Haloha kalian yang nungguin book ini, hehe
Tristan, Jarvis, dan Harvey berjalan keliling sekolah dengan gaya konyol mereka, membuat anak-anak sekolah geleng-geleng kepala.
"Woy, liat tuh si Tristan sama antek-anteknya, kelakuan kayak tarzan lepas kandang," bisik seorang siswi.
"Alah! Udah biasa, mereka mah emang gitu. Tapi jangan salah, di luar sekolah, mereka raja jalanan," timpal temannya.
Saat melewati gerbang sekolah, suara batu menghantam besi gerbang terdengar nyaring. Mereka bertiga menoleh dan melihat sekelompok anggota geng motor menatap mereka tajam.
"Loh, kok mereka di sini?" tanya Harvey heran.
"Gak tau, tapi kayaknya bukan mau bagi-bagi permen," sahut Jarvis.
Tristan, Jarvis, dan Harvey semakin bingung saat melihat Citra dan kedua temannya dipegangi oleh beberapa anggota geng itu. Ketua geng motor itu maju dan berkata dengan nada menantang.
"Eh, kalian anak buahnya Tristan kan? Salah satu anak buah kami diserang sama pasukan kalian semalam!"
Tristan mengerutkan kening.
"Serius? Anak buah gue? Gak mungkin lah, kita gak pernah nyerang duluan tanpa perintah."
Ketua geng itu menyeringai. "Gak peduli. Sekarang ada dua pilihan: tawuran atau tiga cewek ini kami bawa ke markas."
Tristan, Jarvis, dan Harvey saling pandang, lalu menatap Citra dan kedua temannya dengan tatapan jijik.
"Bawa aja, sekalian kalo mau dipake juga boleh," kata Tristan enteng.
"Hah? Kok gitu?" seru Citra kaget.
"Iya, bawa aja. Mereka bertiga gak ada gunanya buat sekolah ini, malah bikin pemandangan rusak," tambah Harvey.
"Betul, betul, mending disumbangin aja buat yang lebih membutuhkan," timpal Jarvis.
Citra dan kedua temannya berteriak minta tolong, tapi anggota geng itu membungkam mereka dengan ciuman paksa. Tristan dan kedua temannya bergidik ngeri melihat pemandangan itu.
"Ew, jorok banget," ujar Tristan sambil memalingkan muka.
Ketua geng itu bingung dengan reaksi mereka. "Kalian beneran gak mau mereka?"
Jarvis dengan otak liciknya mulai menjelaskan.
"Sebenarnya, mereka bertiga udah gak sekolah di sini. Mereka udah dipecat sama kepala sekolah gara-gara kelakuan mereka yang gak bener. Tapi entah kenapa, mereka masih aja nongol di sini."
Mendengar itu, ketua geng motor itu mengangguk-angguk.
"Oh, jadi mereka udah gak berguna ya? Ya udah, kami bawa aja."
Saat mereka hendak pergi, Tristan tiba-tiba berseru.
"Eh, tunggu! Soal anak buah kalian yang dipukulin semalam, itu bukan anak buah kami. Tapi gue liat semalam, ada anak pake jaket kayak punya kalian dikeroyok geng lain. Gue bantuin dia."
KAMU SEDANG MEMBACA
Guyonan Mencari Cinta
Short StoryHanya cerita tentang 3 cowok asal surabaya yang sedang mencari cinta sejatinya YONGJAE! DONGMARK! JAEMJEN! JAWA SURABAYA X SOLO BXB! NGGAK SUKA SILAHKAN MINGGAT!!
