9

6 0 0
                                        

Nisa menatap takjub  tempat tersebut

" Wahhhh , masyaallah tempat nya bagus dan emang deket banget dari vila " ucap nisa masih bengong dan langsung tersadar ketika mendengar seruan cempreng mil

" wahhh banyak mainan , tante ayo main " ucap mila menarik narik lengan baju nisa

" Ayokkk"gibran menyahut

Pov nisa

Setelah itu mereka mulai dengan bermain dengan mila yg sangat bersemangat memegang tanganku kesana kemari. Padahal mila masih digendong ka ditya dan aku melihat ka ditya yang memang sedikit kewalahan

Menurutku tempat ini seperti pasar malam kalau di kampung namun versi lengkap nya bahkan lengkap banget , kami hampir mencoba semua permainan anak anak karna mila yang sangat antusias

Naik kuda mainan, trampolin , pokonya banyakk dan terakhir aku melihat jam yang menunjukan hampir magrib mataku membulat dan melirik ka ditya lalu menyenggol lengan nya pelan

" Kak udah magrib " ucap ku pelan

" Eh iya sebentar " jawabnya

" Mila ayo udahan kita sholat dulu nanti kita makan ya " ucao gibran menggendong mila yang baru aja selesai bermain

" Tapi mila lapar om " ucap mila cemberut

" iya om tau makanya kita ke masjid sholat dulu mila mau kan disayang Allah ? " Gibran mencoba membujuk mila

Dengan lucu nya mila mengangguk

" Oke , om janji nanti sehabis makan kita makan dan jajan semua yang mila mau oke ? "

" Oke , ayo om mila ingin di sayang allah " ucap mila kembali bersemangat

------

Setelah sholat magrib kita terdampar di warung pecel lele dengan mila yang makan dengan lahap dan di suapi oleh gibran yang sangat telaten dan sabar

Nisa yang melihat itu merasa terenyuh
Di zaman yang sudah sangat gaul ini Jarang sekali ada lelaki yang masih  memperhatikan anak kecil

" Em kak  biar aku saja yang lanjut menyuapi mila , aku sudah selesai ko  " ucap nisa yang merasa kasihan pada gibran yang belum makan sesuap pun , apalagi dari tadi mila yang tidak ingin turun dari gendongan gibrab

" gapapa dek , sebentar lagi selesai ko "

" ga papa kak , cepet makan "

" ga papa dek , kamu mau nambah makan atau minum Gak ? "

" gausah gapapa aku udah kenyang ayo cepet makan kak " ucap nisa dengan sedikit jengkel karna gibran banyak sekali alasan

" yaudah iya , maaf ya ngerepotin "

" ish gapapa udahh gausah nyaut lagi , cepett makan "

Setelah itu gibran makan dengan tenang dan aku menyuapi mila sambil menimpali pertanyaan random nya

Kami pulaang dengan mila yang tertidur di dikursi belakang dan pas sekali jam menunjukan pukul 7

nisa turun dari mobil

" Kak makasi banyakk bangett, maaf juga ngerepotin , dan makasi traktiran nya juga " ucap nisa dengan senyun dan sedikit menunduk. Yap benar semua jajanan dan makanan tadi semuandi tanggung oleh gibran . Nisa jadi semakin sungkan karna sangat merepotkan

" iya sama sama , ga usah sungkan kalo ada yang dibutuhkan , kabari saja " jawab gibran dengan senyum nya

" yaudah,aku pamit kak , assamualaikum "

" waalaikumsalm , selamat malam dek "

------

Esok hari nya mereka satu keluarga termasuk ka tina yang sudah menyesesaikan urusannya. terlihat ka tina dan semua keluarga ku menyerngit melihat tempat itu

" kamu tau dari mana tempat ini dek ?" ucap ka tina

" Iya kak lo tau dari mana , atau jangan jangan lo kemaren ngilang gara gara nyari tempat ini " sinta masih sinis. Padahal seneng dia

" Udah udah nanti aja nanya nya nanti keburu sore apalagi ini weekend kalo kmaleman malah makin banyak orang , oke kalian mau main yang mana dulu , atau mau jajan dulu " Ucapku

" nisa " panggil ibu

" iya bu "

" kita pulang saja , jangan menghabiskan uang untuk hal yang tidak bermanfaat " ucap ibu

" Ibu " nisa berkaca kaca Dan menunduk kemudian mendongkak dan berbicara meyakinkan kalo uang yang aku oegang cukup untuk membayar semuanya

" Bu pak kak dan adek adek percaya doang satu kali aja kalo aku banyak uang bisa kan ?" ucap nisa meyakinkan walaupun masih diberi gelengan oleh semua keluarganya. dengan muka cemberut dan sedikit sendu

" kalian susah bener ah diajak kompromi ,seharusnya aku ga usah nanya sama kalian tadi " Nisa langsung menggandeng tangan ibu dan pergi dari sana diikuti semuanya dan berakhir dengan mereka mencoba permainan karna paksaan nisa

pov nisa

aku mengucap syukur dalam hati ketika melihat senyum ibu bapak kakak dan dan adik adik ku.

Setelah bermain cukup lama dan akhirnya kami terdampar di tempat pecel lele. Yap temoat kemaren aku mila dan ka ditya makan. karna menurutku makan disini sangat enak bahkan aku sungkan untuk nambah. hehe jangan bilangin ka ditya ya ges

" kak masih ada duit nya ? " sinta berbisik di sebelah ku

" ga ada gimana dong , budget buat makan cuma 200 ribu , kamu bawa uang kan ? " candaku

" ish lo gimana kita mau makan dengan tenang kalo duit lo aja tinggal.sediki-

" bercanda bercanda muka lo panik banget deh , cepet makan "

dan setelah itu aku mendapat tatapan jengkel dan sedikit cubitan di paha

" Aw ish gue jitak ya lo , ga sopan " aku balas melotot

aku memang sangan dekat dengan sinta , bahkan hari lahir kami sama hanya beda taun saja , ibu melirik memberi peringatan

" kalian ga dimana mana berantem mulu giliran ga ada satu ditanyain. kemana , kapan , dimana " ucap kak tina

" gak yah " ucapku berbarengan dengan sinta

Kami saling melirik

" tuh tuh kan kompak banget kan bu " ucao ka tin meminta persetujuan ibu atas ucapannya Dan dibalas anggukan oleh ibu

" Tau ga nis bahkan kata ibu  kemaren pas kamu ga ada sinta yang cerewet banget nanyain kamu dimana , sama siapa , ko belum pulang " tawa ka tina dan ibu pecah seketika melihat aku melotot lalu merangkul adiku

" ciee yang kangen sama aku padahal cuma ditinggal beberapa jam doang. adiku yang galak , jutek dan dingin ini ternyata bisa swet juga " ucap ku sambil merangkul sinta yang semakin menunjukan muka galak nya

" gak ya "

" aduh swetnya adeku"

" gak "

"cie cie "

" diem ga mulut lo kak "

" cie "

sinta tiba tiba menutup mulutku dengan tangannya dan aku memberontak sebelum semakin parah bapak menengahi kami

" sudah sudah kalian ini ya tidak dimana mana berantem mulu , ayo cepet habiskan makannya sebentar lagi magrib " ucap bapak


Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 19, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My CreatorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang