Satu persatu kancing baju seokjin mulai terbuka, ia melakukan itu dengan mata setengah tertutup
Ahhh....akhir nya, pakaian ini membuat ku tidak nyaman
Lalu setelah nya jin menutup mata nya dan semenit kemudian sudah terlelap
Para member memandang satu sama lain, mereka menahan mati2an hasrat nya untuk berbuat sesuatu terhadap seokjin
Lebih baik, kita keluar, biar kan jin Hyung beristirahat, ucap namjoon
Mau tak mau mereka keluar dari kamar jin.
.
.
.
.
.
.
.
Seokjin pov
Hoaaaammmmm......
Duh...duh....kepala ku pusing sekali, ah....sial, apa aku semalam terlalu mabuk, aku tidak ingat apa2 setelah dari kafe
Oh, astaga, semoga aku tidak merepotkan yang lain
Aku bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, badan ku sangat lengket sekarang, apalagi semalam setelah konser tidak mandi, membuat tubuh ku sedikit bau karena keringat
Tok
Tok
Tok
Aku baru saja keluar dari kamar mandi dan hanya memakai celana pendek dan sebuah handuk yang menutupi tubuh bagian atas ku
Tanpa berniat memakai baju dulu aku langsung saja membuka pintu,
Cklek
Oh, ternyata namjoon yang datang, sepagi ini, hmmm....kira2 ada apa ya
Ada apa joon? Aku menanyakan nya dan hanya kepala ku yang tersembul keluar
Tidak ada hyung, aku hanya memberi tahu jika nanti siang kita sudah harus kembali ke korea, jawab namjoon
Hah, secepat itu? Tanya ku, jujur saja aku sungguh masih sangat lelah
Ya hyung, soal nya besok kita ada jadwal lain nya
Oohh....ya sudah, hyung mau beres2 dulu
Ssssttt....
Tiba2 kepala ku pusing kembali, dan tangan ku reflek memijit nya perlahan
Ada apa hyung? Tanya namjoon, dia kelihatan khawatir dan terlihat jelas di wajah nya
Ahhh....tak apa joon, ini mungkin efek dari minuman semalam
Tangan namjoon terulur membuka pintu semakin lebar
Namjoon, jangan masuk! Cegah ku
Tapi terlambat, dia lebih dulu masuk sebelum aku berhasil mencegah nya,
Dan dia perlahan menutup pintu, menatap ku tanpa berkedip
Joon, kenapa kau masuk, aku belum memakai baju tau! Teriak ku
Aku sangat malu sekarang, dengan keadaan ku yang seperti ini, aku merutuki semua kebodohan ku, seharusnya aku memakai baju dulu sebelum membuka pintu
Joon....kau keluar lah, aku mau memakai baju ku dulu
Tapi bukan nya keluar, dia malah bergerak maju ke arah ku membuat aku mundur beberapa langkah
Joon....kau mau apa?
Aku terus memundurkan langkah ku, sampai punggung ku menabrak dinding
Kau sangat menggoda hyung, ucap namjoon dengan suara berat
Bulu kuduk ku merinding mendengar suara namjoon yang seperti itu
Dia terus bergerak maju hingga menghimpit tubuh ku, tangan nya membelai wajah ku, aku mencoba melepaskan diri tapi kedua tangan nya mengunci pergerakan ku
Hyung....biar kan seperti ini dulu, sungguh aku hanya ingin lebih dekat dengan mu
Tangan namjoon beralih menyentuh bibir ku, mengusap nya dengan lembut, tanpa sadar aku memejam kan mata, entah apa yang merasuki otak ku, aku sungguh terbuai dengan sentuhan namjoon
Hingga aku merasa bukan tangan lagi yang menyentuh bibir ku tapi sebuah benda kenyal yang membuat tubuh ku bergetar
Lumatan itu semakin liar, sungguh ini sangat memabuk kan, entah sejak kapan aku berani membalas nya, mengimbangi ciuman namjoon yang semakin membuat ku gila, lidah kami saling berbelit dan bertukar saliva
Ngghhh....jooonnn...ahhh..... Desahan itu keluar dari belah bibir ku
Lidah namjoon beralih ke leher ku, menyesap dan menggigit nya pelan
Tubuh ku sudah sangat lemas, dan namjoon membawa ku ke tempat tidur
Membaringkan ku dengan namjoon berada di atas ku, lidah namjoon terus bergerilya hingga turun ke dada ku,
Ohh....tidak, bahkan handuk yang ku kenakan sudah jatuh entah ke mana
Ia menciumi area di sekitar puting ku, ahh....ini gila, aku benar2 sudah gila, otak ku mencoba membuat ku tersadar, tapi tubuh ku menginginkan nya
Aahhhhh.....namjoon....hhhhhh......
Namjoon sengaja menggoda ku, dia hanya bermain-main di sekitaran puting ku,
Kenapa aku menginginkan nya menyesap puting ku, aku pun tidak tau
Nghhhh....joon....please.... Rengek ku, sugguh tidak tau malu pikir ku
Apa hyung?
Hhhh......jangan menggoda ku namjoon.....
Kkkk.....baik lah hyung jika kau mengingin kan nya
Lidah namjoon menjilati puting ku mengulum nya dan menyesap nya,
Oohhh.....gila, ini sangat nikmat
Aku hanya bisa melenguh menikmati semua itu
Setelah puas dengan dada ku dia kembali melumat bibir ku, tak hanya itu, tangan nya mulai berani meremat milik ku yang sudah mengeras
Aaahhhh......
Tangan nya masuk ke dalam celana ku, mengocok milik ku yang semakin tegang akibat ulah nya
Ngghhh.....joon....su...sudah......
A...ku tidak kuat....hhhhh....ahhh....
Tapi namjoon tidak memperdulikan ku, malah celana ku di tarik nya hingga terlepas,
Oh...tidak, aku telanjang sekarang di depan nya, aku sangat malu sebenar nya
Aku memberanikan melihat ke bawah, dia terus mengocok milik ku, kocokan nya semakin cepat, hingga membuat ku ingin pipis
Joon....hentikan....ngghhh.....
Aku ingin pipis....ahhhh
Keluar kan saja hyung, ucap nya
Dia semakin mempercepat gerakan nya,
Hingga, aku akhir nya mengeluarkan cairan putih, membasahi perut ku dan tangan namjoon.
Aku mengatur nafas ku yang terengah, bersamaan dengan itu handphone namjoon berbunyi, ia mengambil nya di kantong celana nya, sementara itu aku segera menarik selimut untuk menutupi tubuh telanjang ku, aku merasa sangat malu sekarang, baru pertama kali ini aku polos di depan orang lain.
Hallo!
................
Di percepat?
................
Ok....kami akan bersiap
Pip
Huuff....dia menghela nafas
Aku memberanikan diri menatap wajah namjoon
A-da apa? Tanya ku
Penerbangan kita di percepat hyung, kita harus bersiap sekarang, jawab nya
Sebaik nya kau juga bersiap hyung
Hmmm....baik lah, ucap ku
Lalu ia sekilas mengecup bibir ku, kau luar biasa hyung, aku menyukai nya
Blusss
Pipi ku memerah karena ucapan nya, dia terkikik dan melangkah pergi keluar kamar ku.
Aku bangkit dari tempat tidur, terpaksa aku harus mandi lagi karena tubuh ku berkeringat kembali.
Kami sekarang sudah berada di dalam pesawat, untuk kembali ke korea, ah...rasa nya tubuh ku pegal2, kepala ku pun masih terasa berat sebenar nya, tapi aku tidak mengatakan apa pun ke pada member, takut mereka khawatir, aku memilih memejam kan mata ku, untuk menghilangkan rasa pusing ku.
Hyung, kau kenapa?
Aku membuka mata ku saat sebuah suara bertanya kepada ku, ternyata jungkook.
Ia menatap ku intens
Ah...hyung tak apa kook, jawab ku berbohong
Serius hyung, aku lihat wajah hyung pucat.
Hm...benarkah, tapi hyung benar2 tak apa kook
Kenapa jin hyung kook? Tiba2 namjoon datang menghampiri kami, dan duduk di depan ku
Aku menunduk kan wajahku, jujur saja aku masih sangat malu, jika mengingat kejadian tadi pagi, sungguh keadaan ini membuat ku canggung.
Ini joonie hyung, kelihatan nya jin hyung lagi sakit, lihat saja wajah nya pucat seperti itu, ucap jungkook
Benar kah hyung? Hyung masih pusing? Tanya namjoon
Aku hanya mengangguk kan kepala ku, tubuh ku sangat lemas saat ini, dan aku merasa tubuh ku menghangat.
Lalu tangan namjoon meraba kening ku
Tubuh mu agak panas hyung, kau seperti nya demam, nanti setelah sampai di korea, kita kerumah sakit ya
Ti-dak apa joon, hyung hanya butuh istirahat, aku menolak nya secara halus
Lagi pula ini hanya demam biasa, tidak usah khawatir.
Hhh....ya sudah lebih baik hyung tidur sekarang
Hm....ucapku
Next ya....
