Chapter 26

778 70 26
                                        

Happy reading



"Mile temenin beli es krim~" ucap Apo manja sambil bergelayut di lengan Mile.

"Bentar sayang" jawab mile masih fokus main, Apo merasa kesal saat melihat mile masih bermain game, dia bermain game sejak satu jam yang lalu!

"Aku banting hp kamu ya kalau ga bangun-bangun" ancam Apo.

"Iya sayang ini mau selesai" mile memandang Apo sebentar dan kembali fokus ke layar ponselnya.

Apo mengepalkan tangannya, menarik ponsel mile dan..

Sret...

BRAK!!!

Mile bengong, ini Apo beneran banting ponsel dia sampe berkeping-keping.

"Sa-sayang"

"Kelamaan ayo jangan sampai kamu yang ku banting nanti!" Kesal Apo dan berjalan keluar.

"Lagi pms ya dia" Tanya Mile ke dirinya sendiri, dia tidak marah Apo membanting ponselnya dia hanya heran Apo kenapa hari ini?



Mile menatap lengannya yang dipeluk erat Apo, tumben Apo seperti ini.

"Awas aja kamu lagi nanti main game!" Ucap Apo tiba-tiba.

"Ponsel nya udah kamu hancurin sayang gimana mau main game"

"Oh iya" Apo tersenyum senang, menarik Mile untuk duduk dibangku taman.

"Apo kenapa hari ini?" Tanya Mile, yang ditanya lagi fokus memakan es krim nya.

"Apo ga papa hari ini"

"Masa? Kok tadi kesel, lagi pms ya sayang?" Setelah berkata seperti itu mulut Mile di sumpal oleh Apo dengan es krim.

"Mphhh...."

"Aku pukul ya!"

Mile menelan es krim tersebut, menatap Apo dengan horor, ini pacarnya kagak ketukar sama dedemit kan?

"Kenapa natap kek gitu? Aku colok matanya pakek stik es krim baru tahu rasa!" Segera Mile mengubah ekspresi wajahnya, ucapan Apo sepertinya bukan main-main.

"Kamu sakit sayang? Ayo aku anterin pulang kalau memang lagi sakit"  menatap wajah Apo yang bingung dengan ucapan Mile.

"Aku ga sakit! Ini semua karena kamu suka main game makanya aku kek gini!" Ucap Apo jujur, dia teringat dengan ucapan Jennie beberapa hari yang lalu.

Flashback

"Jen lu ngapain sih main game terus?" Tanya Apo kepo ke Jennie yang setiap pulang sekolah langsung bermain game.

"Hehehe gue dapat gebetan Po dari game ini makanya selalu main game" cengir Jennie, akhirnya dia tidak terlalu ngenes meski LDR.

"Lah emang bisa orang dapat pacar dari game? Baru tahu gue Jen"

"Bisa aja po, banyak kok temen kita dikelas main game dan punya pacar dari game" jelas Jennie membuat Apo mengangguk kepalanya bertanda mengerti.

"Jadi kalau ada orang yang bermain game terus menerus itu artinya dia ada gebetan atau pacar gitu" ucap Apo dan Jennie menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan Apo.


Flashback off.

Mile hanya tersenyum dengan sabar saat mendengarkan penjelasan Apo, mau marah juga gak bisa, mau nyalahin Jennie dengan ucapannya tetapi ucapan Jennie ga salah juga cuma kurang tepat aja.

"Sayang dengerin aku ya, aku mana mungkin punya gebetan atau pacar di game sedangkan ada kamu yang udah jadi pacar aku" mile menangkup kedua pipi yang semakin berisi itu.

"Kamu itu udah cantik, imut, montok mana mau aku sama seseorang yang belum jelas bentuk nya kek gimana dalam game"

Cuppp

Mengecup singkat bibir merah yang dari tadi menggoda mile.

"Jadi Mile ga selingkuhi Apo?" Tanya Apo dengan wajah memerah.

"Tidak sayang dan tidak akan pernah kepikiran untuk selingkuhi Apo"

"Hehehe maaf tadi hancurin ponsel mile"

"Tidak apa nanti Mile bisa beli yang baru"

"Ya sudah ayo anterin Apo pulang, Apo tiba-tiba merasa ngantuk" mile hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Apo seperti ini anak kecil.

Dengan sigap Mile langsung mengendong Apo, karena terlalu biasa digendong Apo tidak malu lagi dan lebih tepatnya sudah nyaman.

"Sayang kalau nanti ingin tahu tentang sesuatu jangan bertanya kepada Jennie"  ucap Mile sambil mengelus rambut lembut Apo.

"Kenapa?"

"Ikuti saja apa yang mile perintahkan" Apo yang tidak ingin tahu hanya mengangguk kepalanya.

Ini adalah hal yang benar untuk mile lakukan, karena menurut Mile, Jennie adalah sahabat sesat!






TBC

Kok gitu?✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang