26

135 15 0
                                        

Sorry for typo 🙏














****



Saat Junghwan tersadar dirinya telah kembali ke dalam kamar yang semula ia tempati di Mansion Vampire . Junghwan yang melihat itu pun menghela nafas pelan sebelum mendudukkan dirinya di atas ranjang dan seperti biasa ia kembali memakai kemeja putih kebesaran yang di berikan oleh Junkyu saat itu .

"Kenapa menghela nafas pelan begitu?  Kecewa karena kembali kemari,  hm ". Seru Junkyu yang muncul di dalam kamar Junghwan bersama yang lainnya .

"Menurutmu ". Balas Junghwan dengan malas seraya beranjak dari atas ranjang dan turun dari sana . Pemuda itu pun melepas kemeja putih yang ia pakai hingga tak menyisakan apapun untuk menutupi tubuhnya .

"Apa yang kau lakukan ? Kenapa melepas kemejamu seperti itu ". Ucap Junkyu  .

"Apa kau ingin menggoda kami? ". Timpal Yoshi . Junghwan yang mendengar itu pun mendengus kecil .

"Apa yang ada di fikiran kalian hanya itu?  ".

"Sebaiknya kalian berdua mencuci otak kalian biar bersih ". Ucap Junghwan ketus sebelum melangkah pergi meninggalkan Junkyu dan yang lainnya ,  menuju kamar mandi di sudut kamarnya dan memasukinya .

"Apa - apan dia itu ". Desis Haruto dengan nada tak suka seraya menatap tajam pintu kamar mandi yang di masuki oleh Junghwan itu .

"Sudahlah biarkan saja , ayo pergi ". Ucap Junkyu sebelum menghilang dari sana di ikuti oleh yang lainnya .

.

.

Junghwan yang bosan di dalam kamar itu pun memilih untuk berjalan - jalan hingga pada akhirnya ,  pemuda itu memasuki sebuah ruangan yang di dalamnya berada Junkyu dan yang lainnya di sana yang membuat Junghwan menyesal telah memasuki ruangan itu dan hendak berbalik untuk keluar dari sana ,  namun suara Junkyu menghentikan langkah pemuda itu .

"Berhenti di sana , sweety . Jangan coba -coba melangkah keluar dari sini tanpa izin dariku ". Junghwan yang mendengar itu pun mendengus keras dan membalik tubuhnya ke arah Junkyu .

"Apa lagi sekarang ? ".

"Kau tak bisa keluar dari sini sebelum mendapat hukuman dari kami ". Sahut Yoshi yang berada di sebelah Junkyu .

"Hukuman???  Hukuman apa lagi sekarang, hah?  Kalian fikir aku anak kecil yang harus selalu mendapat hukuman dari semua tindakan yang di lakukan ". Ucap Junghwan tidak terima dengan keputusan semena - mena dari ke empat pemuda vampire di hadapannya itu .

"Kau lupa atau berpura - pura lupa ". Sahut Haruto dengan tatapan tajamnya .

"Maksudmu ?".

"Ck kau lupa dengan perempuan yang kau cium sebelum ke balkon sekolahmu itu,  huh". Timpal Asahi dengan nada datar namun tatapan pemuda vampire itu sangatlah tajam . Junghwan yang mendengar itu pun seketiak melebarkan bola matanya .

'Jadi mereka mengetahuinya '.

"Tentu saja kami mengetahuinya,  Sweety ". Ucap Junkyu.

ImmortalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang