Hari Rabu, Tanggal 30 April 2025
Di pagi yang cerah, terlihat seorang pemuda yang baru saja terbangun dari tidurnya. saat melangkah keluar dari kamar, ia menuju ke dapur dan di sambut meriah oleh adiknya yang habis keluar dari toilet
"Selamat ulang tahun bang!! Gak nyangka kalo lu udah semakin tua aja" Seru Ranjiro dengan nada jahil
"Gak tua juga kalik! Oiya mana kado buat gue?" Tanya rantaro sambil menjulurkan tangan
"Besok gua beliin, soalnya gua lagi gak ada duit!" Jawab Ranjiro sambil menatap ponselnya dengan santai
"Halah dasar anak tai! Btw ibu sama bapak mana?" Tanya Rantaro yang melihat lihat sekitar
"Mereka udah kerja duluan, oh ya mereka juga titip salam selamat ulang tahun ke lo, dan buat kadonya nanti menyusul"
"Ohh"
Mereka berdua berbincang bincang sebentar dan setelah itu Rantaro bersiap-siap untuk melakukan aktivitas seperti biasanya yaitu joging pagi di sekitaran lapangan.
Sesampainya di lapangan, ia melihat dua sosok yang di kenalnya yang sedang berdiri menunggu nya di pinggiran lintasan
"Hikaru? Hyuga?" Rantaro menghampiri mereka dengan langkah cepat
"Selamat ulang tahun, Ketua!!" Seru Hikaru dan Hyuga
Rantaro tersenyum lebar "Wah ternyata kalian berdua ingat! Terimakasih ya!"
Hikaru mengulurkan kotak kecil yang dibungkus rapi, sementara Hyuga menyerahkan sebuah buku catatan dengan cover yang dibuat khusus
"Ini hadiah dari kami" kata Hyuga
Rantaro menerimanya dengan penuh rasa terima kasih. Setelah berbincang sebentar, mereka pun berpisah. Rantaro melanjutkan harinya dengan santai, berjalan-jalan sendiri sambil menikmati waktu luangnya
Namun tiba-tiba, sebuah mobil van putih berhenti di sampingnya. Sebelum ia bisa bereaksi, pintu terbuka dan beberapa pria dewasa turun dengan cepat dan mencoba menarik Rantaro ke dalam mobil
"APA INI?! KALIAN SIAPA?? LEPASIN GUA WOI!!" Rantaro berteriak sambil mencoba melepaskan diri
Meskipun ia melawan dengan sekuat tenaga, jumlah mereka terlalu banyak dan Rantaro akhirnya diseret masuk ke dalam van. Dunia berputar cepat dan semuanya menggelap.
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Di tempat lain, Rantaro terbangun dengan kepala berdenyut pelan. Ia membuka matanya dan mendapati dirinya terbaring di atas kasur empuk di sebuah kamar mewah. Ia menegakkan tubuh dan mencoba mengingat apa yang terjadi
"Kamar ini…" gumamnya pelan, Ia mengenal ruangan ini. Aroma parfum, letak furnitur, semuanya sangat akrab
Kemudian Rantaro bangkit dan berlari ke arah pintu, mencoba untuk keluar dari sana. Tapi saat ia meraih gagang pintu dan membukanya, tiba-tiba seseorang muncul dari baliknya
"DUARRRR!!!"
"BANGSATTT?!?!" Teriak Rantaro terkejut yang membuat ia mundur beberapa langkah
Orang yang mengejutkan nya mulai tertawa keras dan setelah itu ia berkata "Pagi, Rantaro!"
Rantaro yang melihatnya mulai kesal "WAKIYA?! APA APAAN LU, JANGAN JANGAN LU YANG NYURUH MEREKA BUAT NYULIK GUA?!"
"Iya, hari ini ulang tahun mu kan? Ini semua kejutan untuk mu!" Seru Wakiya santai
"GILA LU! GUA JANTUNGAN ANJENG! GARA GARA ADA ORANG ANEH TIBA-TIBA NYULIK GUA!!" Rantaro mulai marah
Namun sebelum Rantaro bisa marah lebih lanjut, Wakiya mendekati nya dan mengecup bibirnya lembut "Aku minta maaf, oke? Tapi aku hanya ingin memberikanmu kejutan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Beyblade Burst Group Chat
Fanfiction(Indonesia language) Menceritakan kisah para karakter Beyblade burst dalam kehidupan sehari-hari di grup chat
