dan umi ira memang sudah pulang sejak tadi karena hari ini bukan jadwal abi akbar untuk mengajar santri santri putra
"Ada apa dar?" Tanya umi ira kepada anak nya tersebut "umi Haidar mau nanya, Haidar pergi menuju ke Cairo bersama siapa" tanya gus Haidar, abi yang baru datang pun langsung duduk di samping gus Haidar "kamu nanti ke Cairo bersama santri abi yang bernama Hendra dia santri lama kok" ucap abi akbar sambil mengelus punggung putranya
"Kamu ga usah khawatir dar, disana banyak orang Indonesia" kata umi ira agar Haidar tidak merasa khawatir "besok lusa kamu berangkat, maka siap siap dari sekarang ya, disana kamu bukan hanya satu minggu atau dua minggu tapi 2 tahun, persiap kan dengan teliti ya" ucap abi akbar lalu di iyakan oleh gus Haidar
"Na'am abi, lalu si Hendra itu sekarang dimana" tanya gus Haidar
"Dia mengabdi disini, dan sekarang abu suruh dia pulang dan mempersiapkan semua nya" ucap abi akbar "ouhh begitu yasudah Haidar mau siap siap" pamit Haidar kepada orang tuanya "semangat nak" ucap umi ira saat Haidar sudah membuka pintu kamar nya_______________________________________
Maaf yaa cumn sampe 902 kata soalnya aku mau belajar, mau ujian jadi sedikit duluu yaa Iin syaa allah kalau selesai ujian ku usahakan 2000 Iin syaa allah
Yasudah bubb dadadadahhhh
Senin/13/Mei/2024, Jatim

KAMU SEDANG MEMBACA
My Love, My Gus
Teen FictionAsalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh heyyyy bestiee, kembali lagi nih tapii ini ceritanya tentang si Rahma sama Haidar, alur nya beda dikit sihh tapi yaa karakter nya sama mungkin ada tambahan karakter hehehehehe Rahma: "Cinta yang benar adalah...