6

156 19 1
                                        

"whats with that look?"

Jake tak bercanda meski senyuman lebar tetap terpasang di wajahnya. Pasalnya sejak tadi Lia menatapnya seakan tengah mencari sesuatu dari dirinya.

Di tengah gelapnya malam dan lampu kamar yang temaram. Angin dingin di akhir musim membuat suhu lebih rendah hingga keduanya harus menyembunyikan diri dibalik selimut. Lia menatapnya tanpa bicara. Tak bohong. Tatapan Lia itu berbahaya baginya, terutama jantungnya.

"Just want to make sure..."

"For what?"

"Something that every people told me about you...

...How old are you now?" Tanya Lia tanpa memutuskan pandangannya dari yang lebih muda.

"Nineteen this year. Wanna get some drink?" Tawar Jake bercanda. Sekedar mengingatkan seniornya itu kalau dia benar-benar sudah berada di usia legalnya.

"I can't..."

Mendengar itu, Jake menaikkan sebelah alisnya. Jeno bilang Lia pernah minum bersamanya. Tapi sekarang gadis itu mengatakan tak bisa minum. Siapa yang berbohong?

"Aku bisa minum, tapi aku tak menyukainya..."

Mendengar itu Jake langsung mengangguk paham. Memang tak semua orang kuat saat minuman beralkohol melewati tenggorokan mereka. Jangankan untuk melewatinya, menyentuh lidah atau penciuman saja ada orang yang tak menyukainya.

"Kau pernah mencobanya?"

Yang lebih muda mengangguk pelan.

"Ingat saat pergantian tahun aku izin tak jadi menemuimu dengan alasan mencari kampus?"

"Kau berbohong?"

"Aku mabuk..." Jawab Jake sambil tertawa pelan mengakui dosanya. Yang mengirim pesan pun bukan dirinya melainkan Jeno yang tak enak pada Lia karena ia tahu rencana jalan full day dua orang itu.

Mendengar jawaban polos itu, Lia ikut tersenyum juga.

"Teman-teman seusiaku mengajakku minum. Untung saja kak Jeno langsung sadar dan menemukanku. Kalau tidak, mungkin aku akan berjalan pulang dan berakhir tertidur di salah satu kursi taman..." Candanya lagi yang membuat Lia tertawa pelan.

"Kau memang sudah dewasa..."

"Hhmm... Aku bukan anak-anak lagi,kak..."

Suara Jake yang terdengar serius membuat suasana kembali hening. Kini nampak seperti Jake lah yang tengah mencari sesuatu dari mata Lia yang menatapnya.

Tangannya bergerak perlahan dan menangkup pipi seniornya itu. Memberikan usapan pelan dengan ibu jarinya, Jake membuat Lia merasa merinding seketika.

"Aku sudah cukup dewasa untuk menunjukkan ini..."

Seperti slow motion yang tak bisa dihindari, mata Lia membulat kaget ketika tiba-tiba Jake menempelkan bibir mereka. Tak sekedar sekilas, yang lebih muda bahkan langsung menarik hingga tubuh mereka tak berjarak. Dalam rengkuhan yang lebih muda, Lia masih terkesiap. Melihat mata Jake yang terpejam masih membuatnya sulit berpikir harus merespon seperti apa. Belum lagi kesadaran pertama kali nya malah tertuju pada debaran jantungnya yang seakan bisa saja menembus rusuk saking kencangnya.

Oh Tuhan. Apa dia benar-benar menyukai pemuda itu? Menaruh hati tanpa sadar padanya? Atau ini hanya sekedar reaksi dari rasa kaget semata?

Kesalahan. Tak melakukan penolakan membuat Jake merasa mendapat izin hingga mulai melumat bibir seniornya itu membuat Lia makin kaget. Refleksnya malah membuat tangannya yang sedang berada di depan dada Jake meremat baju pemuda itu. Pergerakan pelan yang lebih muda tanpa tanda akan mengakhirinya membuat Lia makin tak tahu harus merespon bagaimana hingga membuat matanya ikut terpejam erat. Entah,malu rasanya seakan tak ingin melihat langsung itu semua.

Senyum tipis muncul melihat respon yang nampak menggemaskan baginya, Jake mendekap tubuh Lia lebih erat dengan kedua tangannya. Kakinya bahkan berani mengapit kaki jenjang Lia yang sedikit terekspose karena seniornya itu hanya menggunakan celana pendek. Tak mau berpikir lebih jauh lagi, Jake berusaha membatasi imajinasi liarnya.

Biarkan hanya seperti ini. Sampai disini dulu. Sampai seniornya itu menyadari dan menerima perasaannya. Terbiasa dengan semua, karena dirinya tak sudi untuk menahan ego kepemilikannya lagi.







.
.
.















Ihh...author lupa belum upload hari ini 😂🙏🏻

Just Wanna Be Yours (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang