19. Mama Love's Rita

528 57 5
                                        

22.00

Setelah kejadian tadi, Pharita hanya melamun di tempat dan tak lama membereskan unit nya yang tidak terlalu berantakan

"Sshh.. sakit" ringis Pharita mengobati luka di pipi nya

Ting nong!

"Ya!" Ucap Pharita dengan pincang berjalan ke pintu

Ceklek

"M-mama?" Ucap Pharita terkejut saat melihat Mama nya baru tiba

"R-rita? D-dimana Chayan?" Tanya Kazumi terkejut melihat keadaan Pharita, namun gengsi untuk sekedar bertanya 'kenapa'

"Ayah di Shiny Sky hotel" jawab Pharita

"O-oh begitu. Y-ya sudah, maaf mengganggumu, aku akan ke hotel saja" ucap Kazumi

"Tidak apa, ayo masuk dulu Mama" ajak Pharita menggandeng Mama nya masuk

Di dalam

"Mama tiba sendiri? Kenapa tidak menelfonku? Aku bisa menjemput Mama" ucap Pharita dengan pincang membuatkan Kazumi teh hangat

"I-iya, aku dan Chayan berbeda jadwal terbang dan langsung ke sini saat tiba. Chayan hanya memberi tahuku alamatmu, makanya ke sini dulu" jawab Kazumi duduk di sofa ruang tamu dan melihat ada kotak P3K di mejanya

"Ouh begitu, ini minum dulu Mama, biar ku buatkan roti panggang ya? Perjalanannya kan lumayan jauh, aku tau pasti Mama lapar" ucap Pharita memasukan roti ke mesin panggang setelah memberikan teh panasnya

"T-terima kasih" ucap Kazumi

Setelah roti itu matang, Pharita pun membawa nya ke meja Kazumi

"Ini Mama, maaf hanya ada roti, aku sibuk belajar, tidak sempat belanja kemarin kemarin" ucap Pharita tersenyum dan hendak ke kamarnya

"Rita" ucap Kazumi

"Iya? Mama butuh sesuatu?" Tanya Pharita

"Sini duduk, biar Mama obati" ucap Kazumi yang iba

"A-ah, tidak usah Mama, nanti aku obati sendiri" ucap Pharita menjadi canggung

"Apa ini ulah Chayan?" Tanya Kazumi memaksa Pharita duduk dan meneteskan alkohol ke kapasnya

"I-iya, t-tapi tidak apa! Aku memang salah, aku mengecewakan Ayah" jawab Pharita diam saja saat kapas dingin itu mengenai lukanya

"Maafkan Chayan ya?" Ucap Kazumi

"I-iya, aku tau sebenarnya Ayah sayang padaku. Jalan jalan ke akuarium sangat membekas bagiku, itu semua bukti kalian menyayangiku" ucap Pharita tersenyum

"Rita tau?" Ucap Kazumi

"Semua yang Rita lakukan menyentuh hati Mama, semua hal kecil yang Rita lakukan membekas di hati Mama, semuanya membuat bangga Mama. Mau itu rangking satu, dua, tiga, sepuluh, terakhir juga" ucap Kazumi lagi

"Jangan benci Chayan ya? Jangan berpikir semua yang Rita lakukan tidak berguna" ucap Kazumi

"Mama bangga atas semua yang Rita buat" ucap Kazumi lagi

"Iya, aku tau" angguk Pharita mengangguk dan menunduk dalam

"A-aku akan menginap di sini saja, bagaimana? M-mama akan menjadi Mama mu s-sehari di sini" ucap Kazumi mengatakannya dengan canggung

"M-menjadi Mama?" Ucap Pharita

"I-iya, apa tidak apa jika Mama memilih bermalam di sini dari pada di hotel?" Tanya Kazumi

"I-iya" angguk Pharita

"Kenapa Mama harus bilang dengan kata 'sehari' padaku?" Sedih Pharita dalam hatinya

New View (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang