PART 12

287 12 2
                                    

Happy reading

Tolong

Tinggalkan

Jejak

Kalian

Agar

Author

Semangat

Untuk

Up

Cerita

Ini

Author POV

Rumah sakit

Adzam masuk ke dalam kamar rawat mamahnya, dan melihat dokter sedang memeriksa kondisi Mamahnya.

" Mah... " Adzam mendekat agar bisa dengan jelas mendengar ucapan dokter kepada Mamah nya.

" Bagaimana keadaan Mamah saya dok....? " Adzam

" Kondisi Bu Kartika baik-baik saja.... Sudah tidak ada yang perlu di khawatir kan lagi.... ! Besok juga Bu Kartika sudah boleh pulang kok.... "

Senyuman Adzam terukir Setelah mendengar perkataan dokter mengenai kondisi mamah nya.

" Alhamdulillah.... ! Akhirnya mamah bisa pulang juga dzam .... ! Mamah udah bosen di rumah Sakit terus..... " Kartika

" Iya mah.... ! Mamah nanti di rumah makan yang banyak ya....! " Adzam

" Kalau begitu saya permisi.... ! "

" Terimakasih dokter..... " Adzam

" Suster tolong cabut infusan Bu Kartika.... "

" Baik dok.... "

Perawat pun melepaskan infusan Kartika, Adzam menggenggam tangan Mamah saat melihat Mamah nya takut dengan jarum.

" Mah ini cuma cabut jarum infus doang .... " Adzam

" Sama aja, mama takut banget liat jarum dzam.... " Kartika

Adzam tersenyum saat mendengar Mamah yang takut jarum suntik, senyuman itu seketika hilang saat Adzam mengingat ayah nya.

( " Seandainya ayah masih ada mah, pasti ayah yang ada di posisi Adzam sekarang.... ! )

" Tolong mas Adzam ikut saya , ada obat yang harus di tebus sekarang di apotik.... "

Setelah selesai melepaskan infusan, perawat itupun meminta Adzam untuk menebus obat ke apotik untuk mamah nya.

" Iya sus .... ! Mah Adzam tinggal sebentar ya .... " Adzam

" Iya dzam... " Kartika

Adzam mengikuti perawat dan menerima resep obat yang di berikan dokter pada nya, setelah menerima resep obat itu, Adzam langsung menuju ke apotik yang berada di lantai bawah.

Di dalam lift , Adzam tidak pernah melupakan apa yang di katakan sama om nya .

*****

" Maafin om dzam.... "

" Kasus ayah kamu di hentikan.... "

******

( " Adzam yakin om .... Ayah gak mungkin penyebab kecelakaan itu... " )

Ting

Lift berhenti di lantai satu dan pintu pun terbuka, Adzam keluar dari lift dan menuju ke apotik.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 31 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

KEBOHONGAN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang