bab 12

27 19 0
                                    




"Alah ngaco." Ucapku dengan muka memerah.

Dia hanya terkekeh. Mungkin ini pertama kali nya aku tersipu karena perkataan orang. Dan orang itu adalah seorang Zein Bumantara.


Bel pulang pun tiba, hari ini mas Bentala tak bisa mengantarkan aku pulang. Dan tadi Zein sempat menawarkan untuk pulang bareng. Dan disini lah kita sekarang ditaman balekambang yang lumayan dekat dengan SMA entah kenapa zein mengajak ku kesini.

Kita duduk direrumputan. Ditemani jajanan dan esteh yang sudah kita beli tadi.

"Ana kamu tau ga. Ini Adalah tempat yang paling aku sukai, jika aku sedang sedih, marah aku pasti datang kesini."

"Kenapa tempat ini?."

"Karena tempat ini. Hanya satu satunya kenangan keluargaku."

"Emang dimana keluarga mu sekarang?."

"Entah."

"Zein kamu tau tidak. Aku baru pertama kali diajak ketaman dengan orang lain selain keluargaku."

"Oh ya. Jadi aku orang yang beruntung dong menjadi orang pertama yang mengajak mu kesini."aku hanya terkekeh pelan.

"Em Zein aku boleh tanya?."

"Tanya saja. Kamu tak perlu ijin kepadaku."

"Apa benar tahun lalu ada kasus diSMA kita tentang pembuliyan"

"Ada."

"Kira kira kenapa dia dibuly."

"Tak tau. Sudah lah ayo kita pulang langit sudah mulai gelap."

Aku pun berdiri dan mengikuti langkah zein yang semakin menjauh. Kenapa orang itu, sepertinya Zein marah kepada ku, apa karena aku tanya tentang pembulyan itu dia marah. Aku harus meminta maaf kepada dia.

"Zein tunggu." Teriak ku mengejar zein.

Dia hanya diam.

"Kamu marah?. Aku minta maaf klo aku ada salah."

"Kamu enggak salah."

"Trus kenapa tadi kamu ninggalin aku."

"Tak apa aku hanya ingin mengerjai mu."

"Awas aja nanti. Akan ku balas lebih kejam."

Dia hanya terkekeh. Aku sudah pulang sedari tadi. Dia tadi mengantarkan ku sampai depan rumahku. Aku tersenyum saat mengingat wajah usilnya dan senyumannya. Sekarang senyumannya adalah candu ku.

Tadi kita juga sempat berfoto bersama setelah melewati banyak drama dulu. Aku melihat kembali foto foto tadi kita. Dia tersenyum manis dikamera ku. Disana juga banyak aib kita berdua. Hahaha lucu sekali dia.









Terima kasih banyak sudah membaca

Jangan lupa vote dan komen

Maaf kalo typo

Hts an aja bangga


Belenggu Kasih Dikota BengawanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang