3

24 1 0
                                        

Hari berikutnya, Yeona izin ke supirnya untuk pulang agak telat, selebihnya nanti di kabarin sama Yeona. Waktu di antar sama Jake pulang, Jake cuma drop, lalu pulang. Jadi Yeona pun ga bilang ke siapa siapa tentang diantar pulang sama Jake. Sampe sekolah, Yeona langsung jalan ke lokernya, pas dia masuk masukkin bukunya, ada yang datang menghampiri Yeona.

Yeona noleh, "Kenapa?" Tanya Yeona.

Jake senyum tipis, "Botol minum lo ketinggalan kemarin di bawah, deket meja," Ucapnya.

Yeona ngangguk dan tersenyum, "Makasih, Jake," ucapnya dengan singkat.

Jake senyum, "Mau ke perpus?" Tanya Jake.

Yeona berdiam sejenak sebelum dia ngangguk, "Mau, nanti pas pulang," Jawabnya.

Jake senyum, "Okay kalo begitu. Gue tunggu," ucapnya sebelum Jake jalan menuju kelasnya, ninggalin Yeona yang diam diam bhagia karna bisa ke perpustakaan lagi.

Di sisi lain, Jake masuk kelas dan siap siapin kelas sebelum di samperin sama kawannya, Heeseung. Jake duduk di kursinya dan Heeseung noleh, "Abis dari mana?" Tanyanya.

Jake cuma geleng, "Perpus, biasa," gumamnya.

Heeseung sedikit curiga sama Jake yang pagi pagi ilang, tapi dia biarin sebelum guru kelas mereka masuk, di sepanjang pelajaran, tumbennya Jake fokus dan ga banyak omong. Radar curiga Heeseung makin tinggi, dan akhirnya pas guru selesai ngajar, dia langsung tarik kursi ke deket Jake. Jake noleh ke Heeseung sebelum Heeseung bicara, "Ngapain lo?" Tanya Heeseung.

Jake menghela nafasnya, "Gue ga ngapa ngapain, Seung. Gue cuma keluar kelas, ke perpus, balik lagi ke kelas. Gue ga megang apa apa," jawab Jake dengan singkat.

Heeseung, "Yakin lo? Lo ga ngerokok, kan?" Tanya Heeseung.

Jake menghela nafasnya, yang sekarang sudah menjadi bete, "Gue ga ngapa ngapain, Heeseung. Bisa ga , lo balik lagi ke meja lo dan stop plototin gue dari situ?" Tanya Jake yang sudah risih dengan gelagat Heeseung.

Heseung cuma menghela nafasnya sebelum dia kembali ke mejanya dan ngeliatin Jake dari jauh. Jake cuma geleng geleng sebelum dia noleh keluar jendela. Jake lirik lapangan dan seketika matanya tertuju ke Yeona. Yeona lagi olahraga di lapangan depan. Jake nahan senyuman kecilnya itu sambil nutupin pake tangan dan perhatiin gerak gerik Yeona yang lucu itu. Sampe akhirnya Yeona disuruh masuk kelas dan ganti baju, Jake noleh kembali ke depan.

"Ngeliatin siapa lo?!"

"BANGSAT!" Jake teriak, dan untungnya belum ada guru yang masuk. Jake berdiri dan Heeseung yang di teriakkin langsung kabur keluar kelas. Jake menghela nafas sebelum dia duduk lagi dan ga lama kemudian, guru pengajar pelajaran selanjutnya masuk kelas.

Yeona jalan menuju kelas, tapi dia ngeliat ada murid yang keluar dari kelasnya, buat Yeona kaget. Yeona noleh sebelum dia ngeliat Jake yang berdiri dan duduk lagi. Yeona ngeliat ada guru yang masuk, dan Jake fokus kembali, sebelum temannya yang kabur itu balik lagi ke kelas. Yeona lewat kelasnya sebelum dia jalan ke kelas.

"Yeona!"

Yeona noleh ke belakang dan ngeliat Jay yang lari ngejarnya. Jay senyum sebelum dia berhenti di hadapan Yeona, "Habis ini makan di kantin kaya biasa?" Tanya Jay.

Yeona ngangguk "Iya, boleh," jawabny dengan senyuman tipis itu.

Mereka berdua jalan menuju kelasnya, Yuti ambil tas yang isinya baju ganti sebelum dia ke toilet buat ganti baju. Selesai ganti baju, dia keluar stall toilet dan ngaca, beres beres, sebelum dia jalan lagi ke kelas. Di kelas, Yeona duduk dan ngeluarin buku yang dia bawa di tas. Yeona noleh ke jendela koridor dan ngeliat ada Haruto yang lewatin kelasnya. Haruto noleh dan dadah dadah ke Yeona.

Yeona yang di dadahin cuma angkat tangan aja sebelum dia noleh kembali ke depan. Jay yang ngeliat dari jauh cuma berdiam dan lanjut pelajaran kaya biasa lagi.

*****

Yeona, Jay, dan Niki lagi duduk sambil makan di kantin. Yeona ya, makan kaya biasa dan mereka berdua ngobrol kaya biasa juga, mereka berdua ketawa tawa, terus Yeona di ajak bercanda juga. Yeona iuga cuma bisa senyum, mungkin karna belum terbiasa juga sama pembicaraan mereka, makanya Yeona cuma bisa berdiam.

Yeona menoleh kesana kemari dan matanya hampir berbinar saat dia melihat Jake. Jake lagi jalan sama temannya, terlihat Jake lagi risih dengan kawannya, dan kawannya cuma ketawa tawa sambil mainin jaket yang dipakenya itu. Ga lama kemudian Jake berdiam karna ngerasa ada yang memperhatikannya, dia noleh untuk mencari sumbernya.

Jake dan Yeona saling tatap sebelum Jake ngasih senyuman dan dadah ke Yeona. Yeona yang di dadahin senyum balik dan dadah balik ke Jake. Jake senyum sebelum dia jalan lagi ke sekitar kantin buat nyari tempat duduk dan nyari jajanan yang lain. Jay noleh ke Yeona yang senyum sambil ngelamun sebelum dia bertanya, "Ngeliatin siapa?" Tanya Jay.

Yeona noleh ke Jay, "Kenapa?" Tanya Yeona yang fokus kembali ke Jay.

"Ngeliatin siapa? Kayanya lebih menarik, nih," ucap Jay sambil senyum senyum.

Yeona geleng, "Oh, ngga. Tadi ga sengaja ngeliat orang aja," Yeona jawab sambil senyum dan kembali ngobrol lagi sama mereka berdua. Dan Yeona ngerasa, lama lama mereka berdua juga nyambung pembicaraannya sama Yeona. Ga lama kemudian, bel masuk dan mereka bertiga berdiri sebelum mereka berjalan menuju kelas.

"Gue disini kelasnya," Ucap Niki sambil noleh ke kelasnya.

Yeona noleh juga sebelum ditanya sama Yeona, "Lo sekelas sama Jake?" Tanya Yeona.

Niki ngangguk, "Iya, gue sekelas sama Jake. Lo tau Jake?" Tanya Niki yang sedikit kaget itu.

Yeona senyum, "Cuma sekilas aja, gue belum kenal," jawabnya dengan singkat.

Niki ngangguk, "Yaudah kalo begitu, gue masuk ya," ucap Niki sambil berpisah dengan Yeona. Yeona berjalan menuju kelasnya dan Jay di dalam kelas nungguin Yeona sambil main HP. Mereka berdua ngobrol lagi di dalam kelas, sampe akhirnya guru pelajaran berikutnya masuk lagi.

Niki berjalan menuju Jake yang lagi ketawa bareng Heeseung sebelum dia narik kursi dan duduk depannya Jake, "Woy," sapanya.

Jake noleh, "Oy, kenapa kenapa? Ada apa?" Candanya.

Niki menghela nafasnya, "Lo tau Yeona?" Tanya Niki.

Heeseung noleh ke Jake, "Lo tau Yeona?" Tanya Heeseung lagi.

Jake noleh ke Heeseung, "Gue ga budeg, gue denger Niki nanya, lo gausah ngulang pertanyaannya. Dan iya, gue tau, waktu itu pak Harris minta tolong ngasih slip SPP kedia," ucap Jake singkat tanpa ada basa-basi lagi tentang Yeona, apalagi dengan adanya adegan dia sama Yeona yang pulang bareng.

Niki ngangguk, "Baiklah kalo begitu," jawabnya dengan singkat.

Jake noleh ke Niki, "Kenapa? Jay?" Tanya Jake.

Niki geleng, "Ngga. Tadi Yeona nanyain lo. Lebih tepatnya Yeona nanyain gue sekelas sama lo atau bukan, ya gue jawab iya. Dia ga ada nanya apa apa lagi sih setelah itu," jawabnya. Jake yang ditanyain sekilas sama Yeona itu cuma ngangguk, walau sejujurnya dia ngerasa jantungnya mau copot.

Two Sides [J•S]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang