BAB 3 | Dukes Anne |🔞

1.3K 49 24
                                        

Summary,

Disembunyikan kurang lebih delapan tahun, diasingkan dari spiritual masyarakat lembaga istana dinastinya sendiri, dan dibesarkan dengan kasih sayang yang kurang didalam keluarga orang lain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Disembunyikan kurang lebih delapan tahun, diasingkan dari spiritual masyarakat lembaga istana dinastinya sendiri, dan dibesarkan dengan kasih sayang yang kurang didalam keluarga orang lain.

Na Jaemin, Duke's Arrandyle yang menjadi korban atas kekalahan Dinastinya,

Menjadi upeti dari Dinasti musuh, serta sengaja dinikahkan dengan Alpha bengis yang sama sekali tidak Jaemin kenal.

"Dinasti dan keluargamu sudah kalah atas kekuasaan yang ku jalankan, mulai sekarang alur mu hanya ada di tanganku Na Jaemin!" Jung Jeno

"Pangeran aku hanya bersedia menemanimu jika kau menjadikan ku permaisuri bukan gundik yang hanya kau tiduri," Na Jaemin.

.

.

"Ach,"

Sang pangeran terkejut, ketika lagi asik berdansa bersama Anne Arrandyle, tiba-tiba tubuh dari omega tersebut bergetar.

Badan Jaemin menggigil, netranya memejam seolah menahan kesakitan yang tiba-tiba.

"Anne, kau kenapa? Apa sesuatu mengganggu mu?"

Dengan sigap, Jeno mencari Haechan, dan memanggil Haechan, berupaya tanya apa yang terjadi dengan Jaemin.

"Akh, mengapa badanku terasa sangat panas,"

Sekujur tubuh dibuat bergetar, keringat datang berpeluh-peluh, akan tetapi Jaemin justru merasakan kepanasan.

"Nana, Na kau tidak apa?"

Dengan sigap Haechan lantas melihat tubuh sang sahabat yang sudah ada diposisi tidur,

"Chan, kenapa tiba-tiba badanku terasa sangat panas?," tanya Jaemin dengan nada suara merintih.

Pikir Haechan, tidak mungkin jika Jaemin mabuk, terlebih sedari tadi Jaemin saja tidak menyentuh minuman yang sudah Haechan ambil sedikit pun.

"Chan, akh bawa aku pulang,"

Rintihan Jaemin semakin tidak bisa ditahan, Pangeran yang masih melihat disana merasa sangat iba dan mencoba melangkah untuk mendekat kearah sang Anne.

"Anne,"

Jeno refleks berjongkok, menyamakan tubuhnya untuk mengangkat tubuh Jaemin agar bisa bangun.

"Pangeran maaf jika saya belum bisa berdansa lama dengan anda,"

Jaemin sebisa mungkin berlagak sopan, karena menurut nya unggah ungguh terhadap bangsawan sangat diunggulkan di dalam ilmu Emperor.

"Tidak apa-apa, tapi aku sedikit khawatir dengan kondisi mu sekarang,"

Senyuman itu datang lagi, hati Jeno kembali seperti terbangun,

"Senyuman ini lagi, masih sama persis dengan kejadian delapan tahun lalu," batin sang pangeran.

𝙳𝚄𝙺𝙴 𝙴𝙼𝙿𝙴𝚁𝙾𝚁 | 𝙽𝙾𝙼𝙸𝙽 🔞Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang