happy reading.
Acara dimulai dengan sangat meriah bahkan rekan kerja Jeno dan Mark dari luar negeri sangat menikmati acaranya. tetapi tidak dengan jisung, sedari tadi dia hanya menganggukkan kepala agar tidak terlihat gugup. tetapi bukan itu yang ia maksud, perasaannya sedari tadi tidak enak dan dia tiba tiba terpikirkan dengan chenle, biasanya anak itu akan mengomelinya karna pesannya tidak dibalas akan tetapi ini tidak.
pikirannya sangat tidak tenang, dia beranjak dari keramaian tersebut untuk menenangkan hatinya.
dia berjalan kebelakang, tujuannya adalah taman meskipun kecil, dia memikirkan caranya agar ia bisa membujuk sang ayah agar dirinya tidak dipindahkan sekolahnya keluar negeri.
flashback..
"Daddy akan pindahkan kamu kesekolah luar negeri jisung" ucap sang daddy
jaemin melebarkan matanya tak percaya, ada apa dengan suaminya ini?
"apa maksud kamu Jen? aku gamau aku ga setuju, sebentar lagi jie akan melihat adiknya aku juga mau adiknya jie lahir pas ada jie disini, jen"
"Kamu tau kan Na? aku sama kamu udah sering dipanggil karna jisung ga pernah masuk kelas"
"Tapi aku tetap ga setuju Jeno!! jie gaboleh kamu bawa keluar negeri kemana kamana apalah, pokoknya jie harus tetap sekolah disini!! aku yakin jie akan berubah dan jie gabakal gitu lagi nanti" ucap jaemin sambil memeluk anaknya seakan tidak boleh ada yang mengambilnya.
"bersiap Minggu depan untuk berangkat jisung." ucap Jeno lalu pergi meninggalkan jaemin yang sudah menangis.
Kenapa daddy-nya sangat berubah drastis?
flashback off.
"TOLONGHHH, EMMHHHH!!!"
Jisung Melihat seseorang yang dipaksa diseret menuju mobil, bahkan wanita itu memberontak.
jisung sangat ingin menolongnya, tetapi dia hanya melihatnya bahkan wanita itu melihatnya dan meminta pertolongannya.
"kasian sekali wanita itu, dia pasti akan dijadikan mainan baru." ucap jisung tanpa perduli.
wanita itu terus memberontak dan berhasil kabur setelah menendang benjolan pada selangkangan orang yang akan menculiknya tadi.
"WOY ANJING, SINI ADA YANG GUA MAU TANYAIN KE LO" wanita itu menarik tangan jisung dan berlari dari tempat itu agar tidak ketahuan.
setelah dirasa aman dan tidak dikejar lagi, si wanita tadi menghirup nafasnya dengan sangkat rakus.
jisung yang hanya melihatnya juga menghirup nafasnya, apa ada jengan wanita gila ini?
"Yakk gila, lo Napa kagak tolong gua tadi hah?! padahal gua itu nyari lo kesini buat ngasih info penting goblok"
jisung hanya diam tidak berminat menanggapi.
"ini- hah gila cape anjing, ini tentang chenle"
jisung dengan cepat membenarkan postur tubuhnya dan menatap wanita itu dengan serius.
"katakan, ada apa dengannya?"
"gini.."
flashback on
Giselle sedang membaca buku ditempat peninggalan pabrik garam ditengah hutan, disaat sedang membaca buku tiba tiba dirinya dikejutkan dengan suara dobrakkan pintu dengan kaki.
"ANJING KAGET GUA" teriak Giselle.
"brisik Lo, jaga tuh anak gua ada urusan yang harus dikerjakan." ucap sullyoon.
ya seseorang yang menyemprotkan minyak pada wajahnya chenle adalah sullyoon dan membawanya kabur ke gudang seperti ini.
"huft.. kasihan sekali anak ini, padahal dia lucu, kayaknya di jalan dia udah disiksa deh banyak banget bekas lukanya jir, WEH ANJING ada luka sayat juga gila?? ini sullyoon kejam banget.." ucap Giselle.
"kak..tolong a-aku ka..." ucap chenle terbata-bata
"gimana bisa sedangkan gue juga disini diculik jir"
"a-aku b-bisa tolong kamu untuk k-keluar dari sini"
"ngomong lo belum lancar, sini minum dulu"
Giselle membantu chenle untuk mendudukinya, setelah berhasil mendudukan chenle dia memberikan air mineral dan menodongkannya kemulut chenle, tetapi chenle diam menatap air mineral itu.
"ini air gue, gua tadi nyuri dimobilnya sullyoon, gaada racunnya juga anjir" Giselle pun meminum airnya tanpa menyentuh bibirnya.
setelah itu chenle mempercayainya dan segera meminumnya.
"tolong aku kak, tolong datang ke lokasi ini secepatnya kak aku udah gakuat buat jalan"
"ngga anjir, kita harus keluar dari gedung ini sama sama"
"cepat kak, pergi, pergi kelokasi itu dan telpon kontak yang bernama jisung atau kau bisa melihat gambar mukannya digaleri, tidak ada gambar apa apa selain gambarnya, aku tadi melihat ada motor yang tertinggal juga kuncinya, ingat jangan nyalain motornya pas masih di area sini, terus berjalan membawa motornya sampe depan gerbang, aku tau semua itu karna aku disimpan dibagasi dan aku bisa melihat jalannya"
"tapi kenapa? kita kan bisa keluar berdua bersama sama? kenapa harus gue sendiri yang keluar?"
"aku mohon kak, cepat keluar dari sini dan cari orang itu kau sudah mendapatkan lokasinya."
"tapi tapi tapi, gimana kalo gua ketahuan? kita keluar aja sama sama ayooo ishhh!!!"
"nanti ada imbalannya sialan"
"ngomong dari tadi anjing kalo ada imbalannya, kalo gini mah gua siap banget Cok"
flashback off
"terus kenapa lo ngga bawa dia aja griselaa" ucap jisung
"Giselle ya anjing, gua juga gatau kenapa dia gamau gua bawa sama dia pokoknya cepet dah lu kesana sekarang gua udah bebas gua juga udah ngasih tau lokasinya udah tau orang yang nyulik chenlenya juga dan gua dapat imbalan"
"sayang, tunggu aku kesana secepatnya."
tbc.

KAMU SEDANG MEMBACA
Poor Little Guy | JICHEN |
Romancejust jichen!! Menceritakan anak SMA Yang malang dijadikan bahan Bullyan disekolahnya dan Ayah Ibunya tidak mengaggap dirinya sebagai anaknya Karna dituduh membunuh kakaknya. Anak itu pergi dari desanya akan tidak sanggup dengan kenyataannya. © hak c...