Hari ini sudah pukul jam satu siang, Darren yang terlalu fokus dengan berkas-berkasnya dan sempat berfikir kenapa rasanya dirinya ingin mual padahal dia belum makan sama sekali, sekali mual sekali tidak, Darren menyenderkan tubuhnya kebelakang kursi, menatap langit-langit kamarnya sembari memperhatikan foto pernikahan dirinya bersama Aura, entah kenapa besar cinta Darren pada Aura melebihi mencintai dirinya sendiri. Huh apakah ini yang sudah tuhan berikan, seorang wanita yang menjadi istrinya untuk selamanya? Darren dulu berfikir mungkin dia akan hidup bahagia dengan Dania tetapi itu sebuah kesalahan karena bahagia hidupnya bersama Aura
Ceklek
Pintu kantor Derren terbuka dan mata Darren melirik siapa yang tidak, lelaki itu menyipitkan matanya dan menatapnya dengan tatapan sebuah keanehan
"Dimana putriku?"tanya Alaric
Darren menaiki alisnya, setiba-tiba lelaki itu masuk dan menanyakan Aura? Darren membangunkan tubuhnya menatap Alaric yang sudah menahan tangannya, setelah mendengar kabar dia menceraikan Dani tanpa sebab lalu dia memberitahu jika Aura di apartemen Darren, ternyata saat dirinya kesana sama sekali tidak menemukan dimana Aura, bahkan sudah menanyakan kepada penjaga jika Aura tidak pernah menginap di apartemen milik Darren, apa Darren sudah membohongi dirinya dan kemana putrinya itu?
"Kamu bilang dia di apartemen kamu, aku sudah kesana tidak ada Aura, dimana dia?"tekan Alaric
"Untuk apa mencarinya?"tekan Darren
Alaric menatapnya dengan tatapan aneh, salah seorang ayah mencari putrinya? Alaric tersenyum tipis apa dirinya akan membiarkan dia bisa melukai adik dan putrinya, walaupun Darren sudah menceraikan Dania dia tidak akan membiarkan putri nya tergantung kepadanya, sebagai ayah sudah menjadi tanggung jawabnya bukan
"Hah, aneh sekali kamu Darren dan salah aku mencari putriku?"
"Tidak, kamu menanyakan dimana Aura dan kamu lihat aku di kantor bukan bersama Aura"balas Darren
Alaric hanya diam dan menatap tajam mata Darren, rasa kesal dan bencinya mendengar kabar jika dia menceraikan adiknya tanpa sebab, bisa-bisanya diam melukai keluarganya. Alaric mendekati Darren menarik kerah bajunya dan mata mereka sama-sama terkunci, dalam hati Alaric sudah bersumpah tidak akan membiarkan Darren menceraikan Dania, jika Darren menceraikan Dania bukan itu menjadi masalah besar? Mereka akan menjadi perbincangan di sosial media karena seorang Darren telah menceraikan Dania dari adik Alaric, bukankah itu akan membuat nama baik Darren jadi buruk
"Ingat, katamu itu sungguh membuatku marah, kamu tau? Aku akan membawa adikku ke amerika dan tidak akan pernah bertemu kamu lagi jika kamu menceraikannya!"ancam Alaric dengan serius
Huh benarkah? Darren menepis tangan sahabatnya itu lalu tersenyum manis dan kembali duduk, ya biarkan Alaric membawa adiknya itu asalkan Aura akan tetap bersamanya, bahkan Darren sungguh bahagia jiga Alaric kembali hanya membawa Dania
"Silahkan"jawab Darren santai sembari menyeruput sebuah teh hangat
Katakan, Alaric sudah muak dengannya bisa-bisanya dia berani berbicara seperti itu, apakah dia tidak memikirkan perasaan dirinya?
"Hebat sekali, kamu menikahi adikku hanya untuk menyakiti saja."kata Alaric
"Tentu tidak"
"Lalu?"Alaric mendekati Darren dan berdiri didepan Darren
Darren menatapnya penuh tajam, salah sendiri dia menyuruh Dania untuk membawa anaknya untuk tinggal bersamanya, seandainya Dania tidak menyuruh dan meminta izin kepadanya mungkin saja Darren tidak akan pernah bertemu Aura bahkan tidak akan pernah berkhianat, tapi sayangnya dia bersyukur hari ini Dania membawa Aura kerumahnya oh tentunya Darren beruntung memiliki Aura dibandingkan Dania, oke Darren akan mengatakan jika Dania bisa segalanya tapi apakah Dania bisa menjadi Aura? Aura istri yang dari dulu dirinya inginkan menjadi istri menuruti kemauan suaminya sedangkan Dania saja tidak pernah menuruti perintahnya untuk memberinya jatah
KAMU SEDANG MEMBACA
OM DARREN (21+) (TAMAT)
FantasyJatuh cinta dengan keponakan sendiri? Darren William jatuh cinta dengan Aura Wilson yang sebagai keponakan saat pertama kali bertemu. Aura Wilson juga mencintai Darren tapi ia memikirkan tantenya yang saat ini tidak tau perbuatan mereka berdua sela...
