༶•┈┈⛧┈♛
" Gue bisa gila arghhh " frustasi Cellyn melihat berbagai kertas berisi foto, rekomendasi, surat-surat reservasi kapal pesiar.
Tolong di garis bawah dan di pertebal dengan garis miring kapal pesiar apa yang harus dia lakukan dengan itu ? trip berkedok pesta ?
Cellyn belum pernah menangani ini sebelumnya. Jika masih di area daratan, Cellyn bisa menghandle tapi di perairan ? Cellyn tidak yakin.
" Otak gue buntu, gak ada satu pun konsep yang terlintas dalam otak gue huh " pusing Cellyn menelungkupkan kepalanya di atas meja.
Ting
Bohlam lampu muncul di atas kepala Cellyn. Cellyn mengangkat kepalanya dengan mata berbinar cerah.
" Kenapa gue gak kepikiran ? " senyum Cellyn mengotak-atik ponsel pintarnya.
" Halo " teleponnya entah pada siapa.
" Hm ya kak hoam " jawab seseorang dari seberang.
" Dean lo baru bangun tidur ya ? " tebak Cellyn mendengar nada malas Dean.
" Lebih tepatnya baru tidur, ada apa kacel nelepon dini hari gini ? " saut Dean.
Cellyn memang menghubungi Dean jam dua dini hari. Mau bagaimana lagi dirinya tidak bisa tidur karena memikirkan tugas dadakan ini.
" Sejak kapan nama gue ganti kucel ? lo manggil apa ngeledek ? " ketus Cellyn.
" Kacel maksudnya kak Cellyn, nethink mulu " dengus Dean.
" Oh yaudah lo tidur aja " jawab Cellyn.
" Hah ? yaudah gue sambung tid--"
" Siapa yang suruh lo nutup telepon ? " potong Cellyn.
" Tadi katanya--"
" Otak lo yang di tidurin, mata lo gak usah, sekarang pasang telinga baik-baik " potong Cellyn lagi.
" Hm~ " malas Dean.
" Lo kan berpengalaman ya kan, secara tangan kanan dari Scoups Corp " ucap Cellyn mendayu.
Perasaan gue gak enak ini
Maaf sebagian part di hapus demi kepentingan penerbitan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Second Chance ( Terbit )
FantasyCellyn Valenciana Moretti putri dari pasangan Moretti yang cukup berkuasa di negara B. Cellyn di kenal sebagai pembuat onar sekaligus biang masalah yang membuat dirinya di jauhi keluarga dan teman-temannya. Namun itu semua bukan semata-mata keingi...
