• Apa itu unsur intrinsik novel?
→ Unsur intrinsik adalah berbagai unsur di dalam suatu karya sastra yang berperan langsung dalam pembentukan cerita itu sendiri.
• Apa fungsi unsur intrinsik novel?
→ Fungsi unsur intrinsik novel sangat penting dalam menyampaikan jalannya cerita. Sebab unsur intrinsik novel adalah elemen-elemen yang membangun cerita secara langsung di dalam novel itu sendiri.
Dengan kata lain, unsur intrinsik ini berasal dari karya sastra itu sendiri dan tidak dipengaruhi oleh unsur luar. Unsur intrinsik ini yang membuat sebuah novel menjadi utuh dan bisa dinikmati oleh pembaca.
A. UNSUR INTRINSIK NOVEL
1. TEMA
Tema adalah dasar cerita atau pokok pikiran yang dipakai untuk dasar dalam menulis cerita. Ada banyak tema yang bisa dijadikan sebuah cerita novel, yakni tema romance, horror, thriller, komedi, petualangan, sains, dan masih banyak yang lainnya.
2. ALUR & PLOT
Alur dan plot adalah istilah yang menggambarkan peristiwa yang membentuk cerita.
1). Alur memiliki beberapa tahap, yakni perkenalan atau eksposisi, pemunculan konflik, klimaks, anti klimaks, dan penyelesaian. Alur yang digunakan oleh pengarang dalam ceritanya ada 3 macam, yakni alur maju, mundur, dan campuran (maju-mundur).
2). Plot adalah serangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat. Kalau kamu sering dengar istilah plot twist, maksudnya itu plot ini, ya! Jika suatu novel mengandung plot twist, artinya plot pada novel tersebut mengalami perubahan yang tidak disangka-sangka oleh pembaca.
3. LATAR
Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana yang ada dalam cerita.
4. TOKOH
Setiap cerita membutuhkan tokoh sebagai elemen penting untuk menggambarkan peristiwa di dalam cerita. Tokoh adalah karakter dalam cerita yang berupa orang, hewan, tumbuhan, atau benda mati.
5. PENOKOHAN
Penokohan adalah cara pengarang untuk menggambarkan atau mengembangkan tokoh-tokoh di dalam cerita. Dalam hal ini, pengarang akan menggunakan perincian tentang seseorang yang ada di dalam cerita. Penokohan bisa digambarkan secara analitik dan juga dramatik.
Contoh :
“Pria itu sangat pemberani!”
Penokohan ini menggambarkan tokoh yang pemberani di dalam cerita.
6. SUDUT PANDANG ( POV )
Sudut pandang merupakan sudut yang menunjukan pendapat atau perasaan tokoh yang terlibat di dalam situasi tertentu. Selain itu, sudut pandang merupakan cara penulis untuk menggambarkan narasi yang terjadi di dalam sebuah cerita.
Sudut pandang terbagi menjadi tiga, yakni sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang kedua, dan sudut pandang orang ketiga.
7. GAYA BAHASA
Gaya bahasa adalah ciri khas pengarang saat menuliskan cerita, seperti pemilihan penggunaan diksi, majas, dan kalimat. Dalam hal ini, pengarang bisa menuliskan cerita dengan gaya bahasa yang santai atau baku.
Contoh :
"Angin malam telah melarangku untuk keluar."
Kalimat tersebut merupakan gaya bahasa personifikasi.
8. AMANAT
Sebuah cerita pasti tak lepas dari amanat yang terkandung dari isi ceritanya. Amanat adalah pesan moral yang disampaikan oleh pengarang melalui cerita. Sebuah amanat pasti mengandung makna yang terkandung dalam karya sastra tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
RANGKUMAN MATERI
Non-Fiction"Jika ada buku yang ingin kamu baca, tapi belum ada yang menulisnya, maka kamu harus menulisnya." - Toni Morrison ***** Rangkuman materi yang pernah dibahas di grup kepenulisan telah dituangkan keseluruhan di sini. Materi dipungut dari berbagai su...
