bab 5

125 12 0
                                    

Wang yi kini sedang melayani sebuah pelanggan saat pelanggan selanjutnya entah kenapa ia merasa malas untuk menanggapi pelanggan tapi mau bagaimana lagi jadi ya sudah lah

"Selamat datang di kafe love story. Apa yang ingin anda pesan?" kata wang yi dengan lembut

'Kenapa sih harus zhou shiyu yang jadi pelanggan.' batin wang yi sambil menunggu zhou shiyu yang sedang melihat menu

"Aku ingin pesan caffe latte nya 1." ucap zhou shiyu sambil menatap wang yi"ada lagi?" tanya wang yi zhou shiyu pun menggeleng

"Okey silakan di duduk di kursi mana saja dan nanti akan kami antar pesanan anda." kata wang yi zhou shiyu pun lalu meninggal kan wang yi dan duduk di kursi nya wang yi pun lalu menghela nafas lega

"Wang yi," panggil seseorang wang yi pun lalu menatap orang yang memanggilnya ternyata orang itu adalah jia li, jia li adalah salah satu teman wang yi yang ada di kafe

"Ya ada apa jia?" tanya wang yi terhadap jia li "wang yi, apakah kau ingin bertukar posisi dengan ku, aku jadi kasir dan kau yang membuat kopi nya." wang yi pun lalu mengangguk dan bertukar posisi dengan Jia li

Wang yi pun membuat kopi caffe latte dan beberapa kopi pesanan para pelanggan lain nya. Setelah beberapa saat wang yi akhirnya selesai membuat kopi ia pun lalu mendekat ke arah jian cheng dan memberikan sebuah nampan yang berisi kopi

"Wang yi, bisakah kamu yang mengantarkan kopi ini." kata jian cheng wang yi pun lalu menggeleng dengan cepat

"Tidak tidak aku tidak bisa kau saja." tolak wang yi dengan tegas jian cheng pun membujuk wang yi agar mengantarkan kopi itu sampai akhirnya wang yi mau mengantarkan kopi itu kepada pelanggan yang memesan kopi itu dan kopi terakhir yaitu kopi caffe latte yang dimiliki oleh zhou shiyu

'Aduh kenapa harus zhou shiyu sih, ck malas banget aku ke meja dia.' wang yi pun akhirnya berjalan menuju meja zhou shiyu dengan langkah kaki yang berat. Wang iy pun sudah berada di meja makan milik zhou shiyu

"Permisi ini kopi yang Anda pesan." kata wang yi dengan sopan sambil meletakkan kopi caffe latte milik zhou shiyu, zhou shiyu pun lalu mengangguk pelan. Wang yi pun lalu berjalan menuju ke arah dapur dan tiadak sengaja melihat san yi yang sedang membantu mencuci gelas wang yi pun kemudian mendekat ke arah san yi

"San yi kamu ngapain disini?" tanya wang yi san yi pun tersentak kaget "kamu gak liat aku lagi ngapain," kata san yi dengan kesal

"Liat kok." kata wang yi dengan santai "kalau kamu liat ngapain nanya." kata san yi wang yi lalu tertawa kecil

"Iya iya maaf yaudah kalau gitu aku mau kedepan dulu ya." kata wang yi berpamitan dengan san yi

"Hemm." dehem san yi yang berarti 'iya'. Wang yi pun keluar dari dapur dan mendekati Jia li "Jia aku mau jaga kasir." kata wang yi dengan memohon Jia li pun mengangguk dan mempersilahkan wang yi menjaga kasir

Beberapa saat pun telah berlalu kini waktu para pegawai kafe untuk istirahat sebentar sebelum melanjutkan aktivitas nya kembali, wang yi kini duduk di salah satu kursi kosong. Saat sedang asik santai dan memejamkan matanya tiba-tiba saja ada sebuah suara yang begitu lembut berbicara kepada nya "hey... Apakah aku boleh duduk disebalah mu?" tanya orang itu wang yi pun lalu mengangguk pelan wang yi pikir itu adalah Jia li atau jian cheng tapi ternyata bukan

Saat wang yi membuka matanya ia melihat zhou shiyu yang berada si sebelah nya, saat wang yi ingin bangkit dari kursinya tiba-tiba ada yang menahan tangannya wang yi pun berbalik menatap zhou shiyu

"Wang yi, kau ingin kemana?" tanya zhou shiyu wang yi pun lalu duduk kembali "memangnya kenapa jika aku menjauh dari mu, dan lagi pula terserah aku mau kemana." jawab wang yi dengan dingin zhou shiyu pun lalu menghela nafas panjang

Wang yi dan zhou shiyu [SQHY]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang