08

834 71 10
                                        



Kini di meja makan seluruh keluarga Reksa sedang sarapan bersama dengan diliputi suasana sunyi hanya terdengar dentingan alat makan. Terdengar suara kursi ternyata itu Reksa, semua yang berada di meja makan melirik ke arah Reksa saat dia sudah berdiri hampir melangkah namun terdengar suara dingin dan tegas menghentikannya.


"Mau kemana?!"Tanya Damian


Reksa menoleh sambil mengangkat sebelah alisnya "ada apa?"ucap Reksa datar


"Kau tidak boleh pergi saat anggota keluarga belum menghabiskan makanan nya, sekarang duduk!"ucap Liam tegas

Reksa menghela nafas nya lalu duduk kembali di kursi nya. Mereka melanjutkan sarapan mereka, namun tiba-tiba ada sebuah tangan yang mendarat di paha Reksa, reksa yang melihat itu mengerutkan keningnya namun saat tangan itu mulai mengelus-elus pahanya ekspresi Reksa jadi datar."


"Singkirkan tangan mu!"ucap reksa datar.


Semua yang ada dimeja makan mengangkat sebelah alisnya bingung.


"Hm, kenapa harus, gue suka paha lu"ucap Zayn bersmirk di samping kanan reksa.


Anggota keluarga yang ada disana terkekeh."Singkirkan tangan mu Zayn! Kau membuat reksa tidak nyaman"ucap Damian tegas menatap Zayn tajam.


Zayn terkekeh geli "ayolah Dad, dia milik kita semua , kenapa kau sangat serakah sekali dad"ucap zayn mengejek


Reksa yang mendengar itu mengerutkan keningnya bingung lalu menatap mereka tajam, lalu ia menjauhkan tangan Zayn dari paha nya dengan keras.


"Diamlah, gue bukan milik siapapun!"ucap reksa tajam lalu beranjak pergi menuju kamar nya. Meninggalkan meja makan itu yang menatap ke arah nya dengan tatapan yang penuh nafsu.


Tengah malam, saat Reksa sedang tidur lelap ada seseorang yang masuk ke dalam kamar nya yang kebetulan tidak dikunci. Dia masuk berjalan mendekat kearah ranjang reksa dengan smirk diwajahnya, saat sinar bulan menembus ke jendela kamar reksa kini terlihat bahwa ternyata yang masuk ke kamar reksa adalah Liam. Liam duduk di tepi ranjang dengan smirk diwajahnya lalu mulai menggerakkan tangan nya di paha reksa.


"nhn.."desah reksa mengerutkan keningnya saat tidurnya terganggu. Liam bersmirk dengan mata yang dipenuhi oleh nafsu.


Dia semakin berani mengelus elus paha dalam reksa.

"ahn.." tubuh reksa semakin terasa sensitif dan mengeluarkan wangi vanilla yang semakin membuat Liam bernafsu. Reksa mulai membuka matanya saat tidurnya semakin ternganggu, ia melihat Liam menatap nya penuh nafsu dengan tangan yang terus mengelus paha nya.


"ngh.. h-hentikan nhm.."ucap reksa saat tubuhnya semakin lemas.


Liam bersmirk "hm? Kenapa kamu suka kan saat disentuh seperti ini adikku?.."ucap liam di dekat telinga reksa.


Liam menggigit telinga nya reksa, lalu tangan nya mulai bergerak ke arah penis reksa, mulai meremas pelan penis reksa.


"ahh nhm s-stop nhm menjauh..nghh" tubuh reksa menggeliat.


Liam bersmirk lalu mulai membuka celana reksa perlahan hingga terlepas, mulai menggerakkan penis reksa dengan tangannya.


Reksa mendongak "ahhn nghh k-kak ahn s-stop.."tubuh reksa bergetar saat liam mulai menambah kecepatan nya.

"ahh ngh ahn L-lian ahn" desah reksa mendongak keenakan.


Liam bersmirk saat melihat ekspresi erotis adiknya itu, lalu ia menghentikan pergerakan tangan nya, reksa menatap liam kecewa dengan terengah-engah..liam yang melihat itu terkekeh mengelus lembut rahang reksa dan mulai menindih tubuh reksa.


"Tenanglah adikku, ini masih permulaan.."ucap Liam bersmirk menatap reksa yang berada dibawahnya....


TBC.

janlup votmen nya 🌟🌟🌟

Maaf gak nyambung hehe..

Makasih udah baca, see you

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 14, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Perubahan Terhadap REKSA ||ON GOING||Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang