Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
: : بسم الله الرحمن الرحيم
●"Tundukan pandangan kalian"ucap Fatha yang rumaya keras sehingga humaira yang tertunduk mengangkat kepalanya yang melihat punggung laki-laki di depannya jangan tanya keenan juga kaget dengan suara abahnya.
Semua mendengar itu langsung menundukan kepalanya. Kini sudah sampai di kamar yang ditempati Arga. Diketuk oleh Fatha dan yang membuka Arga karna semuanya sedang tidur.
"Asslamualikum Gus"salam Arga
"Waalaikum salam"jawab Fatha
"Ada apa gus?"tanya Arga Sedangkan fatha menggeser bandanya agar terlihat Humaira memang tadi humaira tertup dengan badan Fatha.
"Loh kamu kok ikut kesini ngapain"tanya abangnya
"Mau tanya sama abang"ucap humaira
"Bicara Disini apa ditempatlain?"tanya Arga
"Disini aja"jawab humaira
"Saya tinggal dulu"ucap Fatha
"Tidak papa gus disini aja nggam rahasia"ucap humaira dan dianggukin fatha.
"Abang punya kenalan penjual bunga nggak bang tadi huma di telpon Salsa katanya bunga yang banyak dicari pembeli habis dan ada banyak pesanan bunga itu. Yang biasanya huma beli juga stoknya lagi nggak ada"ucap Humaira
"Coba tak telfonkan temen abang"ucap Arga dan merogo hapenya.
Kini huma sedang menunggu abangnya yang sedang telfonan sama temannya, menunggu beberapa menit kini sudah selesai ternyata?
"Nggak ada dek nggak restok bunga itu"ucap Arga sedangkan humaira kebingungan.
"Bentar tak tanyakan teman saya"ucap Fatha tiba-tiba sedangkan humaira mengangguk saja.
Fatha sedang menelfon temannya yang penjual bunga. Menunggu tak terlalu lama kini percakapan dihp pun sudah selesai.
"Ada kirim aja alamatnya"ucap fatha yang mumbuat humaira tersenyum.
"Makasih gus sudah membantu"ucap humaira.
"Oh iya mau minta no wa Gus Fatha mau ngirim alamat toko bunga saya"ucap Humaira dengan enteng sedangkan abangnya tak percaya dengan apa yang huma minta itu.