Saat Reksa berbalik ternyata dia Damian yang sedang menatap nya datar dengan melipat kedua tangannya di dada.
"Siapa dia?!"tanya Damian datar penuh tekanan.
Reksa mengangkat sebelah alisnya 'kenapa dia harus tau?' begitulah kira-kira isi pikiran Reksa.
"Bukan siapa-siapa"jawab Reksa mengendikkan bahu nya.
Saat ia akan berbalik Damian berkata.
"Temui Daddy dikamar, Reksa!!"titah Damian datar.
Reksa mengendikkan bahunya
"Terserah"ucap Reksa acuh lalu berjalan menaiki tangga menuju kamar nya.
Damian hanya memandangi punggung Reksa hingga tak terlihat lalu senyum miring terlihat di bibir Damian.
.
.
.
Kini Reksa telah memakai baju tidurnya karena ia habis mandi, ia sedikit penasaran kenapa Daddy nya menyuruh nya untuk ke kamar nya.
Keluar dari kamar tidak lupa mengunci pintu kamarnya, ia berjalan ke kamar Damian lalu mengetuk pintunya.
Tok
Tok
Cklek
Terbukalah pintu dengan memperlihatkan Damian yang sedang bertelanjang dada, ia mempersilahkan Reksa masuk ke dalam kamarnya.
Reksa duduk di sofa yang ada di dalam kamar Daddy nya, sedangkan Damian hanya melihat nya lalu menyusul duduk di samping Reksa.
"Ada apa Daddy menyuruhku kesini?"ucap Reksa mengangkat sebelah alisnya.
"Daddy hanya ingin bertanya, siapa barusan, apa dia pacar mu?"ucap Damian penuh penyelidik.
Reksa menatap tajam Daddy nya,
"Dia bukan pacar ku!, Dan lagi pun gu-khem aku tidak gay Dad!"ucap Reksa kesal ingin rasanya berkata kasar tapi ia tidak mau di hukum lagi.
"Sudahlah kalo Daddy cuma ingin bertanya seperti itu aku pergi dulu"ucap Reksa berdiri.
Saat akan melangkahkan kakinya tiba-tiba Damian menarik tangannya cukup kuat hingga ia tak bisa menyeimbangkan tubuhnya berakhir ia berada di atas tubuh Daddy nya dengan tangan Damian yang berada di pinggang nya.
Reksa terkejut namun saat ia akan bangkit, pelukan di pinggang nya semakin mengerat.
"Singkirkan tangan mu Dad!"ucap Reksa datar.
Tapi Damian malah menelusup kan kepalanya di perpotongan leher Reksa untuk mencium aroma yang membuat nya candu.
Ia semakin rakus menghirup aroma yang ada di Reksa, hingga tak sadar bahwa Reksa sedang menahan rangsangan yang diberikan oleh Daddy nya.
Reksa semakin bergerak gelisah karena ia merasakan benda yang menonjol di area selangkangan Daddy nya.
Tiba-tiba Damian menarik dagu Reksa hingga membuat mereka berhadapan, Reksa terlihat sexy, karena nafsu Damian sudah berada di puncak nya ia langsung menyambar bibir Reksa rakus.
Reksa terkejut dengan apa yang dilakukan Daddy nya lantas ia pun mendorong dada Damian dengan tangan nya namun itu tidak berhasil, ia mencoba lebih kuat agar bisa bangkit namun apa?
Ia malah tidak sengaja lututnya menekan area selangkangan Daddy nya, Reksa melotot kaget saat hendak pergi kedua tangannya dipegang oleh Daddy nya
"Kau akan pergi setelah melakukan kekacauan ini? Hm"ucap Damian bersmirk.
Reksa mengangkat sebelah alisnya 'kenapa jadi gue? Itu salahnya' begitu lah isi pikiran Reksa.
"Kau saja yang mudah tegang"ucap Reksa datar padahal dia juga sama aja.
"Oh ya?"ucap Damian berdiri lalu berjalan menghampiri Reksa mengikis jarak antara kedua nya.
Tangannya terulur ke arah pinggang Reksa, mengelus elus nya. Reksa mendorong tubuh Damian namun Damian mendorong tubuh nya menjadi terbaring di atas kasur. Lalu ia menaiki Reksa diantara paha. Ngerti gak?ngertiin aja lah ya.
"Apa yang mau Daddy lakukan hah!!"ucap Reksa marah mencoba memberontak.
Damian membawa kedua tangan Reksa ke atas kepala nya lalu mengikat nya dengan sabuk pinggang yang ada disana.
"Hanya memberikan kenikmatan, boy"ucap Damian tersenyum.
Reksa panik kakinya mencoba menendang nendang namun itu sia-sia. Damian membuka celana Reksa menelusup kan tangannya ke celana Reksa lalu mengeluarkan penis Reksa yang sudah tegang.
Mengurut nya ke atas ke bawah dari pelan hingga cepat. Reksa yang awalnya memberontak kini merem melek merasakan penis nya di kocok oleh tangan kasar Daddy nya namun itu membuat nya nikmat.
"Ah nghh Da-dhm ughhm sh-topnhm"ucap Reksa lemas.
Entahlah ia menjadi sangat sensitif terhadap rangsangan yang dilakukan oleh laki-laki. Ini pasti ada kaitannya dengan kalung itu.
"Ahh cumh nghh Dad-dyhh mmhh argghhng"desah Reksa saat pelepasan nya sampai.
Damian yang melihat itu tersenyum miring, "bagaimana? Enak kan boy?"goda Damian menaik turunkan alisnya.
Reksa masih mengatur nafasnya terdiam. 'menarik, haruskah ku coba?' batin Reksa bersmirk.
Tbc.
Gatau lagi mau ngetik apa😭.
Sebenarnya guys aku tuh gak tau mau drop cerita ini atau tetep lanjut soal nya gajelas bgt pliss😭😫.
Setiap baca cerita ini aku malu sendiri sumpah huhuu(っ˘̩╭╮˘̩)っ.
Udah dulu yaa babayyy😊😆
Janlup votemen nya woyy 🌟🌟🌟😘.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perubahan Terhadap REKSA ||ON GOING||
Science FictionBagaimana jika seorang pemuda yang terkenal nakal dan dingin dibenci keluarga nya sendiri karena kenakalan yang pemuda itu perbuat!!?. Tiba-tiba dia mendapatkan keajaiban yang membuat kehidupannya berubah drastis. Haruskah ia mensyukurinya?atau memb...
