Bab 32

11.7K 419 4
                                        


༶•┈┈⛧┈♛


" Gue bisa gila arghhh " frustasi Cellyn melihat berbagai kertas berisi foto, rekomendasi, surat-surat reservasi kapal pesiar.

Tolong di garis bawah dan di pertebal dengan garis miring kapal pesiar apa yang harus dia lakukan dengan itu ? trip berkedok pesta ?

Cellyn belum pernah menangani ini sebelumnya. Jika masih di area daratan, Cellyn bisa menghandle tapi di perairan ? Cellyn tidak yakin.

" Otak gue buntu, gak ada satu pun konsep yang terlintas dalam otak gue huh " pusing Cellyn menelungkupkan kepalanya di atas meja.

Ting

Bohlam lampu muncul di atas kepala Cellyn. Cellyn mengangkat kepalanya dengan mata berbinar cerah.

" Kenapa gue gak kepikiran ? " senyum Cellyn mengotak-atik ponsel pintarnya.

" Halo " teleponnya entah pada siapa.

" Hm ya kak hoam " jawab seseorang dari seberang.

" Dean lo baru bangun tidur ya ? " tebak Cellyn mendengar nada malas Dean.

" Lebih tepatnya baru tidur, ada apa kacel nelepon dini hari gini ? " saut Dean.

Cellyn memang menghubungi Dean jam dua dini hari. Mau bagaimana lagi dirinya tidak bisa tidur karena memikirkan tugas dadakan ini.

" Sejak kapan nama gue ganti kucel ? lo manggil apa ngeledek ? " ketus Cellyn.

" Kacel maksudnya kak Cellyn, nethink mulu " dengus Dean.

" Oh yaudah lo tidur aja " jawab Cellyn.

" Hah ? yaudah gue sambung tid--"

" Siapa yang suruh lo nutup telepon ? " potong Cellyn.

" Tadi katanya--"

" Otak lo yang di tidurin, mata lo gak usah, sekarang pasang telinga baik-baik " potong Cellyn lagi.

" Hm~ " malas Dean.

" Lo kan berpengalaman ya kan, secara tangan kanan dari Scoups Corp " ucap Cellyn mendayu.

Perasaan gue gak enak ini


Maaf sebagian part di hapus demi kepentingan penerbitan.

Second Chance ( Terbit ) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang