⚠️ Warning, agak disturbing ⚠️
Hoseok melangkah keluar dari kamarnya dengan ekspresi tenang, menghampiri Taehyung yang menunggunya di luar. Taehyung mengangguk sekilas sebelum berjalan mendahului.
Mereka menuju sebuah kondominium berwarna putih yang terletak di belakang mansion, tampak modern namun tampilannya sama sekali tidak mencolok dan terlihat membosankan.
Beberapa pria berjas terlihat berjaga di area sekitar kondominium, namun tidak terlalu dekat dan menjaga jarak.
Mereka berdua kemudian memasuki ruangan tersebut, Taehyung membawa Hoseok ke sebuah perpustakaan. Ia menggeser sebuah buku di sebuah rak, dan rak tersebut terbuka selayaknya sebuah pintu memperlihatkan sebuah lorong gelap panjang.
"Aku harap hyeong punya daya ingat yang baik, sekali saja hyeong salah berbelok atau salah jalan. Aku tidak yakin bagaimana keadaan hyeong nanti"
Hoseok hanya mengangguk dan mengikuti kemana arah Taehyung pergi, hingga akhirnya mereka sampai di sebuah pintu baja yang tampak kokoh. Taehyung membuka kunci tersebut setelah menekan beberapa kode di pintu tersebut. Ternyata itu adalah sebuah lift dengan hanya berisikan 3 tombol lantai di bawah nya.
Taehyung membawa Hoseok kedalam pintu tersebut, lalu menekan tombol 3 dan 1 secara bersamaan. Tiba-tiba saja, sebuah laser hijau keluar dari lampu kecil di atas tombol-tombol lift. Sepertinya itu adalah eye scanner untuk mengkonfirmasi identitas.
"Bukankah ini merepotkan? Aku tau itu"
Hoseok tidak berkomentar, hanya memperhatikan apa yang dilakukan Taehyung. Saat di dalam lift, alih-alih naik ke lantai 3 di atas, Hoseok merasakan lift bergerak turun. Mungkin sekitar 4 lantai ke bawah.
Dan benar saja, mereka benar-benar ada di sebuah ruang bawah tanah. Ruangan tersebut tentu saja tidak gelap dan menakutkan seperti drama-drama horor dan thriller yang Hoseok tonton. Ini lebih seperti ruang bawah tanah dalam serial mata-mata super Amerika atau apapun itu.
Saat keluar dari lift, hoseok disambut oleh lorong cermin dengan lampu-lampu biru di langit-langit. Tampilan cermin tersebut membuat kesan lorong tersebut menjadi luas dan membingungkan.
"Ayo hyeong"
Taehyung kembali membawa Hoseok ke sebuah pintu raksasa yang hoseok kira terbuat dari material baja berkualitas sangat tinggi, Taehyung meletakkan jarinya di salah satu bagian pintu tersebut hingga sebuah suara seperti suara sistem terdengar.
"Identity has been verified, Welcome to the red flower. Where your soul and body are, they are no longer yours here"
Pintu raksasa tersebut akhirnya terbuka, memperlihatkan sebuah tempat yang sangat besar dengan banyak pintu raksasa lainnya.
"Ayo, yang lain menunggumu"
"Yang lain? Siapa?"
"Banyak orang, usahakan saja yang terbaik dan sebisa mungkin jangan terluka"
Hoseok masih proses kejadian, namun Taehyung membawa Hoseok kedalam sebuah ruangan putih dengan lampu-lampu besar mengelilingi ruangan berukuran 10x10 m² tersebut.
Hoseok melihat sekeliling, terdiam beberapa saat sebelum akhirnya memasuki ruangan tersebut.
Ruangan itu besar dan dingin, diterangi oleh lampu neon putih yang menusuk mata. Di tengah ruangan, beberapa orang sudah berkumpul. Jimin sedang meregangkan tubuh, Jungkook duduk di sudut dengan wajah malas, sementara Yoongi berdiri dengan tangan tersilang.
Di depannya, seorang pria paruh baya berdiri dengan sikap tegas. Pria tersebut memperkenalkan dirinya sebagai Mr.Lee atau Lee Dongwook, salah satu orang kepercayaan dari kepala keluarga kim—seseorang yang dikatakan memiliki pengaruh besar juga dalam keluarga ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
BECAUSE I'M CRAZY {BTS}
Fanfiction"Keluarga yang menyenangkan bukan?' Cast : All bts members x Other Cast Not BxB ❌ Brothership Area ⚠️ Bukan BxB tapi bukan berarti semua tokoh nya normal ya guys :D pindahan akun sebelah, BUKAN PLAGIAT! 🙂