17. | Berbeda

561 47 3
                                        

-------Happy reading-------

Fourth berkaca pinggang sambil ngegeleng heran lihat Gemini yang malah asyik nyebat di ruang tengah, puntung roko dimana mana, cangkang snak dan beberapa kaleng soda kosong yang berserakan

"GEMINI!" teriaknya marah, sang empu yang dipanggil malah berdehem singkat menanggapi

Merasa geram, Fourth berjalan mendekat, mengulung lengan baju pendeknya hingga bahu sembari berkaca pinggang dengan wajah kesalnya.

"Kamu kenapa bikin ini berantakannn! Beresin cepet! Semalem kemana aja hah gak pulang?! Pulang pulang malah udah berantakin ini!" omelnya marah sambil menjewer kuping Gemini bikin sang empunya ngeringgis sakit

"Sshh sakit yangg..bentar mata aku masi perih.." katanya sembari berusaha melepaskan jeweran Fourth dari telingganya dengab gestut lemas

Fourth ngernyit, bau alkohol dari Gemini bikin dia nutup hidungnya

Fourth melepasnyaknya dia menghela nafanya lelah. Udah kehitung 2 minggu semenjak mereka ganti status jadi tunangan, tapi gak tau Kenapa akhir akhir ini Gemini jadi bandel.

Dia jadi suka ngeroko di apart, pulang malem, dan lebih milih cllubbing sama temen temenya ketimbang dirumah aja kelonan sama Fourth dirumah. Fourth jadi curiga kalo...

"Mau bobo dulu bentar yaa? Ntar di beresin ko~ ngantuk yangg" katanya memelas, setelahnya Gemini merebahkan tubuhnya di sofa tanpa mendengar respon Fourth

Fourth memejamkan matanya lelah, memijit pangkal alisnya lalu berjongkok, menunduk dalam,hatinya sakit melihat Gemini jadi kaya gini..

Tanpa sadar air matanya keluar tanpa diminta, tubuhnya bergetar menahan isakan yang hendak lolos di depan tubuh Gemini yang kini sudah tertidur.

Tapi gagal. Dia terisak, menyedihkan rasanya kehilangan sosok yang dulu begitu hebat dimatanya kini jadi berandalan dan pemabuk. Mengapa Gemini sulit terbuka padanya? Padahal masi banyak hal yang ingin ia ceritakan bersama sosok tegap itu. Padahal masi banyak kegiatan yang harus mereka lakukan bersamaa.

Tapi kini jelas berbeda, Gemininya sudah terasa asing.

"Kenapa si.. Kamu berubah nya jauh banget gem.. " katanya rilih hampir tak terdengar

Gemini yang memang belum sepenuhnya tidur bergumam bertanya, "Kenapa.. Sayang?" tanyanya dengan suara serak khas orang mabuk

matanya masi terpejam, namun tanganya bergerak menggapai sosok di sebelahnya, begitu tangan itu menyentuh punggung gemetar Fourth, Gemini membuka matanya cepat, melirik Fourth yang kini tengah menunduk sembari terisak kecil

Dia melotot kaget, "Kamu kenapa sayangg?" tanyanya panik, dia menarik lengan Fourth hingga tubuh kecil itu jatuh di pelukanya, Fourth pasrah.

Menangis sejadi jadinya dalam pelukan pria brengsek yang sialnya sanggat ia sayangi ini

Gemini yang merasa heran hanya bisa mengelus lembut punggung bergetar Fourth,meski ia tak tau apapun saat ini namun ia juga tau betapa sedihnya Fourth saat ini melihatnya terisak begitu kuat

"Cupp cupp.. Kesayanganya gemi gak boleh nangis mulu Ishh" katanya memenangkan

Padahal dirinyalah yang membuat Fourth menangis keras begini:)

"Kamu beda banget.. A-aku gak sanggup gem.." katanya lirih dengan suara bergetarnya, Gemini mengerutkan alisnya binggung

"Kalo ada masalah tu-cerita..hikss.. J-jangan malah lari ke club sama anak anak, ningalin aku sendiri-hiks aku binggung.. " Fourth kembali menangis keras

CINTA PERTAMA?  | GeminiFourthTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang