BAB 10 - OUTLINE

161 7 2
                                        

• Apa itu outline?
→ Outline adalah panduan dan peta bagi penulis agar dalam perjalanan menulis terarah dan fokus sesuai dengan apa yang akan ditulis. Secara singkatnya outline adalah kerangka atau garis besar dari cerita yang hendak kita tulis.

Alasan Penting Memanfaatkan Outline untuk Menyelesaikan Naskah

1). Proses Penulisan Lebih Terarah

   Dengan adanya outline, proses penulisan jauh lebih terarah. Sebab, saat kita merancang outline, pastilah secara tidak langsung kita sudah memikirkan alur cerita khusus untuk novel atau buku fiksi (dari awal hingga akhir). Sementara untuk buku nonfiksi, kita pasti sudah memikirkan apa saja isi pembahasan yang akan kita tulis dalam buku nonfiksi yang sedang kita selesaikan.

   Selain itu, proses penulisan menjadi lebih mudah karena kita sudah mengira-ngira, adegan apa yang ingin kita tuliskan di tiap bab, atau point-point penting apa yang akan kita masukkan di dalam suatu bab.

2). Merancang Tujuan dan Ending

   Menulis suatu naskah pasti memiliki tujuan atau ending (akhir cerita untuk naskah fiksi). Dengan adanya outline, kita sudah menetapkan tujuan apa yang ingin dicapai di akhir tulisan. Misalnya saja, tokoh utama pada akhirnya berbahagia setelah musuhnya meninggal dan ia bisa merebut kembali kekasihnya yang sempat hilang.

   Tujuan atau ending tidak “HARUS” terjadi seperti rancangan awal. Kadangkala, karakter yang kita mainkan di dalam sebuah cerita bisa bergerak dan memiliki kemauannya sendiri, sehingga pada akhirnya akan mengubah ending. Ini bisa terjadi, tapi paling tidak, perubahan ini tidak akan melenceng terlalu jauh dari rancangan awal yang sudah kita buat.

3). Mencegah Writer’s Block

   Apa itu writer’s block? Writer’s block bisa diartikan sebagai kebuntuan yang dialami oleh seorang penulis sehingga ia tidak tahu apa lagi yang harus dituliskannya. Dengan membuat outline terlebih dahulu, maka kemungkinan terjadinya kebuntuan dalam proses menulis bisa dicegah seminimal mungkin.

4). Pengerjaan Naskah Jauh Lebih Cepat

   Outline memudahkan proses penulisan menjadi lebih cepat. Karena dengan adanya outline, kita bisa menulis bagian-bagian yang kita inginkan terlebih dahulu tanpa harus urut dari awal sampai akhir.

Contoh:

Bab 1. Pertemuan Tokoh.
Bab 2. Marahan.
Bab 3. Penculikan Tokoh B.
Bab 9. Kehilangan

   Hanya dengan outline kita bisa membuat keajaiban, menulis tanpa harus urut dari awal sampai akhir. Namun, tetap bisa menjaga konsistensi jalan cerita, sesuai dengan jalan cerita yang kita inginkan.

5). Penyusunan Adegan dan Konflik Lebih Terarah

   Dengan membuat outline terlebih dahulu, maka dapat menyusun timeline dan mengubah-ubah adegan yang kita inginkan sesuai dengan urutan.

Caranya: Setelah menulis adegan dan konflik dalam outline, biasanya dapat dipindahkan tiap adegan dan konflik di tiap bab ke kertas Post It.

  Kertas Post It itu akan ditempelkan ke dinding atau ke papan tulis yang tersedia, dan bisa saya pindah-pindahkan, dapat disusun ulang atau bahkan diganti sehingga urutan adegan dan konflik menjadi lebih bagus dan lebih terarah.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 26, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

RANGKUMAN MATERI Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang