part 17

193 8 1
                                        


"Emang gue peduli?"tanya el

Seketika muka chaca berubah menjadi masam,dengan keberaniannya chaca mendorong El yang membuat kepala El terbentur.

"Rasain siapa suruh gak mau minggir"ucap chaca dengan tidak merasa bersalah

"ELO"geram el sambil menunjuk muka chaca

Chaca melipat tanganyah di dada dan mengangkat alisnya satu"salah siapa sendiri yang tidak mau minggir"setelah mengucapkan itu chaca langsung pergi tanpa meminta maaf terlebih dahulu

Sedangkan El menatap punggung chaca yang mulai menjauh dengan tatapan tajam nya

"El kening elo berdarah"ucap felix

Seketika El memegang keningnya,yang ternyata benar berdarah

"Gila tuh cewe Ngedorong el nya keras banget"ujar felix

"Dia kaya gak takut sama EL"Ucap rafa

"Bukan nyah dia menarik bukan?"ucap Devano

"Maksudnya?"tanya rafa

"Mungkin dia satu satunya cewe yang berani sama El"ucap arzan

"Cabut"instrupsi El

Kembali ke chaca,kini gadis itu berjalan ke kelas dengan mulut yang ngedumel

Tok tok

Setelah mengetuk pintu chaca langsung masuk ke  kelas

"Kenapa tuh muka cemberut?"tanya Grize

"Habis ketemu setan"jawab chaca dengan muka di tekuk

Kringg,kringgg

Suara bell istirahat terdengar,chaca dan para sahabatnya membereskan buku nya terlebih dahulu sebelum pergi ke kantin.

"Ayo,gue dah laper"ucap Grize  sambil mengelus perutnya

"Gasslah ayo"ajak chaca semangat

............................................

Kini Chaca dan ketiga sahabatnya berjalan menuju kantin,setiap jalan banyak yang menyapa mereka,yang di balas senyuman.

"Duduk di sana aja yok"ucap velisa sambil menunjuk meja yang masih kosong,yang tempatnya tidak jauh dari tempat Geng Deadly Wolf.

Chaca melihat meja yang kosong tidak jauh dari tempat Geng Deadly Wolf"ck jangan di situlah"ucap Chaca yang masih mengingat kejadia menyebalkan tadi.

"Gak ada lagi meja yang kosong Cha,selain di sana,lo gak perlu takut,kayanya kak El dan teman temannya engga akan ke kantin"ucap Grize yang berpikir mungkin Chaca takut duduk berdekatan dengan mejanya Deadly wolf,padahal sebenarnya alasanya bukan itu.

"Ck ya udah ayok"ucap chaca

"Waiters"panggil Chera

"Iya mau pesan apa nona"

"Kalian mau makan apa ?"tanya Chera

"Chaca lagi pengen makan makan nasi kuning, minumannya es teh aja"

"Kalau Gue lagi mau makanan tradisional,soto,minumannya es dawet"ucap veli

"Gue samain aja sama Chaca"ucap Grize

"Ya udah mba saya pesen nasi kuningnya 2,sotonya 1,es teh nya 2,es dawet nya 1,teruss gue pesen apa yah hmmm..."

"Ya udah mba saya pesen sate ayam minumannya air putih ajalah"ucap chera

"Baik,mohon di tunggu ya nona-nona"

Tiba tiba kantin menjadi ramai karena teriakan para gadis yang melihat dua Geng motor memasuki kantin

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

chacaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang