Ceritanya re-upload dulu ya wkwkwk Dan mohon maaf, Dunia Yazan sudah nggak bisa lanjut, dikarenakan Dunia Yazan mau diterbitkan 🎉🥳
TOLONG DUKUNGANNYA YA...
Semoga kalian mengerti dan SELAMAT MEMBACA
WKWKWKWK
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
"Semoga di tahun ini kita akan... apa itu... akan menjadi lebih baik. Tentunya." Ujarnya terbata-bata. "Sampai bertemu di tahun 20245— eh, maksudnya 2025! Hehe..."
Tawa kikuk itu terdengar aneh dari dalam televisi. Seorang bapak yang berharap di tahun berikutnya menjadi lebih baik, namun dengan penyampaian yang terbata dan sedikit... Aneh. Itu yang Yazan dengan saat ia menonton televisi.
Dia menoleh kebelakang, semua orang sibuk. Mami sibuk menyiapkan peralatan yang Yazan sendiri tidak tahu apa namanya. Papa juga sibuk meminum kopinya sembari membaca berita di gadget yang dipegangnya. Lalu mata Yazan beralih pada Dimas, pria itu seperti biasa, selalu mengambil alih bagian dapur.
Lalu bagaimana dengan abang? Pria itu muncul, dengan wajah semerawutnya. Seperti biasa, abang selalu bangun tidur disaat orang lagi sibuk-sibuknya. Dia duduk disamping Yazan sambil mengucek matanya.
Yazan masih menatap abang, dia mengerjap, pria berambut cokelat —setelah mengganti warna rambutnya dari merah, kini mengambil alih remote televisi, lalu memindah saluran televisi.
Yazan mencermati isi televisi. Anak itu mengernyit.
"Tenapa cih orang-orang cibut cehali?" Dia meneliti isi televisi yang para artis sedang menyiapkan tusuk sate dan beberapa jenis makanan untuk dibakar nanti malam —kata mereka.
"Ya untuk menyambut tahun baru lah." Sahut abang.
Anak itu menoleh ke abang. "Tahun baru itu apa?"
"Mmm..." Mata abang melirik keatas, memikir, mencari jawaban yang bisa dimengerti oleh tuyul cokelat disampingnya. "Ya, tahun baru lah, cil!" Ujar abang. "Sekarang itu masih tahun 2024, besok bakalan berubah jadi tahun 2025."
"Berubah? Jadi ultramen tah abang?"
Abang menghela nafasnya. "Gini cil gue jelasin..." Walaupun lu nggak ngerti juga ntar. "Pokoknya tahun itu terus berganti, tapi melalui hari yang panjang. Contohnya gini, lu sekolah di hari senin, kalo sudah lewat tengah malam besoknya jadi hari apa?"