🍑 chapter 12 🍇

4.8K 208 6
                                        

OKE GAESS LANJUT NI YH😁
MAKASIH YAH YG SUKA SAMA CERITA AKU.


"ada apa ini dan mengapa aku bisa merasakan sesuatu di lidah ku..apa yg sebenar nya terjadi"gumamnya.


Arfil,yang masih terheran tersebut sontak mengingat kejadian ketika Luna mencium nya,dan saat itu juga ia tersadar bahwa Luna bukan lah orang biasa ia sangat yakin bahwa itu semua ulah Luna.


"Apa yang anda sembunyikan nona"batin Arfil.

Setelah mengatakan itu Arfil pun membaringkan dirinya ke kasur lalu menutup kedua matanya dan kemudian ia pun tertidur.

Pagi pun tiba,di sisi lain Luna yang masih tertidur pulas tidak menyadari kedatangan duke.

"Sangat cantik"ucap Arfil,yang sedang menatap lekat wajah Luna dari dekat.

Setelah mengucapkan kata manis itu, Arsil pun mengambil kesempatan mencium bibir milik sang empuh yang sedang tertidur pulas.

"Manis"batin Arfil yang sedang melumat bibir Luna sedikit lembut lalu perlahan lahan menjadi kasar.

Luna yang sedang tertidur sontak tersadar dan langsung membuka matanya dan benar sja ia langsung bertatap tatapan degan mata milik Arfil yang sudah di penuhi dengan nafsu gairahnya.

"Anjirrr...gue baru bangun coo.."batin Luna.

Sementara itu Arfil yang dari tadi menatap mata Luna seketika tersadar saat melihat Luna yg hampir kehabisan nafas yang membuat nya harus menghehentikan kegiatan nya tersebut.

"Ah...a..ada apa dengan mu duke"ucap Luna sedikit ngos ngosan.

"Aku mencintai mu nona"ucap duke dengan wajah serius.

Sedangkan Luna yang mendengar kata kata tersebut sontak melotot tak percaya antara bahagia dan tidak percaya.

"Tapi kenapa tiba tiba duke?"gumam Luna sedikit tak percaya.

"Aku hanya jatuh cinta pandangan pertama padamu nona"ucap Arfil jujur.

"Um...beri aku waktu"ucap Luna singkat sedikit takut.

"Mengapa harus memberi waktu?bukan kah anda telah mencium saya sebelumnya..apa anda tidak menyukaiku"ucap Arfil sedikit kecewa.

"Anjirr...siapa juga sih yang ngak mau sama cogan kayak lu.."batin Luna.

"Bukan seperti itu duke saya hanya butuh waktu untuk menjawab nya duke."pinta Luna.

"Baiklah..aku akan menunggu jawaban mu nona jika anda sudah siap."ucap Arfil.

"Mm ya..Jagan pangil aku dengan sebutan nona,panggil aku Luna duke.."ucap Luna memberitahu.

"Baik..kekasihku Luna"ucap Arfil.

"Anjirr...bangke mimpi apa aku semalam ha!!"batin Luna,tanpa sadar wajah nya telah merona.

"Cantik"ucap Arfil.

Luna yang mendengar tersebut sontak membalik kan wajah nya menahan malu dengan membelakangi Arfil yang hanya tersenyum lucu melihat tingkah Luna yang belak belakangan dengan kejujuran nya tersebut.

"Duke sejak kapan kamu belajar kata kata seperti itu"ucap Luna yg masih merona.

"Panggil aku Arfil..Luna"ucap Arfil

"B..baik Arfil."ucap Luna.

"Anjir...ada apa sih dengan gue bisa bisanya gue malu malu kucing sama calon suami gue hadehh"batin Luna.

(LUNA)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang