------Happy reading------
Gemini nampak gelisah dalam duduknya, dia sekarang tengah menunggu Fourth di dalam mobil.
"Gw ga berani gw gak berani...." Gumamnya sembari mencengkram stir kemudi dengan kuat, matanya terus melirik secara bergantian pada map dokumen di jok sampingnya dan ponselnya
"Gimana kalo dia-"
Cklek!
"Gem? Ar'u oke? Dari luar mobil aja keliatan loh muka paniknya, kenapa?" tanya Fourth, dia mulai masuk sembari memindahkan map merah itu ke pangkuanya agar tak terduduki
Gemini mengigit bibirnya dengan tatapan yang terus kesana kemari
"G-gimana kalo dia marah.." rilihnya takut membuat Fourth tersenyum kecil memaklumi
"Engak, gaakan marah ko, aku percaya dia pasti sayang sama kamu. Meski emang suka marah marah sih" katanya lalu terkekeh kecil membuat Gemini cemberut
"Kamu ga bisa ngerasain jadi aku sihh!" kesalnya membuat Fourth gemas sendiri
"Gem, sini dengerin, " Fourth menarik wajah Gemini agar menatapnya secara penuh, dia mengelus rahang tegas itu dengan lembut sembari tersenyum
"Your dad.. Pasti selalu sayang sama kamu. Kalo aja kamu ngelihat sisi dia yang lainya pasti kamu bakal sadar seberapa sayang dia sama kamu gem." katanya membuat hati Gemini sedikit tenang namun juga bertanya tanya
Apa benar ayahnya itu menyayanginya?
Sisi lain apa yang belum dia lihat dari ayahnya?
"Sisi lain.." Gemini bergumam pelan tanpa sadar membuat Fourth terkekeh dibuatnya
"Mending kita tanyain sama orangnya langsung gimana? Emang kamu ga penasaran?" tanyanya membuat Gemini mengagguk meski ragu
"Tapi.. Pertemuan terakhir aku waktu itu-"
"Gausah pikirin hal yang udah terjadi, aku yakin papa kamu juga bakal ngerti alasan kamu ko. Trus juga kamu bawa hal bagus sebagai hadiah buat dia kan? Pasti dia seneng." katanya membuat Gemini menghela nafasnya berat, semoga saja semua ucapan Fourth benar.
"Okee kayanya hari ini aku aja yang nyetir, kamu cukup duduk diam buat istirahatin pikiran kamu ya?" katanya lalu mulai membuka pintu mobil untuk bertukar posisi, takutnya nanti ada apa apa dijalan. Apalagi Gemini lagi gak fokus kan?
Setelah bertukar tempat akhirnya mereka mulai melaju membelah jalanan pagi ini dengan tenang menuju kegiaman Gemini.
***
Gemini berdiri dengan gelisah di hadapan pintu rumahnya, dia sedang menunggu sang pemilik rumah membukakan pintu untuk mereka.
Tadinya si mo nyelonong masuk, tapi cepet cepet di cegah ama Fourth. Gak sopan katanya, padahal ini juga rumah dia:)
Cklek..
Pintu besar rumah terbuka lebar menampilkan sosok berwibawa dengan wajah tegasnya menatap kedua pemuda yang tengah berdiri di depan pintu rumahnya
Fourth dengan ramah tersenyum hangat "Selamat pagi pah, lama ga ketemu.." katanya membuat Gemini menatapnya heran, sapaan seakrab itu?
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA PERTAMA? | GeminiFourth
Romance⚠️ WARNING❗ Mengandung bahasa kasar, homophobia silahkan menjauh karna karya ini berisi tentang boyslove ------- Gemini gak nyangka kalo cowo yang abis dia tolong saat di danau itu bakal menarik perhatian dia,cowo manis yang berhasil jadi cinta per...
