DS - 36

1.5K 150 42
                                        

Hehe




°•°

Telat datang bulan, juga pertanyaan Arthur yang menanyakan apakah dirinya hamil atau tidak membuat Leona kepikiran hingga tidak tidur semalaman. Akibatnya, pagi ini kepala Leona sakit bukan main, ditambah juga dengan rasa kantuk yang tidak tertahan.

Hal yang sebenernya Leona juga tidak percaya bahwa dia tengah hamil adalah, karena tidak adanya gejala seperti mual, atau menginginkan sesuatu alias ngidam. Semua yang ada pada tubuhnya normal.

Tapi tunggu, satu hal yang eneh. Perutnya yang terasa lebih keras sekarang.

Oke kembali pada kegiatan KKN hari ini. Leona sudah siap tapi masih duduk lesu diatas tempat tidur. Evelyn sampai heran, hal apa yang membuat sahabatnya itu tidak memejamkan matanya barang satu menit pun. Dan mengakibatkan sahabatnya itu mengantuk berat.

"Gak usah ikut sosialisasi deh hari ini, lo tidur aja." saran Evelyn.

"Gue gak enak sama yang lain."

"Gak papa, udah diem dikamar. Gue nanti yang izin sama Dion." suruh Evelyn.

Leona mengangguk, sudah dengan jas almamaternya, Leona kembali merebahkan tubuhnya untuk tidur.

"Gue keluar, lo dirumah hati-hati."

"Hmm."

Setelahnya, Leona sendirian di rumah. Perempuan itu benar-benar tertidur dengan nyenyak sampai siang hari.

Hal yang sama Arthur alami, yaitu kembali ditundanya semua pekerjaannya. Arthur muntah 'lagi' tapi kali ini lebih parah. Lelaki itu bahkan tidak bisa hanya untuk sekedar berdiri karena tubuhnya yang benar-benar lemas.

"Gue panggil dokter aja ya, Thur." Yolanda bersuara. Perempuan itu dengan setia memijit tengkuk Arthur yang kini orangnya tengah duduk dihadapan kloset.

"Udah mendingan? Ke kamar lagi ayo." ajak Yolanda.

Arthur dengan sedikit susah berdiri dibantu Yolanda. Dipapahnya tubuh besar Arthur oleh Yolanda untuk berbaring diatas tempat tidur.

Setelah Arthur berbaring nyaman, Yolanda segera meraih ponselnya dan menghubungi dokter pribadi keluarga Maverick.

"Gue udah panggil dokter. Tunggu aja dulu beberapa menit, gue ke dapur buat teh anget." Yolanda keluar kamar.

Tidak sampai lima menit, Yolanda sudah kembali ke kamar dengan satu gelas teh hangat.

"Arthur, bangun dulu."

Devil Sister || ft. Whitory (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang