Bab kali ini lumayan panjang, jadi jangan lupa vote dan komennya
Tandai kalo ada typo
...
Happy Reading
☾︎──────°❀•°✮°•❀°──────☽︎
47. Sebuah Kenyataan
Sontak Azura menoleh terkejut mendengar suara seseorang dari belakangnya. Azura kira hanya ada Jayden yang ada di ruangan ini ternyata ia salah, di depannya kini ada Drivar yang menatapnya seolah meminta penjelasan.
Azura berdiri dari tempatnya, mengusap wajahnya kasar yang basah akibat air matanya. Mereka berdua saling pandang satu sama lain.
"Bisa kau jelaskan perkataan barusan itu, Nona?" desak Drivar menatap Azura tajam.
"Apa maksudmu? Memang apa yang aku katakan?" elak Azura.
"Jangan mencoba mengelak, aku mendengar semua ucapanmu sejak kau masuk ke sini. Jadi, aku minta sekarang kau jujur, apa maksud perkataanmu tadi."
Azura menghela napas panjang, "Mungkin kau tak akan percaya dengan apa yang ku katakan ini, dan mungkin kau akan menanggapi ucapanku ini sebagai lelucon. Aku kembali ke masa lalu setelah aku mengalami kecelakaan yang merenggut nyawaku di kehidupan pertamaku."
"Mungkin terdengar mustahil, tapi kehidupanku yang sekarang ini adalah kehidupan kedua ku. Terdengar sangat konyol bukan?"
Drivar menggeleng pelan, "Aku percaya dengan ucapanmu, karena aku mengalaminya juga," ucap Drivar mampu membuat Azura terkejut.
"Sungguh? Jadi kau dan aku sama-sama kembali ke masa lalu?" tanya Azura tak percaya yang mendapat respon anggukan dari Drivar.
"Awalnya aku merasa ini semua hanya mimpi saat aku kembali ke masa lalu, tapi setelah bertemu kembali dengan Jayden, aku merasa Tuhan ingin memberiku kesempatan lagi untuk membantunya," jelas Drivar pada Azura.
"Azura, apa kau ingat tentang surat yang aku berikan padamu saat di pemakaman Jayden?"
"Aku ingat, tapi aku belum sempat membacanya karena aku mengalami kecelakaan saat pulang."
Drivar menghela napas berat, "Sebelum aku memberi surat itu padamu, aku sudah membacanya terlebih dahulu." Drivar beralih menatap Jayden yang masih memejamkan matanya.
"Apa isi surat itu?" tanya Azura penasaran.
Drivar kembali menatap Azura, lalu ia tersenyum tipis, "Dalam amplop surat itu ada buku kecil di dalamnya, dan menurutku buku itu bukan buku biasa. Jayden pernah bilang ia mendapatkan buku itu dari seorang nenek tua."
"Apa yang membuatmu yakin jika itu bukan buku biasa?"
"Karena di akhir halaman buku itu, kertasnya berbeda dari halaman sebelum-sebelumnya. Jika kertas yang lainnya berwarna putih, tapi berbeda dengan kertas halaman terakhir itu yang berwarna coklat tua."
"Dan apa kau tau, apa yang Jayden menulis apa di bab terakhir itu?"
Flashback on
Setelah jasad Jayden di evakuasi dan di bawa ke rumah sakit, Drivar masih berada di apartemen Jayden membantu pihak kepolisian untuk menemukan apa penyebab kebakaran ini terjadi. Saat masuk ke dalam kamar Jayden, ia menemukan sebuah buku kecil dengan motif kuno yang terjatuh di bawah meja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Thread of Destiny
Fantasy[ FANFICTION : TIME TRAVEL SERIES ] ☠️ WARNING TYPO BERTEBARAN Azura Gabriella, seorang psikiater yang mengalami kecelakaan ketika sedang pulang menuju rumahnya. Tanpa Azura sangka, dirinya kembali ke 6 tahun yang lalu saat dirinya masih kuliah. Sa...
