🅱🅴🆂🆃 🅱🆁🅾🆃🅷🅴🆁
Sudah berkali-kali yoongi mencoba menutup matanya. Namun tetap saja, pemuda itu tak bisa tidur.
"Waktumu tak banyak yoongi!!"
"Segera temukan adikmu kalau kau ingin tau alasan kepergian keluargamu ke new york tanpamu waktu itu!"
"Sebelum semuanya terlambat!!"
"Jika semuanya terlambat, kau bukan hanya akan kehilangan kebenarannya."
"Tetapi kau juga akan kehilangan hoseok!!"
"Ucapan dokter park itu terus-terusan menghantuiku!!"
"Sebenarnya apa maksudnya!!" monolog yoongi.
"Apa selama ini ada yang hoseok sembunyikan dariku?"
"Tetapi apa!!"
Sudah empat malam ini yoongi tak bisa tidur. Sebab dirinya selalu teringat perkataan hyung jimin sebelumnya.
Dilain sisi, rasa khawatir terhadap sang adik juga mulai menghantuinya. Entah karena perkataan dokter pribadinya itu, atau memang dari dalam hati yoongi sendiri.
Keesokan paginya, yoongi pergi ke sekolah seperti biasanya. Dirinya yang nampak melamun dan tak fokus dengan jalan di depannya, tanpa sengaja menabrak teman-temannya sendiri.
Brukk
"Jangan marah, kaulah yang menabrak kami!!" jelas jimin. Menoleh kebelakang dan mendapati yoongi lah yang baru saja menabraknya.
Yoongi terdiam. Tak mengatakan apa-apa dan malah lanjut berjalan. "Yoon, kau mau kemana?!" tanya taehyung.
"Ke kelas!!" jawab yoongi tanpa menoleh.
"Tetapi kelas kita ada disini!!" ujar seokjin menunjuk ke arah kirinya. Dan saat itu juga, yoongi menoleh kebelakang. Namun lagi-lagi, tak mengatakan apa-apa.
Yoongi masuk kedalam kelas begitu saja. Sedangkan keempat temannya masih berdiri di depan pintu. "Ada apa dengan anak ini?!" tanya jungkook pada teman-temannya.
Setelahnya, mereka berempat masuk. Duduk mengelilingi yoongi yang nampak melamun di kursinya.
"Yoon, kau sakit?" tanya taehyung.
"Tidak!!"
"Lalu kenapa sikapmu aneh sedari tadi?" tanya taehyung lagi.
"Kau juga nampak melamun."
"Apa yang sedang kau pikirkan sebenarnya?!!" kali ini jungkook yang bertanya.
Yoongi tak menjawab. Namun pemuda dengan jaket hitam itu malah mengeluarkan sebotol obat dari dalam tasnya.
"Apa itu?" tanya seokjin. Mengambil alih obat yang sebelumnya ada di tangan yoongi.
"Aku menemukannya dari dalam laci kamar hoseok!!" semua atensi yang sebelumnya mengarah ke botol putih itu, kini beralih fokus ke arah yoongi.
"Benarkah?" tanya jimin, sedangkan yoongi mengangguk. "Hmmm."
Jungkook merebut botol itu dari tangan seokjin. "Tetapi obat apa ini!!"
"Apa mungkin obat tidur?" pertanyaan itu berasal dari taehyung.
Jimin tiba-tiba menggelengkan kepalanya. "Tidak-tidak."
"Itu bukan obat tidur!!" semua mata tertuju ke arah jimin. Sedangkan yang di tatap melanjutkan pernyataannya.
"Aku sering sekali kesusahan tidur saat malam hari."
KAMU SEDANG MEMBACA
BEST BROTHER - END
Genç KurguYoongi dan hoseok. Dua saudara dengan kepribadian berbanding terbalik. Yoongi yang memiliki sifat cuek, dingin, kaku, tidak berperasaan dan bodo amatan. Memiliki adik hoseok yang sifatnya polos, baik hati, ceria, mudah penasaran, dan tidak mudah men...
