Bab 31 Menyerah

64 12 2
                                    

~~~Happy Reading~~~

༶•┈┈⛧┈♛ 𝑠𝑡𝑎𝑟𝑡 ♛┈⛧┈┈•༶

◆◆◆◆
Alan sedang duduk di salah satu bangku di taman sekolah saat ponselnya bergetar di dalam saku. Dengan malas, ia mengeluarkannya dan melihat nama di layar-Ibunya.

Awalnya ia ingin mengabaikannya, tetapi naluri dalam dirinya berkata bahwa ini mungkin penting. Maka, ia mengangkatnya.

"Alan, Opa masuk rumah sakit!"

Dunia seakan berhenti berputar.

Tanpa pikir panjang, Alan langsung bergegas ke rumah sakit. Sepanjang perjalanan, pikirannya dipenuhi kekhawatiran. Begitu tiba, ia menemukan kakeknya terbaring lemah di tempat tidur, tabung oksigen terpasang, dan beberapa alat medis berbunyi pelan di sekelilingnya.

Melihat kondisi itu, hatinya mencelos. Meski dirinya membenci bagaimana Opa selalu berusaha mengatur hidupnya, ia tetaplah darah dagingnya.

Saat semua keluarga lainnya keluar untuk berbicara dengan dokter, Alan mendekat ke tempat tidur. Mata Opa terbuka perlahan.

"A-Alan..." suara seraknya terdengar lemah.

Alan mengangguk. "Aku di sini."

Opa menatapnya dalam. "Perjodohan... Alan, lakukan demi keluarga kita."

Jantungnya mencelos. Lagi-lagi perjodohan itu. Alan mengepalkan tangannya.

"Tidak, Opa. Aku tidak bisa."

Opa mendesah panjang, lalu batuk keras. Napasnya memburu.

Dokter yang berada di dekat pintu langsung masuk, mengecek kondisinya. Alan yang melihat itu mulai panik.

"Kalau kau tak setuju... mungkin Opa tak akan bisa bertahan lama..."

Alan terdiam. Ia menatap kakeknya yang kini tampak semakin lemah.

Kepalanya terasa berat, pikirannya bercabang. Jika ia menolak, bagaimana jika benar-benar terjadi sesuatu pada Opa? Namun jika ia menerima, berarti ia harus melepaskan Zea...

Hatinya sakit.

Dengan berat hati, ia mengangguk.

"Aku... setuju..."

Opa tersenyum tipis sebelum akhirnya tertidur kembali. Alan merasa seperti seseorang baru saja mencabut sebagian nyawanya.

◆◆◆◆

Di jalan pulang, pikirannya kacau. Ia tak tahu harus bagaimana.

Terlalu banyak beban dalam kepalanya.

Dan saat itulah, ia dicegat oleh sekelompok pria berpakaian serba hitam.

Geng Dragonfire.

~Zea's tranmigrasion ~Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang