🍑sebelum baca vote dulu ya sayang💦
Hari hari berikutnya terasa hambar bagi yoongi. Jimin tak lagi terlihat di taman belakang saat istirahat entah si manis itu kemana yoongi belum tau.
Seokjin dan yang lain bahkan tak habis pikir dengan hoseok yang dengan lantang mengatakan tak lagi menyukai jimin bahkan malah sangat samgat membencinya. Mereka semua tau kisah yoongi dam hoseok namun mereka tak pernah berpikir bahwa jimin akan terlibat.
"Aku tak menyngaka kau bisa tega mengatakan hal menyakitkan pada sahabat sendiri hyung!" Kim taehyung menjdi orang yang paling sedih saat tau k3jadian tempo hari bahkan dari hoseok sendiri!.
"Apa tak cukup kau lihat 1 tahun ini kita berteman dengan jimin, kau tau bagaimana dirinya!" Ujar namjoon yang juga jengkel dengan sifat sombong dan serakah hoseok.
Seokjin tak bicara ia hanya menatap hoseok dengan tajam, seokjin tau jimin, jimin bukan orang yabg haus materi seperti apa yg di katakan hoseok. Seokjin bahkan menyayangi jimin seperti adiknya sendiri.
"Kalian marah padaku hanya karna jimin?" Hoseok menaikan satu alisnya tak terima teman²nya menyalahkan dia.
"Bahkan yoongi bari sebulan pindah kesini, bagaimana bisa kau mengatakan jimin mendekati yoongi sedangkan jimin saja seperti menghindari kita karna ucapan yoongi waktu itu!!" Kini seokjin berbicara panjang lebar tak tahan dengan sikap hoseok yang serakah dan ingin menang sendiri.
"Cih kalian bodoh! Jimin itu sengaja tak bergabung dengan kita karna ia meminta yoongi datanh padanya untuk berdua!" Hoseok terkekeh seolah yang di katakan nya adalah sesuatu yang paling benar dan mutlak.
"Oh ya? Jika pun yoongi hyung menyukai jimin atau pun sebaliknya memang apa masalahnya dengan mu hyung.!" Ucap taehyung tak kalah sengit
"Tentu saja ada, hubungan kami belum selesai!! Dan Jimin itu tak selevel dengan kita! Apalgi dengan yoongi hyng bak langit dan tanah sampah!" Ucapan hoseok membuat seokjin dan taehyung mengebu gebu ingin sekali merobek mulit hoseok. Namun namjoon dengan sigap menahan mereka dan jungkook yang menangis karna perdebatan ini juga berusaha menahan taehyung.
Tak jauh dari tempat mereka berdebat kini pemuda manis yang menjadi topik pembicaraan menangis tak tahan melihat teman temannya yang bertengkar hanya karna dirinya, persahabatan mereka yang sejak kecil bahkan harus renggang hanya karna dirinya. Jimin merasa ia memang tak sepatutnya berada di tengah² mereka. Jimin hanya akan membuat persahabatan mereka terpecah belah.
"Jimin hyung.." ucap jungkook membuat semua mata tettuju pada jimin.
Dengan sigap seokjin taehyung dan jungkook menghampiri jimin yang menangis. " maafkan aku...." lirih jimin sambil menunduk.
"Jim jangan dengarkan dia. Kami percaya padamu!" Taehyung langsung merangkul jimin namun jimin hanya menggeleng.
"Apa benar kau dan yoongi hyung dekat?sejak kapan hyung?" Tanya jungkook tak kalah khawatir.
"Jim kau baik baik saja...?" Tanya seokjin.
Sedangkan hoseok dan namjoon hanya menatap mereka. hoseok menatap jijik pada jimin sambil sesekali terkekeh.
"Maaf jika karna aku kalian bertengkar... aku memang seharusnya tak berada di tengah² kalian. Maafkan aku teman teman.." lirij jimin pelan..
"Demi tuhan aku tak pernah mendekati yoongi hyung, aku tak tau bagaimana bisa hoseok hyung mengatakan itu. Sungguh!!" Lanjut jimin mengebu gebu.
"Jim sudah.. kami per..."
"Jimine..." potong seseorang sambil menghampiri jimin yang menangis. Semua mata tertuju padanya. Termasuk hoseok dam jimin..
KAMU SEDANG MEMBACA
Daffodil (Yoonmin)
Teen FictionBerada di tengah tengah mereka yang berada memang sedikit membuat jimin merasa minder. Apalagi dia hanya seorang siswa beasiswa rasanya tak pantas jika ia berteman dengan mereka yang memiliki kasta.
