Keesokan paginya, kami semua sudah berkumpul di Kafetaria seperti kemarin.
Namun, kami tidak bisa melupakan apa yang terjadi kemarin. Kaela mati karna Racun dan Anggara telah di eksekusi.
Apakah ini akan terus berlanjut?...aku masih ingin hidup...aku gak mau mati di sini.
Secara tiba-tiba, Speaker sekolah berbunyi
Evilon : "Semua murid, diharapkan semuanya datang ke perpustakaan dan berkumpul di daerah informasi, sekarang."
Kiki : "Dia mau ngapain lagi sih?."
Bangun : "Entahlah." Jawabnya berdiri di sampingku.
Kami semua pun pergi ke perpustakaan.
Sesampainya disana, kami berkumpul di daerah informasi. Disana terdapat banyak komputer, seperti warnet.
Evilon : "Akhirnya kalian datang juga, silahkan duduk." Ucapnya dan kami pun duduk di setiap tempat yang ada komputernya.
"Karna kalian semua sudah duduk, tolong gunakan headset kalian dan lihat vidio yang ada di komputer."
Mendengar itu, aku pun menggunakan headset yang telah disediakan. Setelah itu, aku pun menyetel vidio yang ada di komputer. Vidio di putar, dan terdapat keluargaku yang sedang berkumpul di ruang tengah dan mengucapkan selamat.
Ayah : "selamat ya nak, kamu sudah keterima di sekolah impianmu sejak kecil."
Ibu : "iya, ibu bangga banget sama kamu Ki. Karna sekarang kamu udah bisa menggapai impianmu, udah besar anak ibu." Ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca
Adikku : "kak, kalau ada hal menarik ceritain dong, kan aku juga mau tau kelas ultimate itu ngapain aja, hehe." Ucapnya sambil tertawa kecil
Secara tiba-tiba, Video mengalami glich. Aku pun mencoba mengeklik sesuatu, namun nihil.
Setelah beberapa saat, Vidio sudah tidak mengalami glich, namun pemandangannya juga berubah. Yang tadinya ada keluargaku sedang berkumpul di ruang tengah, berubah menjadi ruang tengah yang hancur berantakan dan banyak darah dimana-mana.
Sunyi di dalam Video berakhir ketika aku mendengar suara Evilon di dalam Video dan tertawa-tawa dengan sangat senang
Evilon : "Ahaha!, selamat! Karna kalian sudah di terima di sekolah ini~, Semoga kalian bisa saling membunuh lebih banyak buat lulus dari sini ya~, ahaha!!."
Video pun berakhir dan komputer pun langsung mati. Aku pun melepas headsetku dan melihat ke arah yang lain.
Saat aku melihat yang lain, yang lain juga sangat shock dengan vidio tersebut.
Evilon : "Gimana?, Vidio nya bagus kan?." Ucapnya dengan nada mengejek.
Bangun : "heh! Banjingan!, keluargaku kamu apain!?."
Evilon : "Aduh-aduh~, galak banget sih?. Tenang aja, keluarga kalian aman...di atas sana~, Ahaha!." Ucapnya dan dia pun langsung menghilang tanpa jejak.
Kami semua terdiam. Ada yang marah-marah, ada yang menangis, dan ada yang terdiam seperti aku.
Setelah beberapa saat, sedikit demi sedikit kami pun keluar. Sebaiknya besar kembali ke kamarnya masing-masing.
Saat aku ingin keluar, aku dihentikan oleh kenes.
Kenes : "Ki, bisa kita bicara sebentar?." Ucapnya
Setelah melihat vidio itu, aku sedikit takut untuk bertemu orang hanya berdua saja.
Kenes : "tenang aja, ada yang lain kok...lagi pula aku juga kan yang bilang ke kamu buat jangan terlalu percaya sama orang lain kan?." Ucapnya

KAMU SEDANG MEMBACA
DEATH CLASSROOM
Misteri / ThrillerAwal tahun pelajaran sekolah "Future Hope" yang baru telah dimulai, tempat anak-anak dengan keahlian khusus bersekolah. namun, ada yang tidak beres dengan keadaan di dalam sekolah itu. semuanya sangat berbeda. sebenarnya apa yang sedang terjadi?. ==...