end the conflict

3.8K 178 11
                                        

"d-diman"

"loh salma?"

"lo gapapa kan man? Ada yang luka?" tanya salma

"engga engga ko, amann"

"sukur deh kalo gitu, lo sengaja ke jakarta?" tanya salma

"eh? emm engga, lagi main aja"

Salma hanya mengangguk anggukan kepalanya.

"ga nyangka bisa ketemu lagi disini ya sal"

"haha iyaaa yaa"

Di kejauhan paul melihat salma sedang berbincang dengan seseorang lewat kaca mobil, ia sangat mengenali siapa lelaki itu.

"salma?" ucap paul spontan

Rony yang tadi nya sudah lemas pun seketika kembali membuka matanya lebar saat mendengar nama salma.

"mana?" ucap rony

"hah? Ga ada ga adaa" elak paul

Ia sengaja menutupi keberadaan salma, karena jika sama rony tau mungkin diman akan habis ditangannya.

"anj diman!" ucap rony

"mas berhenti!" lanjut rony

Laki laki itu sudah siap siaga mengambil posisi untuk keluar dari mobil.

"ronnn tahann duluu ronn"

"ck, minggir anj paul"

"jangann ronnnnn, polisi ada di belakang. Lo ga usah ribet buat ngabisin dia"

"ga bisa! ini menyangkut salma!" beo rony membuka pintu mobil

"RONYYY!" teriak paul melihat rony keluar dari mobil sembari berlari. Dengan spontan ia ikut mengejar rony dengan panik.

Mas dito mengkode polisi untuk segera berjaga di beberapa titik.

BUGH! bogeman mentah langsung rony lempar kan kepada diman, entah ini emosi karena perusahaan, salma, atau mungkin alkohol

"ANJINGGG!"

Bughhhh! Lagi lagi rony kembali memukul diman tanpa henti

"RONYYY STOPPPP!" teriak salma dengan derai air matanya

Rony spontan melirik ke arah salma yang sedang menangis melihat kondisi saat ini.

"powl urus" ujar rony pada paul

Paul dan polisi polisi segera menyergap diman, membawa lelaki itu ke mobil polisi.

"SALL TOLONGG SALLL, AKU GA SALAHHH" teriak diman

Salma hanya menatap diman dengan ekspresi yang sulit di artikan, disisi lain salma samgat bingung kenapa diman tiba tiba di tangkap oleh polisi di tambah lagi ini bersangkutan dengan rony.

Kini menyisakan salma dan rony di tempat itu, salma menatap mata rony dengan penuh amarah.

Plakkk!

Satu tamparan mendarat di pipi rony dengan sangat keras, rony pasrah saja karna ia juga merasa pantas mendapatkan ini semua dari salma.

"brengsekkk! laki laki brengsekkk! Aku bencii sama kamu" ucap salma dengan air mata yang sudah banjir di pipinya

"caa.. kitaa omongin baik baik yaa sayangg?" ucap rony dengan lembut

"alkohol, ini jelas jelas bau alkohol. rony minum alkohol?" batin salma

Plakkkk!

Tamparan kedua kembali salma layangkan pada pipi rony

you are mine - salronCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang