09 : Trapped

115 18 0
                                    

Sayangnya, di luar dugaan, satu serangan mengacaukan segalanya. Salah satu dari tiga penyerang tiba-tiba saja muncul dari belakang, menyingkirkan Bibi dengan mudah dan merangsek ke arahnya, mengumandangkan kekehan samar yang menjengkelkan. Dalam sekejap, penjahat itu telah berada di tengah mekanisme ruangan yang bergerak, tepat di belakangnya.

"Mau melarikan diri ke mana, bocah? Tidak ada tempat aman bagimu selain dalam pelukan orang-orang yang terkasih. Nah, aku bermurah hati mengirimmu untuk bergabung dengan mereka."

Aroma minuman keras menyerbu penciuman Xiao ge saat pria menakutkan itu terus mengoceh sambil mendekat padanya. Dia melihat sebuah kayu panjang di tangan orang itu.
Semua terjadi begitu cepat. Apa yang terakhir kali diingat Xiao ge adalah bayangan hitam kayu panjang yang melesat ke arah kepalanya. Dia sempat menghindari serangan itu, tapi si penjahat mabuk menyerang dengan membabi buta.

Xiao ge masih berjuang untuk lari menuju ruangan rahasia di ujung lorong. Si penyerang mengejarnya secepat bayangan, melayangkan satu serangan lagi. Tubuh Xiao ge seketika tersungkur tepat ke dalam ruangan rahasia, mencium lantainya yang berlapis debu. Diiringi tawa penuh kemenangan dan rasa puas akan pembalasan dendam, pria biadab itu menahan pintu dengan satu kakinya agar tidak menutup, tapi satu gerakan terakhir dari Xiao ge telah berhasil mendorong si penjahat. Dia menutup pintu, mencegah pria itu masuk ke dalam ruangan penyimpanan harta karun keluarga Zhang sekaligus menjebak Xiao ge di dalam kegelapan.

Untuk beberapa lama, Xiao ge merasa tubuhnya ringan, seakan bisa terbang tinggi ke tempat dia di mana air sungai yang bening mengalir. Namun ia tidak bisa benar-benar pergi. Senyumnya telah lenyap dan benda-benda antik tak ternilai harganya seakan beterbangan mengitari tubuhnya yang malang.

=====

Xiao ge mondar-mandir sendirian dalam kamar di lantai dua rumah kosong yang tenang. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya di jendela, mengamati dan mendengarkan, menikmati angin musim panas dan aroma tanaman merambat yang berbau harum.

Dia terus memfokuskan pandangannya pada pegunungan yang jauh, biru dan tenang di langit. Kawanan burung melayang tinggi di angkasa, begitu tinggi hingga ia bertanya-tanya apakah mereka bisa menyentuh awan.

Awalnya, dia menulis hari dalam seminggu, bulan, dan tahun di dinding. Dia bermaksud mencatat waktunya di dalam rumah itu, tetapi setelah beberapa saat dia mulai melewatkan satu atau beberapa hari. Segera, hari, bulan, dan tahun menjadi campur aduk yang tidak berarti. Dia menghabiskan waktu dengan musik dan dunia imajinasi yang tak bertepi. Terkadang dia merasa terhibur, kadang merasa sedih dan sesak. Bahkan ia merasa ruangan kamarnya yang luas menyusut menjadi penjara.

Terkadang sunyi mengepungnya. Namun pada waktu tertentu ia merasakan kehadiran orang lain, samar di siang hari tapi jelas dan nyaring di malam hari.
Terkadang, dia merasa sangat gelisah hingga meringkuk dalam bayang-bayang, matanya terpejam, jari-jari menutup telinganya, dan ia tak bergerak, menunggu semua suara pergi.

Musim mengikuti satu sama lain berputar-putar seperti angka jarum jam. Daun jatuh, salju turun, hujan turun. Bunga mekar, bunga layu, bunga mati. Salju turun lagi. Lagi dan lagi.

Sarang burung di bawah atap menemukan jalan ke dalam ruangan. Pohon tumbuh semakin tinggi. Cabang mereka menyebar, mengelilingi rumah. Dahan dan rantingnya menyentuh atap. Di musim panas, daunnya menekan kaca jendela dan menghalangi sinar matahari.

Dia tinggal di kamarnya dan menunggu. Dia tidak lagi tahu siapa atau apa yang dia tunggu. Sesuatu, seseorang.
Dia lebih kesepian dari yang bisa dibayangkan siapa pun.

Suatu hari dia melihat seorang anak laki-laki berdiri di halaman rumah tepat di samping rumahnya. Dia satu-satunya manusia yang balik menatap padanya. Xiao ge ingin meraih tangan anak laki-laki lain itu, tapi sudah terlambat. Dia sudah pergi, dan dia sendirian di ruangan sepi.

In The Light of The Moon (Pingxie) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang