Part 18

367 71 20
                                        

Love's Eternal Obstacle

.

.

Naruto dan karakter lainnya bukanlah milik author. Disini author hanya meminjam karakternya.

.

.

Jika ada kesamaan cerita mohon dimaafkan. Sebab ini semua murni dari ide author yang terinspirasi dari beberapa komik yang author baca.

.

.

Pairing:

Naruto Namikaze x Rias Gremory

.

.

Happy Reading!
(^_^)

.

.

.

Chapter Sebelumnya

"Baik, saya akan memesan ruangan VIP di Narisawa Restaurant." Balas Naruto dengan mengulas senyumannya.

.

.

.

Start Play

Restoran mewah di jantung Tokyo dipenuhi cahaya lampu kristal yang berkilauan. Alunan musik jazz mengisi udara dengan lembut, menciptakan suasana elegan yang sempurna. Namun, di salah satu ruangan VIP didalam restoran tersebut terasa sebuah ketegangan membara dan memenuhi ruangan tersebut.

Seorang wanita bernama Rias Gremory terlihat duduk dengan tangan terlipat di dada. Wajah terlihat begitu datar dan tidak memiliki aura persahabatan yang akan diberikan kepada lawan bicaranya. Matanya yang menyala menatap tajam ke arah pria di depannya, yaitu Naruto Uzumaki, atau lebih tepatnya, Naruto Namikaze.

"Jadi selama ini, kau menyembunyikan sesuatu sebesar ini dariku?" Tanya Rias dengan nada yang begitu dingin dan amarahnya yang sangat ditahannya.

Pandangannya masih kearah Naruto dengan pandangan tajamnya. Pria itu terlihat mengenakan setelan jas hitam dengan dasi kupu-kupu yang dikenakan diatas dadanya. Mata biru lautnya terlihat begitu bersalah menatap wajah datar dari gadis merah yang ada dihadapannya.

"Rias, aku tolong dengarkan......" Ucap Naruto yang akan berusaha meredamkan amarah Rias namun sebuah tangan langsung menamparnya dengan tenaga yang begitu kuat.

'PLAK!'

Tamparan keras mendarat di pipi Naruto, membuat kepalanya sedikit menoleh ke samping. Untung saja didalam ruangan itu hanya ada Rias dan Naruto saja, sehingga tidak ada yang mendengar suara keras tamparan tersebut selain mereka berdua. 

"Tidak ada penjelasan yang bisa menghapus fakta bahwa kau membohongiku!" Ucap Rias dengan nada yang sedikit meninggi dan napasnya yang tersengal karena emosinya yang mulai menguap.

"Kenapa kau terus berbohong kepadaku?. Kau pikir aku tidak berhak tahu siapa dirimu sebenarnya?" Ucap Rias dengan memberikan pertanyaan kepada pria tersebut.

Naruto sendiri masih terlihat hanya diam dan belum menanggapi pertanyaan yang Rias berikan kepadanya. Pipinya masih terasa begitu panas dan terlihat membekas karena terkena tamparan Rias tadi. Namun rasa sakit di pipinya itu tidak dia pedulikan, malahan dia merasakan rasa bersalah yang begitu dalam kepada Rias.

Rias sendiri terlihat terus menerus menahan amarahnya dengan mencoba menggigit bibir ranumnya. Dia mencoba menahan air matanya, tapi gagal. Setetes, dua tetes air mata akhirnya mulai keluar dan tak lama, air mata itu semakin mengalir deras di kedua pipinya. Tubuhnya tampak gemetar hebat karena tak kuasa menahan emosinya yang begitu meluap-luap.

Love's Eternal ObstacleCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang