satu detik

6 1 0
                                        

satu detik melihatmu akan terasa jauh lebih menyenangkan daripada menonton film favorit sampai beribu-ribu episode.

Karena, film yang paling aku tunggu
adalah kamu sebagai tokoh utamanya.

•••

^°°^°°^°^°°^°^°^°°^°^°°^°°^°^°°^°^°°^°°^°^°^°

Kamis manis di bulan kelahiran ku___

Dear Diaryku.

aku merasa begitu berarti untuk hari ini. Aku merasa sangat bahagia, dengan leluasa menatapnya begitu lama. Menyaksikan nya bermain bola bersama teman-teman nya.
Aku tidak tahu apa yang pangeran tampan itu lakukan setelah ini. Mungkin berjalan dengan ciri khasnya atau apalah yang pasti membuat seisi dunia ini riuh oleh pesonanya. Dengan kenyataan pahit memang mungkin aku hanya jatuh cinta sendirian.
Tapi bolehkan mengagumi ciptaan Tuhan yang indah ini? sekali ini saja , walau aku tahu semua ciptaan Tuhan itu indah. Namun indah nya dia itu berbeda.

Sampai saat ini masih terbesit dalam pikiran ku , kenapa ya? dengan tindakannya seolah tak diizinkan untuk berhenti. Tatapan itu? aku masih saja gagal mengartikan .
Dengan adanya dia yang selalu muncul di depan mataku. Dengan pesonanya yang indah dan menawan.
Jika aku memberitahu kepada teman-teman ku seolah dia begitu nyata. mereka mungkin tidak akan pernah percaya.
mungkin mendapatkan mu adalah sesuatu hal mustahil yang aku impikan . Meski begitu aku tak akan menghilangkan perasaan ku. Aku akan membiarkannya tumbuh, entahlah mungkin sampai kelulusan nanti.
Aku tak pernah peduli jika kamu telah dimiliki oleh orang lain, karena aku juga tahu aku yang lebih dulu mencintaimu sebelum kamu menjadi milik orang lain.

malam itu aku hanya duduk diam membayangkan satu hari yang membuatku merenung sunyi sampai lupa diri. karena
Membayangkan itu indah ya? jadi maaf, aku membenci kenyataan.

2024

flashback ya?..

Dunia seolah olah membungkam kehidupan ku di beberapa saat yang tak terulang kembali.

Dan rindu masih menjadi pemenangnya.

.

classmeet setelah selesai ujian memang membosankan, untuk seperti ku yang tidak menyukai olahraga. Tapi karena satu hal, sudut pandang ku melihat dunia menjadi berbeda.

Sungkan ku bilang bahwa setiap kali dia ada di dalamanya, itu selalu berhasil membuat ku tidak hanya sekedar bahagia, tapi aku bisa berhenti menjadi seorang pembenci. Seperti halnya classmeet pagi ini.

Nampak seseorang berjalan ke lapangan, dengan bayang- bayang nya yang khas, ia memakai Jersey identik dengan warna hitam, warna favoritnya.

Aku mengintip dari balik jendela kelas yang terdengar cukup ramai orang - orang bersorak mendukung para kebanggaannya masing-masing.

Aku pun ikut berpindah tempat dari kursi yang awalnya aku tempati. Kursi kelas deretan ke dua. Entah kenapa aku tertarik untuk keluar dari balik pintu kelas itu.

ternyata..
ada langkah kaki yang berhasil menghipnotis pandangan ku, hari itu.

ya dengan santainya, seseorang itu menjadi magnet satu sekolah. Di bawah teriknya matahari, ia bermain bola dengan sangat mahir. Sesekali ia mengibaskan rambut nya yang membuat para kaum hawa tak berhenti menoleh ke arahnya.
Mahakarya tuhan yang sempurna.

"feb
feb
febbbyyyy
astagaaa febbyyyyyyy!!!!!"

Aku berdiri tanpa distraksi apapun. Melina yang memanggilku pun tak dapat di gubris olehku. setelahnya dia langsung menggoyang tubuhku dan aku hampir saja terguncang.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 10 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

love in silenceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang